
"Sederhana saja, untuk pertanyaan pertama, aku hanya ingin memancing ikan yang lebih besar, aku ingin tahu siapa yang melindungi Keluarga Ang ini dari pengawasan ibukota, setelah itu baru kita eksekusi semua orang bersalah itu," jawab Bai Chen.
"Untuk pertanyaan kedua, karena memang peta kuno yang diberikan oleh Tang Qibo itu adalah peta asli yang menyimpan banyak misteri salah satunya adalah harta berupa tambang batu kristal yang ribuan tahun banyak menghilang," lanjut Bai Chen.
"Tang Qibo saja yang tidak tahu betapa berharganya peta kuno ini, jadi tidak ada salahnya membantu dia menjadi Penguasa Dinasti Tang lagi, toh yang akan menjadi pemimpin Dewan Keamanan nanti adalah Dinasti Han, benar bukan?" Bai Chen.
"Memang seperti inilah sifat suami yang aku tahu, baiklah kalau begitu mari kita berbelanja, aku sudah puas dengan jawaban itu," balas Bai Feng.
'Aku memang pintar membuat alasan, aku tidak mungkin bilang bahwa demi PS aku mau mengubah sikapku kepada si Tang Qibo itu,' gumam Bai Chen dalam pikirannya.
'Tapi, aku sekarang tidak mengambil semua harta ini sekarang karena harus menemani ketiga istriku berbelanja dan berkeliling, Sistem, apakah kamu punya cara bagaimana aku aku bisa mengambil semua harta ini sekarang?' Bai Chen bertanya dalam pikirannya.
[Master sekarang adalah God Necromancer, kenapa harus meributkan hal sepele seperti itu, master bangkitkan saja beberapa orang yang sudah anda bunuh tadi, kemudian bagian lokasi dimana tambang itu berada, kemudian nanti dengan bantuan sistem, semua harta ditambang itu akan langsung diubah ke PS, sederhana bukan?]
'Kamu memang yang terbaik, aku akan melakukannya terima kasih Sistem,' puji Bai Chen.
"Sayang, aku akan kembali ke Rumah Makan yang tadi sebentar ya, ada sesuatu yang harus aku lakukan, setelah itu baru kita berkeliling dan berbelanja," izin Bai Chen kepada ketiga istrinya.
"Baiklah, tapi jangan lama-lama," ujar Fei Yuan yang masih menghabiskan minumannya.
"Pasti…" Bai Chen singkat.
Bai Chen langsung bergegas untuk kembali ke Rumah Makan tadi.
Sampai di Rumah Makan.
"Wah kemana semua pelayan tadi? Apakah mereka tadi melarikan diri ya?" Bai Chen bergumam.
__ADS_1
"Biarlah, yang terpenting sekarang aku akan membangkitkan 40 pengawal ini," gumam Bai Chen.
"Job God Necromancer Aktifkan, bangkitlah wahai orang yang sudah mati, layanilah junjunganmu ini!" Bai Chen.
40 pengawal yang sudah mati itu, perlahan bangkit dari kematian, tubuh mereka juga sudah kembali ke bentuk sempurna tanpa cacat sama sekali.
Mereka tidak dianugerahi bisa berpikir, jadi mereka hanya akan patuh kepada semua perintah Bai Chen, terlebih lagi mereka semua juga bisa bersembunyi di bayangan Bai Chen.
Jadi berbeda dengan undead tidak punya otak yang pernah Bai Chen lawan di Dunia Fana, pasukan yang dibangkitkan Bai Chen ini juga bisa menggunakan semua skill yang mereka kuasai ketika masih hidup.
Apalagi setelah kebangkitan, kultivasi 40 orang itu langsung naik 3 ranah besar dari kultivasi mereka sewaktu masih hidup, atau lebih tepatnya sekarang memiliki kultivasi di ranah Holy Monarch tier 10.
“Memang pantas aku mempelajarinya selama tiga tahun penuh, sebuah keberuntungan yang sangat besar bisa memiliki Job Unique super tidak masuk akal ini,” senang Bai Chen.
