SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 225 - Salah Bicara


__ADS_3

Delapan Perwakilan Dinasti Sui itu berhasil menghindari serangan anak panah yang berjumlah ratusan itu.


"Hah, hah, hah, untung saja kita masih sempat menghindar, jika tidak kita bisa langsung terbunuh dan tereliminasi," keluh salah satu perwakilan.


"Jangan hilang fokus, mekanisme serangan itu akan datang lagi!” Tepat setelah mengatakan itu, belasan tombak panjang keluar dari dinding dan meluncur dengan santai kepada Kelompok Sui.


“Wush…!”


Sebagian anggota kelompok bisa menghindarinya karena memang jarak mereka dengan dinding cukup jauh, sedangkan dua orang yang sudah tidak memungkinkan harus menahan dan menangkis belasan tombak dengan senjata yang mereka gunakan.


“Ketua kelompok, lebih baik kita menyelesaikan ini semua dengan cepat, jika tidak, mekanisme serangan yang terpicu akan lebih banyak!” Salah satu anggota kelompok memberikan usul sambil terus bergeming menghindari serangan tombak panjang yang masih terus menyerang.


“Aku juga berpikiran hal yang sama, sekarang kita akan menggunakan formasi pertahanan dan menerobos maju mendekati tangga menuju lantai tiga!” Ketua kelompok memberikan arahan kepada anggotanya untuk membentuk formasi memanjang dengan setiap ruas diisi oleh dua orang.


Semua anggota kelompok langsung bisa melakukannya tanpa ada kendala, karena mereka juga sering melatih formasi ini sewaktu masih menjadi tentara di Dinasti Sui.


“Baik sekarang aktifkan pertahanannya, ayo kita maju dan terobos!” Kelompok Sui bergerak dengan cepat dengan pertahanan yang tidak bisa ditembus oleh senjata yang keluar dari mekanisme serangan.


Kelompok Sui merupakan kelompok pertama yang berhasil melewati lantai dua dan sekarang berada di titik istirahat sebelum menuju ke lantai tiga.


“Haaaaah…! Akhirnya berhasil, hampir saja kita kehabisan energi qi, sekarang kalian semua istirahat sebentar dan minumlah pil yang sudah diberikan oleh Kaisar sebelumnya.” Ketua Kelompok mengingatkan anggotanya.


Setelah meminum pil tersebut, energi yang terdapat di tubuh mereka sudah kembali, mereka semua kini siap untuk melanjutkan ke lantai tiga.


Sampai di lantai tiga, para peserta juga masih dihadapkan dengan mekanisme serangan otomatis, namun serangan kali ini lebih bervariatif, bukan hanya serangan senjata biasa, kali ini serangannya berupa racun, serangan jiwa dan serangan mental.

__ADS_1


Kelompok Sui yang pertama kali berhasil sampai di lantai tiga, cukup kesulitan dalam menaklukan rintangan ini, mereka semua berkali-kali harus berlindung di balik formasi pertahanan mereka.


Hingga akhirnya Kelompok Sui berhasil disusul oleh Kelompok Song yang sebelumnya cukup tertinggal jauh dari Kelompok Sui.


“Ketua Kelompok Song, bukankah area lantai tiga ini seperti tempat latihan kita biasanya ya, sepertinya kita akan melewati lantai ini dengan mudah!” Salah satu anggota kelompok memiliki rasa percaya diri yang tinggi.


“Yah memang benar, meskipun tetap ada sedikit perbedaan.” Ketua Kelompok Song memperhatikan beberapa titik yang memiliki mekanisme baru.


“Perhatian bagian sana… sana… sana… kalian semua jangan sampai lengah di titik yang sudah aku tunjuk, disana ada mekanisme yang akan terpicu jika kalian menyentuhnya, kalian perhatikanlah dulu, setelah itu kita akan langsung melesat dengan cepat untuk menjadi yang pertama meninggalkan lantai tiga ini!” Ketua Kelompok Song menyuruh semua orang untuk fokus.


“Baik, Ketua Kelompok!”


Setelah semuanya paham, Kelompok Song hanya mengandalkan kelincahan serta kegesitannya saja untuk melewati lantai tiga yang memiliki berbagai macam mekanisme ini, mereka juga tidak banyak menggunakan energi qi, berbeda dengan Kelompok Sui.


“Hai Kelompok Sui, kami duluan ya!” Ketua Kelompok Song berbicara kepada Kelompok Sui yang masih kesulitan dalam menghadapi serangan mekanisme racun, dia berkata seperti itu sambil melewati rintangan tersebut dengan mudah.


