SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 183 - Bai Chen Mengamuk


__ADS_3

Para leluhur manusia ini hanya mengincar Bai Long dkk terutama pemimpin revolusi baru mereka yaitu Bai Feng, dari ribuah leluhur manusia itu, mereka langsung menyerang istana tempat Bai Feng memimpin yang lainnya.


Seperti sebuah kesengajaan, waktu itu Bai Long juga ditugaskan menuju ke sebuah pulau yang ada di tengah laut yang merupakan kelanjutan misi mengenai apa yang dicari oleh Klan Tong.


Tapi naas, meskipun Bai Feng, Bai Duan dan Bai Chunhua adalah orang paling kuat secara kultivasi, tapi mereka juga masih terkena Prinsip Dunia yang menekan kultivasi mereka sampai ke ranah Half-God


Hal ini membuat mereka bertiga kewalahan menghadapi ribuan leluhur manusia yang berhasil menembus Pelindung Dinasti Han itu.


Anehnya Tetua Utama dari 4 Ras Penjaga Mata Angin tidak ikut membantu menghalau serangan itu, dia beralasan bahwa dia sedang diracun, awalnya Bai Feng dkk tidak percaya, tapi karena waktu itu Tetua Utama terlihat memang benar-benar sedang diracun hingga pingsan.


Bai Long yang sudah merasakan kegelisahan mengenai tugas aneh yang diterimanya, kemudian langsung berbalik ke Dinasti Han, sesampainya disana perasaan buruknya benar-benar terjadi.


Bai Long hanya sempat menyaksikan bahwa Bai Feng sedang menggunakan esensi kehidupannya untuk menggunakan jurus terakhir persis seperti yang pernah dia ceritakan dulu, jurus yang juga digunakan oleh ayahnya yang sudah meninggal.


Seketika semua leluhur yang masih hidup dikirim ke seluruh penjuru dunia immortal, Bai Feng menggunakan titik koordinat yang paling jauh agar mereka semua tidak bisa kembali ke Dinasti Han dalam waktu singkat.


Dengan jurus itu juga, Bai Feng tidak mengirim beberapa orang untuk pergi ke Dunia Fana lagi, tapi menggunakan seluruh sisa esensi kehidupannya untuk menguatkan pelindung yang ada di Dinasti Han sekarang ini.


Dan seperti yang semua orang pikirkan, setelah Bai Feng melakukan itu, dia kemudian meninggal dengan terhormat karena telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk Dinasti Han ini.


Bai Long kemudian mengakhiri cerita itu, tiba-tiba saja seluruh istana bergetar, seluruh Dinasti Han dan sekitarnya juga bisa merasakan sebuah hawa membunuh dan tekanan kultivasi yang amat sangat kuat terlepas dari tubuh seseorang, orang itu adalah Bai Chen.


Bai Chen kali ini sangat marah, bahkan sebelumnya dia tidak pernah marah sampai seperti ini, dulu dia harus sedikit berpikiran tenang karena dia sebagai Pemimpin Federasi tapi sekarang disaat saudarinya mengorbankan diri untuk Dinasti rendahan ini, hatinya sangat kacau balau.

__ADS_1


“Sebutkan Dinasti Manusia mana yang terdekat diantara ketiga Dinasti yang ada, aku akan menghancurkan mereka semua sekarang juga, aku akan memberitahu mereka resiko yang tidak akan sanggup ditanggung oleh mereka, ketika berani membuat salah satu dari orang-orangku mati,” marah Bai Chen.


“Tuan muda, tolong tenangkan amarah anda dulu…”


“Tidak usah menghalauku, dari semua ceritamu ini yang paling bersalah adalah para manusia bajingan itu, aku akan membantai mereka semua, mereka semua berpikir bahwa tidak akan ada di dunia ini yang sanggup mengalahkan mereka atau apa, aku akan mengakhiri kesombongan mereka itu,” tegas Bai Chen.


“Tidak usah banyak bicara, Bai Long kamu ikut denganku, Bai Duan dan Bai Chunhua kalian berdua lindungi Dinasti ini, aku akan membuat kekacauan yang amat sangat besar di Dunia Immortal ini, tidak ada bantahan,” singkat Bai Chen.


