SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 317 - Patriark Wang Mati!


__ADS_3

Setelah beberapa bulan menunggu akhirnya Bai Chen berhasil mendapatkan informasi mengenai dimana letak persembunyian salah satu dari mereka, lebih tepatnya adalah Patriark Wang dan yang menemukannya adalah salah satu dari pasukan shadow-nya.


Di Aula Istana Kekaisaran Iblis Surgawi,


“Aku mendapatkanmu!” Tiba-tiba Bai Chen berbicara keras sambil berdiri dan membuat semua bawahannya menjadi bertanya-tanya serta kebingungan, akhirnya salah satu dari mereka memberanikan diri untuk bertanya.


“Apa gerangan yang membuat Yang Mulia tersenyum bahagia, apakah kami semua boleh mengetahuinya?” tanya Hei Long dengan hormat.


“Aku menemukan dimana tempat persembunyian Patriark Wang, sekarang aku berniat untuk menggunakan salah satu kemampuanku untuk bertukar tempat dengan shadow-ku, aku pergi dulu…”


*SPLASH!


Bai Chen sudah menghilang dari singgasananya, dia sudah belajar dari kesalahan sebelumnya, dia tidak membuang waktu lagi dan langsung bertukar tempat dengan shadow-nya yang berhasil menemukan Patriark Wang.


*


*


*


Di Hutan Besar Tropis.


Ada sebuah kelompok yang sedang bersembunyi dan terus-menerus menghindari kejaran tentara kekaisaran, mereka adalah kelompok kecil yang dipimpin oleh Patriark Wang. Mereka kini sedang beristirahat dan makan-makan di malam hari yang dingin ini.


“Patriark, apakah kita nanti akan membalas dendam kepada para bajingan kekaisaran itu? Mereka semakin arogan selama beberapa bulan terakhir, bahkan wajah Anda sudah menjadi incaran banyak pemburu harta karena hadiah yang begitu besar.”


Seseorang yang cukup dekat dengan Patriark Wang menanyakan pendapat tuannya dalam masalah kali ini, di dalam hatinya yang terdalam, dia sangat peduli dengan tuannya yang sudah ditinggalkan oleh kedua temannya yang tidak lain adalah Patriark Cai dan Fei Chuan.


“Hush, jangan bertanya seperti itu kepada Patriark, apakah kamu tidak memahami situasi kita sekarang? Apakah kamu pikir beliau tidak dendam dengan kekaisaran yang hanya tahu mengenai menguasai Alam Iblis itu.”


Salah satu sisa anggota klan lainnya berbisik kepada orang yang bertanya tadi, dia merasa bahwa pertanyaan seperti itu tidak pantas ditanyakan kepada tuan mereka yang sudah kelelahan berlarian selama beberapa bulan terakhir.

__ADS_1


Patriark Wang awalnya tidak ingin menanggapi pertanyaan itu, tapi entah kenapa di lubuk hatinya yang paling dalam dia sedikit merasakan penyesalan yang cukup dalam karena dulu dia salah memilih teman dan pada akhirnya dia ditinggalkan seperti ini, dia malah lebih kasihan kepada beberapa orang yang mau mengikutinya sampai sekarang.


“Aku tidak dendam kepada siapa pun, lagi pula tujuan keduanya sama-sama ingin menyatukan Alam Iblis, tapi sepertinya aku salah memilih teman, jadinya kalian semua malah terlantar seperti ini,” sedih Patriark Wang.


“Kami semua tidak masalah Patriark, Anda tidak perlu memikirkan mengenai hal tersebut, kami semua akan selalu setia, tidak peduli apa pun.” Sisa-sisa anggota klan itu ternyata masih memiliki keloyalan yang tinggi kepada Patriark mereka.


Setelah itu hubungan mereka semakin dalam, namun semua itu tidak bertahan lama setelah sebuah serangan kuat mengarah kepada mereka dan membuat sebagian orang mati mengenaskan.


*DUAR!


Bai Chen langsung menggunakan bentuk Dewa Bayangan agar semua serangannya menjadi semakin kuat dan berguna juga untuk membiasakan diri dengan kekuatan sebesar itu, “Kita bertemu lagi Patriark Wang, bagaimana kabarmu selama beberapa bulan terakhir?”


Bai Chen muncul bersama ratusan shadow yang sudah mengepung Patriark Wang dan sisa anggotanya yang sekarang hanya tersisa 10 orang saja, jika dilihat secara normal, Patriark Wang tidak akan memiliki kesempatan untuk bisa kabur lagi.


Melihat sebagian orang-orangnya mati karena serangan Bai Chen, Patriark Wang tidak bisa menahan emosinya lagi, “Berani sekali kamu membunuh orang-orangku, aku akan menuntut balas, terimalah ini!” Patriark Wang mengaktifkan garis darahnya dan kemudian membesar sampai beberapa kali ukuran manusia normal.