“Dengan Job ini aku bisa membuat pasukan tanpa batas, mereka juga bukan pasukan biasa, mereka bisa meregenerasi tubuh mereka sendiri selama ada pasokan qi dari dantianku,” sambung Bai Chen.
“Di dalam dantianku juga ada Dunia Jiwa dan Bangunan Sekte Absolute yang memasok energi qi sangat banyak, bukankah kekuatan baruku ini tanpa celah?” Bai Chen bertanya kepada diri sendiri.
[Jika dibandingkan dengan anda, Sosok Misterius itu mungkin jutaan kali lipat lebih kuat dari anda yang sekarang, jadi saran Sistem, Master harus segera untuk meningkatkan kekuatan anda.]
“Kamu benar Sistem, gara-gara aku tidak menemukan lawan yang sepadan di Dunia Immortal ini, bukan berarti di Alam lainnya tidak ada yang bisa mengalahkanku,” gumam Bai Chen.
“Terima kasih sistem atas peringatanmu, aku akan segera meningkatkan kekuatanku setelah ini,” optimis Bai Chen.
“Yang Mulia, apakah anda memiliki perintah untuk kami semua?” Salah satu orang bertanya masih dengan posisi bersujud menghadap Bai Chen.
“Oh benar juga, semua orang yang telah dibangkitkan akan aku panggil dengan Pasukan Shadow, karena kalian akan bersembunyi di bayangan tubuhku,” perintah Bai Chen.
__ADS_1
“Kami Pasukan Shadow akan mengikuti semua perintah Yang Mulia Bai Chen,” jawab salah satu Shadow dengan sangat hormat.
“Bagus, sekarang aku memiliki tugas untuk kalian, tugas ini cukup penting, tapi sebelum itu, Sistem tolong kirimkan salinan Peta Kuno ini langsung ke dalam kepala mereka,” perintah Bai Chen.
[Baik, Master.]
Setelah beberapa detik kemudian, peta itu sudah masuk ke kepala semua Shadow, Bai Chen melanjutkan penjelasannya.
“Dalam peta itu sudah ada beberapa titik, kalian pergilah kesana dan nanti sentuhlah mineral atau hasil tambang yang ada disana, setelah itu biarkan Sistem yang mengurus,” perintah Bai Chen.
“Karena wilayah ini mencakup beberapa Dinasti, maka aku akan memberikan kalian waktu dua hari untuk menyelesaikan semua misi ini, aku tidak ingin ada kegagalan dalam hal ini, jadi lakukanlah dengan baik!” Bai Chen tegas.
“Baik Yang Mulia, kami akan langsung mengerjakan misi ini, kami semua mohon pamit,” ucap salah satu Shadow.
Bai Chen hanya mengangguk dan semua Shadow itu langsung terbang dengan cepat ke berbagai arah sesuai dengan titik-titik yang sudah ditandai.
“Yosh, akhirnya aku tidak perlu lagi melakukan semuanya dengan manual, dengan adanya Shadow dan Sistem, maka panen PS akan lebih efisien kedepannya, sekarang mari kita kembali kepada ketiga istri cantikku itu,” gumam Bai Chen.
Bai Chen sudah sampai di Rumah Minum itu.
Akhirnya mereka berempat berkeliling kota dan berbelanja banyak barang serta pernak-pernik khas Kota ini, Bai Chen tidak tertarik dengan semua itu, yang terpenting adalah kebahagian ketiga istrinya.
Setelah beberapa jam berkeliling, mereka berempat kemudian menginap di salah satu penginapan yang cukup mewah di kota ini, mereka berencana untuk istirahat malam ini sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pulau Misterius.
Keesokan harinya di penginapan.
“Gubrak…”
__ADS_1
“Dimana kamu menyembunyikan pasangan suami istri bodoh yang telah membuat cucuku sampai ketakutan sampai tidak mau makan apapun itu, dimana dia?” Seorang Kakek Tua membentak salah satu pelayan penginapan.
“Kami tidak tahu yang anda maksud Tuan Besar, kami hanya menerima pelanggan seperti biasa, kami benar-benar tidak tahu dengan pasangan suami istri bodoh yang anda maksud,” jawab Pelayan dengan ketakutan.