“Kalian 3 Pencakar Surga, ikut denganku, kita akan membantai Dinasti Manusia kurang ajar itu, apakah kalian paham?” Bai Chen bertanya.


“Kami paham, tuan muda.”


Bai Chen yang dalam kondisi sangat marah akibat kematian Bai Feng itu tidak mempedulikan orang lain lagi, kali ini dia sudah kehilangan seseorang yang cukup penting dalam hidupnya.


Sedangkan Bai Duan dan Bai Chunhua juga langsung memberikan perintah untuk memperkuat penghalang dengan beberapa kristal sesuai dengan perintah Bai Chen untuk menjaga Dinasti Han.


Kurang dari 1 jam, Bai Chen dkk sudah berada di langit Dinasti Ming, kali ini Bai Chen tidak ada peringatan sama sekali, dia kemudian langsung membentuk jutaan pedang terbang yang menggunakan bentuk ketiga yaitu ledakan.


Tidak sampai disitu dia juga mengkombinasikan dengan elemen Api Emas miliknya untuk menambahkan daya ledak, agar wilayah Dinasti ini bisa langsung rata dengan tanah.


“Semua pedangku, ledakan ibukota Dinasti Ming ini!” Bai Chen memberi perintah dengan mengayunkan tangannya ke bawah.


“Blaaarr…”

__ADS_1


Suara ledakan demi ledakan langsung menghantam berbagai bangunan di Ibukota Dinasti itu, Istana yang berada di tengah ibukota itu tidak luput dari serangan Bai Chen, kali ini jutaan ledakan itu hampir membuat 50% orang di Ibukota itu langsung mati seketika.


“Duar…”


Serangan jutaan pedang Bai Chen itu belum berhenti dan mengincar berbagai pertokoan yang ada, lumbung tempat cadangan makanan dan berbagai barak pasukan yang bisa Bai Chen lihat dari langit.


“Jlaaaar…”


Kali ini ledakan besar terjadi akibat Bai Chen baru saja menggabungkan beberapa pedang menjadi satu dan mengarahkannya ke Istana Dinasti Ming ini.


Bai Chen sekarang bukan lagi seorang pemuda yang kalem seperti di Dunia Fana, kali ini dia lebih seperti iblis yang haus darah, dia tidak pandang bulu lagi dengan siapa yang terkena serangannya, yang dia pedulikan sekarang hanyalah balas dendam atas kematian Bai Feng.


Belum sampai setengah serangan yang dikeluarkan oleh Bai Chen, keadaan Ibukota Dinasti Ming sudah sangat memprihatinkan, Ibukota itu lebih terlihat seperti neraka dengan banyaknya kebakaran dan teriakan semua orang.


Terlebih lagi muncul ratusan Half-God yang mendekati Bai Chen dkk, setelah merasa cukup dekat, salah satu dari mereka kemudian bertanya dengan amat sangat sopan, karena kali ini mereka sedikit gemetar ketika bertatapan langsung dengan Bai Chen.


“Tuan-tuan sekalian, ada apakah gerangan anda semua berkunjung kepada Dinasti Ming yang lemah ini, apakah salah satu dari kami pernah bersalah kepada tuan-tuan sekalian?” Orang itu bertanya.


“Hoi pak tua, apakah kamu dan orang-orang di belakangmu adalah Leluhur dari Dinasti Ming ini?” Bai Chen bertanya dengan tatapan yang sangat tajam.


“Be…benar tuan, dari nada pertanyaan anda, sepertinya salah satu dari kami pernah melakukan kesalahan, bisakah anda hanya menyalahkan salah satu dari kami, tidak lagi menyerang Ibukota ini?” Orang itu memohon.


“Baguslah, aku tidak perlu lagi mencari kalian semua, untuk pertanyaanmu itu, aku bisa saja berhenti menyerang Ibukota ini dengan sebuah syarat,” ucap Bai Chen.

__ADS_1


“Apakah syarat itu tuan, selama kami mampu untuk melakukannya, kami akan melakukan syarat itu dengan sebaik-baiknya,” optimis Orang itu.


__ADS_2