“Chimaera ya? Sepertinya kamu benar-benar serius ya? Kalau begitu aku juga akan melakukan hal yang sama!” Bai Chen mengaktifkan kekuatan Dewa Bayangan yang akhir-akhir ini dilatihnya.


*WUUUSH!


Bai Chen sekarang berada di jantung raksasa bayangan bagian kepala bagian atas dan mengoperasikan raksasa bayangan dari sana, ukurannya sekarang sedikit lebih besar dari  Patriark Wang yang sudah menjadi Chimera Raksasa.


“Waktunya untuk bertarung Patriark Wang! Pedang Bentuk-2 : Faster!”


“Akan aku ladeni. Kapak Iblis Kuno : Kecepatan Maksimal!”


Kedua orang itu menghilang dan menggunakan sudah menggunakan kecepatan maksimalnya untuk menyerang dan terjadilah benturan senjata mereka berdua.


*TINGGG!


Kedua orang itu bertarung sangat sengit, setiap gerakan mereka tidak ada yang sia-sia, mereka melakukan serangan dengan sangat efektif dan efisien. Kecepatan, kekuatan serta jurus bela diri menjadi hal yang sudah pasti dilakukan oleh keduanya.

__ADS_1


Namun karena kekuatan Bai Chen sudah berada di luar nalar dan sudah meningkat beberapa kali lipat dari beberapa bulan lalu, dia bisa mengungguli kekuatan Patriark Wang yang sudah terlihat kewalahan menangani berbagai serangannya.


“Bagaimana Patriark Wang, apakah hanya sekuat ini saja seorang pengkhianat yang berani membuat aku kesusahan selama ini? Sekarang bagaimana jika kamu menyerah dan mati ditanganku saja?”


Bai Chen memberikan provokasi kepada Patriark Wang sambil terus membuat tambahan luka di tubuh musuhnya itu dengan pedang bayangannya yang dari waktu ke waktu semakin cepat dan semakin kuat.


*BRAAAK!


Kapak Patriark Wang akhirnya hancur dan dia sekarang terpukul mundur beberapa puluh meter, tubuhnya kali ini memiliki luka yang cukup parah akibat berbagai serangan super kuat Bai Chen.


Sebagai seorang pengagum kekuatan, dia tidak menyangka bahwa hawa keberadaan yang kuat waktu itu dan menyebabkan dia dan kedua orang lainnya kabur, memang benar-benar sekuat ini.


Patriark Wang kini berniat menggunakan tangan kosong untuk terus melanjutkan pertarungan yang pada akhirnya akan tetap kalah juga, tapi setidaknya dia akan kalah dan terbunuh secara terhormat karena mati dengan orang sekuat Bai Chen.


“Ayo kita lanjut bertarung–”


Patriark Wang tidak bisa melanjutkan kata-katanya dan tiba-tiba saja dia bisa melihat tubuhnya sendiri yang sudah kehilangan kepala, ternyata Bai Chan meningkatkan kekuatannya lagi dan berhasil memenggal kepalanya.


“Selamat tinggal pengkhianat!”


Itulah kata-kata terakhir Bai Chen yang Patriark Wang dengar sebelum dia menutup matanya, sebuah kekalahan telak yang membuat satu dari tiga pengkhianat berhasil disingkirkan.


Tubuhnya kemudian mengecil dan begitu juga dengan Bai Chen. Setelah itu, Bai Chen mendekati kepala Patriak Wang dan menempelkan tangannya untuk menyalin ingatan dan menjadikan petunjuk baru untuk menemukan pengkhianat lainnya.


Bai Chen sudah mendapat beberapa kemungkinan tempat persembunyian musuh setelah melihat ingatan Patriark Wang. Dia kemudian menyuruh semua pasukan shadow untuk menuju ke tempat-tempat yang ada dalam ingatan tersebut.


“Akan rugi jika aku tidak menjadikan Patriark Wang dan sisa-sisa anggota klannya menjadi pasukan shadow-ku. God Necromancer : Bangkitlah!”


Setelah membangkitkan semuanya, Bai Chen memberikan perintah yang sama dan kemudian dia kembali ke istana dengan cara yang sama seperti tadi dan menunggu shadow-nya untuk menemukan pengkhianat lainnya.


Namun sekembalinya dia ke Istana, para menterinya dan banyak pejabat pemerintahan lain berdebat hebat, bahkan kedatangan Bai Chen sampai tidak mereka rasakan.

__ADS_1


"Kenapa kalian berdebat seperti ini?" bentak Bai Chen.


__ADS_2