
"Aku turut berduka atas apa yang terjadi kepada Paman Fei Chuan, tapi kalian seharusnya sudah tahu harus berbuat apa bukan karena paman sudah menyatakan keluar dari klan ini?"
"Apalagi dia mengatakan mengenai Organisasi Kaisar Iblis, terlebih lagi organisasi itu memiliki kedekatan dengan Klan Deng Siluman Kera."
"Kita tidak boleh berdiam diri terus, kita harus segera bergerak sebelum semuanya terlambat, apalagi ayah mertua sudah kembali sehat."
"Bagaimana? Aku ingin tahu pendapat kalian jika aku mengatakan kita harus Menguasai Alam Iblis sebelum mereka, kita juga tidak usah lagi menjadi pendukung Klan Lu, Bangsa Hou, kita harus berdiri sendiri."
Bai Chen mencoba untuk menaikkan mental semua petinggi klan yang ada di ruangan, berbeda dengan sebelumnya, para petinggi itu memperhatikan kata-kata Bai Chen dengan penuh hormat.
"Kami semua akan menurut kepada keputusan Patriark Klan, kami semua akan mendengarkan dan melaksanakan perintahnya." Salah satu petinggi memberikan keputusan penuh kepada Patriark Fei Minghao.
Patriark Fei Minghao sekarang sedikit kesulitan memutuskan setelah perkataan Bai Chen yang tidak ingin mendukung Klan Lu, Bangsa Hou.
Karena, bukankah tujuan Bai Chen dan adiknya, Fei Chuan, sama saja, "Bagaimana kamu tahu kami semua adalah pendukung penuh Klan Lu, Bangsa Hou?"
"Tentu saja sudah menjadi bahan perbincangan seluruh orang yang ada di Alam Iblis dan hal itu dikonfirmasi oleh istriku tercinta." Bai Chen menjawab singkat.
"Sebelum aku memutuskan, aku ingin mendengar pendapatmu mengenai apa yang akan aku ceritakan ini, setelah itu aku akan memutuskan dari reaksi semua orang yang ada disini."
Patriark Fei Minghao ingin bercerita mengenai kisah asli mengapa keluarga mereka harus terus mendukung Klan Lu, Bangsa Hou, karena sebuah perjanjian lama leluhur mereka.
Para petinggi klan sepertinya sudah paham mengenai cerita yang akan disampaikan oleh Patriark mereka, akan tetapi tidak ada salahnya mereka ikut mendengarkan juga.
Inti dari cerita yang disampaikan oleh Patriark Fei Minghao seperti ini, Klan Fei dahulu kala pernah meminta tolong kepada Klan Lu untuk melakukan sesuatu yang akhirnya mengorbankan banyak harga, tenaga dan upaya.
Akhirnya, sebagai gantinya Klan Fei harus menjadi pendukung utama dalam segi apapun selama 1000 tahun untuk Klan Lu dan perjanjian itu akan berakhir beberapa tahun lagi.
"Jadi seperti itu, sekarang aku ingin mendengar pendapatmu, coba bagaimana kamu harus menyikapi semua ini?" Patriark Fei Minghao bertanya kepada Bai Chen.
Bai Chen tidak langsung memberikan jawaban, dia sedikit merenung dan terlihat berpikir keras, setelah sekian lama akhirnya dia membuka suara.
"Kita akan memberikan kompensasi mengenai perjanjian itu, atau kalau bisa kita malah membuat mereka berpihak kepada kita dan menjadi salah satu bawahan kita."
__ADS_1
*HAAA!
"Aku paham kalian semua pasti akan berpikir aku terlalu tidak masuk akal, terlalu berani malah ingin menjadikan Klan Lu sebagai bawahan kita."
"Tapi, suatu pengorbanan perlu dilakukan untuk menyukseskan tujuan lain kita, apakah kalian tidak memiliki sebuah harta yang bisa menjadi kompensasi?"
Patriark Fei Minghao tidak menyangka usulan Bai Chen sangat berani bahkan seperti menantang Klan Fu, dia memandang semua petinggi klan dan mereka semua menyerahkan keputusan kepadanya.
"Sepertinya ayah mertua berat sekali mengatakan memiliki kompensasi, kalau begitu aku bertanya saja, apakah ini cukup untuk dijadikan sebagai kompensasi?" Bai Chen mengeluarkan sebuah Artefak pertahanan.
Artefak itu berbentuk seperti kelereng dan memiliki warna hitam di pusatnya sedangkan untuk permukaannya berwarna biru seperti lautan.