Singkat cerita, Kelompok Song sudah sampai di lantai empat, disana tidak mekanisme apapun, disana hanya ada array pengumpul energi qi yang cukup kuat, tanpa sengaja mereka menemukan sebuah kertas.


Dalam kertas tersebut dijelaskan mengenai peraturan yang ada di lantai empat ini.


Tulisan dalam Kertas.


Di lantai empat ini kalian semua bisa beristirahat sejenak sambil memulihkan energi qi yang sudah terkuras, kalian semua juga boleh meningkatkan kultivasi kalian dengan cepat disini, seperti yang kalian lihat sekarang kepadatan energi qi disini lebih dari tempat manapun yang pernah kalian kunjungi bukan? Oleh karena itu, kalian harus memanfaatkannya dengan baik.


Tulisan selesai.

__ADS_1


“Sungguh sebuah berkah, kalau begitu kalian semua mulai untuk berkultivasi, kita harus mengosongkan seluruh energi qi yang ada disini, sebelum kelompok lainnya menyusul kita kesini!”


“Baik Ketua Kelompok!”


Ketua dan seluruh anggota kelompok langsung mencari posisi terbaik yang memungkinkan mereka untuk bisa menyerap dan memurnikan energi qi yang ada.


Beberapa detik kemudian, seluruh kelompok sudah tenggelam dalam kultivasi, saking fokusnya, mereka bahkan tidak menyadari esensi dari pesan yang tertulis di kertas tadi.


Di lantai empat ini sebenarnya melatih semua orang untuk tidak serakah dalam kultivasi dan mengorbankan tujuan asli mereka, mungkin jika di kehidupan nyata hal sama saja dengan sebuah pertanyaan, kalian semua ingin kuat karena apa? Begitulah esensi dari pesan yang ada di kertas tadi.


Bodohnya Kelompok Sui yang sudah berhasil ke lantai empat dan mendapati pesan yang sama dengan kelompok sebelumnya, malah ikut untuk berkultivasi di lantai empat ini, mereka juga ikut tenggelam dalam kultivasi dengan kepadatan energi yang luar biasa ini.


Sekarang giliran Kelompok Tang dan Kelompok Han yang datang bersamaan di lantai empat, kedua kelompok ini juga mendapatkan sebuah kertas dengan isi yang sama, akan tetapi mereka menahan diri untuk berkultivasi dan berjalan santai menuju ke lantai lima.


“Hei Ketua Kelompok Dinasti Han, aku agak penasaran, kenapa kalian yang merupakan tuan rumah tidak bergegas untuk naik ke lantai lima dan malah terlihat tidak peduli dengan kelompok lain?” Ketua Kelompok Tang bertanya mengenai hal janggal sedari awal masuk ke pagoda.


“Tidak ada, kami hanya disuruh untuk mengalah, demi menghormati ketiga dinasti lain yang sedang memperebutkan beberapa harta yang dijanjikan oleh Pemimpin Tertinggi kami.” Ketua Kelompok Han menjawab dengan tenang sambil terus berjalan mendekati tangga.


“Bukankah dengan begitu, malah tidak menghormati, bahkan terkesan meremehkan kami semua, apakah kamu tidak berpikir demikian?” Ketua Kelompok Tang bertanya lagi.


“Kami hanya mendengarkan titah Pemimpin Tertinggi kami, toh kamu sebenarnya juga hanya tentara biasa dari pasukan utama Dinasti Han, jadi memang kami tidak berhak untuk mendapatkan hak kemenangan.” Ketua Kelompok Han menjawab pertanyaan sambil tesenyum.


“Aku sangat iri dengan kalian, kalian semua bahkan terlihat bahagia memiliki Pemimpin Tertinggi kalian itu, padahal dia hanyalah orang luar yang menikah dengan petinggi kalian dan menjadikan kalian budak…” Ketua Kelompok Tang sedikit keceplosan.


Dia tidak mengetahui seberapa besar rasa hormat dan cinta rakyat Dinasti Han kepada Fang Chen, termasuk seluruh Kelompok Han yang sedang mengikuti kompetisi ini.

__ADS_1


*BLAAAM!


“Jika kamu meneruskan kata-katamu, lebih baik kita selesaikan saja kompetisi ini sekarang, tidak perlu menunggu babak terakhir, mari kita saling membunuh sekarang juga!” Ketua Kelompok Han beserta seluruh anggotanya mengeluarkan tekanan kultivasi yang karena kuatnya sampai membangunkan Kelompok Sui dan Kelompok Song dari kultivasinya.


__ADS_2