"Ini adalah Artefak Dunia Biru, sebuah artefak pertahanan yang bisa memindahkan semua orang yang ditandai ke dalamnya dalam seketika."
"Berbeda dengan Dunia Jiwa yang pasti kita miliki semuanya, Artefak ini bisa menahan kekuatan seorang Dewa Giok puncak, seharusnya kalian tahu maksudku bukan?"
Ternyata Bai Chen mengeluarkan sebuah Artefak Dunia biru yang memiliki tingkat Dewa Puncak dan normalnya bisa menahan sepuluh kali serangan kultivator ranah Dewa Giok.
"Artefak pertahanan…?"
"Kami semua tidak menerima itu menantuku…!"
Inilah salah satu sifat kurang tegas Patriark Fei Minghao, seharusnya dia mengambil kesempatan ini untuk bisa melepaskan klan miliknya, tapi karena dia terlalu baik, yang dia lakukan malah menolak artefak itu.
"Sekarang aku paham kenapa adikmu tidak menyukai cara kepemimpinan ayah mertua, ayah terlalu baik dan tidak bisa berpikir politis sebagai Patriark Klan, sepertinya ayah harus banyak belajar kepadaku." Bai Chen malah keluar topik.
"Lihatlah para petinggi klan ini, yang sebelumnya mereka mendukung adik ayah mertua, di mata mereka sudah memikirkan berbagai rencana baik sampai licik untuk memanfaatkan artefak yang ada di tanganku ini."
"Memang orang baik seperti ayah mertua sulit dicari, tapi ayah harus sedikit memiliki pikiran picik dan licik untuk membuat klan ini lebih maju lagi." Bai Chen memberikan saran lagi kepada ayah mertuanya.
"Suami, kamu terlalu banyak mengolok ayah, biarkan aku yang memimpin klan ini sementara, selama masa menguasai Alam Iblis, apakah kalian menyetujuinya?" Fei Yuan coba menawarkan diri.
Fei Yuan kemudian mengeluarkan banyak kata-kata pamungkas dan skak mat beberapa petinggi yang menolaknya memimpin misi ini.
__ADS_1
*BRAK!
"Sudah jangan berdebat lagi, biarkan aku sendiri yang memimpinnya, aku akan mencoba untuk menjadi Patriark Ideal untuk kalian semua!"
Patriark Fei Minghao akhirnya mengambil keputusan dengan tepat, dan ternyata rencana ini sudah disengaja oleh Bai Chen dan istrinya agar ayah mertua sedikit mengubah sifatnya yang terlalu baik.
"Akhirnya…"
"Karena ayah mertua sudah mengambil keputusan, aku sebagai menantu yang baru saja sampai di klan ini, akan memberikan beberapa hadiah lagi untuk klan ini."
"Anggap saja sebagai mas kawin yang belum aku berikan sebagai menantu klan, aku percayakan semua sumber daya, harta, skill book dan masih banyak lainnya di dalam cincin ini."
Bai Chen menerbangkan cincin penyimpanan dan mengarahkannya kepada ayah mertuanya.
*GLEK!
Patriark Fei Minghao langsung mengecek isi dari cincin penyimpanan itu, dia tidak bisa berkata-kata lagi.
"Kenapa dengan anda Patriark Klan, apakah harta yang diberikan oleh menantu klan sangat banyak sampai anda tidak bisa berkata-kata?"
Patriark Fei Minghao tidak mau menjelaskan panjang lebar, dia kemudian menyuntikkan beberapa energi qi dan mengeluarkan semua harta yang ada di dalamnya.
*BRUK! *BRUK! *BRUK!
Tumpukan harta, senjata, artefak tingkat Kuno, Immortal dan Dewa bertumpukan dan terus keluar dari cincin penyimpanan.
Kejadian tumpukan harta itu membuat semua orang menganga takjub, beberapa diantara mereka juga ada yang mengucek matanya.
“Kalian lihatlah sendiri bukan, menantu klan kita ini bahkan memberikan semua ini kepada kita, maka sudah tidak alasan lagi untuk kita menerima usulannya bukan?”
Patriark Fei Minghao kebanggaannya dengan Bai Chen langsung meningkat drastis.
“Aku senang jika semua orang di klan ini bisa menerimaku sebagai menantu, aku ingin menggunakan seluruh harta ini untuk meningkatkan kekuatan klan.”
__ADS_1
“Kita tidak mungkin bisa menjadi pemegang kekuasaan tertinggi di Alam Iblis jika kita hanya berleha-leha tanpa melakukan sebuah perubahan besar.”