
Di Istana Kekaisaran Iblis Surgawi.
“Silakan duduk semuanya, bisakah aku mendengar nama 3 tuan terhormat ini? Karena aku belum tahu nama kalian bertiga,” tanya Bai Chen tersenyum tulus.
“Perkenalkan saya dari Klan Liu dan sekarang menjabat sebagai salah satu Pengawas Alam di Alam Pedang, nama panjang saya Liu Quon,” jawab Liu Quon sopan.
“Sedangkan saya dari Klan Xie, saya adalah salah satu Raja di Alam Tombak, nama panjang saja Xie Yelu,” sambung Xie Yelu sambil memberikan hormat.
“Utusan langsung Dewa Penguasa Panah itu adalah saya, saya dari Klan Wu dan nama saya Wu Yong,” tangkas Wu Yong memperkenalkan diri juga.
“Nama-nama yang bagus, sekali lagi perkenalkan aku adalah Bai Chen, Dewa Penguasa Alam Iblis, kini aku menganggap 3 Alam kalian sebagai teman, apakah boleh?” tanya Bai Chen.
“Tentu saja boleh, Dewa Penguasa! Itu merupakan sebuah kehormatan bagi 3 Alam kami,” jawab 3 Utusan itu serentak.
“Karena kalian merupakan orang penting di Alam Dewa ini, bisakah kalian memberikanku semua informasi penting yang ada di alam ini?” tanya Bai Chen.
“Dengan senang hati, kami akan menjelaskannya…”
“Seperti yang sudah diketahui semua orang, kedudukan Alam Dewa ini begitu tinggi dan berada di atas Dunia Immortal, yang mana itu merupakan dunia menengah.”
“Jika membandingkan dengan Dunia Immortal, maka sudah pasti besarnya juga akan sangat jauh berbeda, bayangkan saja luas Alam Dewa ini 1.000 kali lipat dari Dunia Immortal.”
“Dan seorang kultivator yang sudah mampu menembus ranah tertentu, maka mereka akan bisa membuat sebuah Alam Baru dan Alam disini akan bertambah lagi.”
Liu Quon menjelaskan dengan rinci mengenai luas, tingkat kekuatan serta agar penjelasannya mudah dicerna, dia membandingkannya dengan Dunia Immortal.
“Setiap Alam disini memiliki beberapa tingkatan, dimana ada Alam tingkat Rendah, Menengah, Tinggi dan Puncak. Semua tergantung dengan kekuatan Dewa Penguasanya.”
“Hal ini juga yang menjelaskan kenapa 3 Utusan Dewa Penguasa sebelumnya begitu sombong dan berani, karena kekuatan Tuan mereka begitu kuat di Alam Dewa ini.”
__ADS_1
“Tapi mereka memiliki kekuatan kuat karena sebuah takdir yang mengikat dan karena Dewa Penguasa mereka adalah salah satu Dewa Penguasa paling lama di Alam Dewa.”
Xie Yelu menjelaskan mengenai tingkatan alam dan bagaimana hirarki setiap alam yang ada, tanpa mengurangi satu pun informasi berguna yang ada.
“Dan informasi ketiga yang paling penting dan mungkin yang paling ingin diketahui oleh Anda adalah mengenai klan-klan yang ada di Alam Dewa ini, bukan?” tanya Wu Yong.
“Tentu saja, bolehkah kamu menjelaskannya, karena mereka tadi sempat menghina marga milikku karena dianggap Klan Budak, jadi tolong jelaskan dengan rinci,” pinta Bai Chen.
“Ini akan sedikit panjang, tapi akan saya ringkas menjadi seperti ini saja. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, setiap Alam memiliki Dewa Penguasanya masing-masing.”
“Dimana setiap Dewa Penguasa juga memiliki nama dan marga, dari situlah nama-nama Klan Kuat muncul, sistem di Alam Dewa ini masih mengedepankan Nama Marga.”
“Hal ini karena ada sebuah aturan yang sudah ada dari zaman dahulu, jika Dewa Penguasa sebuah alam salah, maka mereka akan dikutuk dengan Garis Keturunan.”
“Mudahnya seluruh dewa akan sepakat menjatuhkan hukuman dan Dewa Penguasa serta seluruh keturunannya atau pemilik nama marga sama akan terkena imbasnya.”
“Dan akhirnya seluruh keturunannya memiliki ras yang berbeda dan akan selalu terkutuk dan maaf jika saya menyinggung Anda, tapi saya merasakan bahwa…”
Wu Yong menghentikan penjelasannya, karena yang dia maksud adalah Alam Iblis ini sendiri, karena luas wilayah ini bahkan 3 kali lipat dari Alam Panah miliknya.
Dan juga dia bisa merasakan sebuah aura terkutuk di dalam semua penghuni Alam Iblis ini, satu hal lagi yang membuatnya benar-benar percaya karena mereka iblis.
“Benar! Aku tidak tersinggung sama sekali, bahkan aku juga mengakui bahwa seluruh populasi yang ada di Alam Iblis adalah hasil kutukan yang terjadi ratusan ribu tahun lalu.”
Bai Chen membenarkan perkataan Wu Yong, namun dia bersikap biasa saja, karena baginya meskipun mereka adalah ras terkutuk tapi kekuatan mereka sangat dahsyat.
“Jadi kenapa Anda memiliki Tiga Gelar Dewa Penguasa karena hal ini, artinya tak lama lagi banyak Dewa Penguasa Tingkat Tinggi akan memburu Anda,” ucap Wu Yong.
“Tidak perlu mempermasalahkan hal kecil itu, aku sudah menyiapkan segalanya untuk melawan mereka, lihatlah rasku sekarang? Bisakah kalian menebaknya?” tanya Bai Chen.
__ADS_1
Liu Quon, Xie Yelu dan Wu Yong langsung mengecek ras yang dimiliki Bai Chen dengan mata khusus masing-masing dan betapa terkejutnya setelah melihatnya.
“Jadi, Dewa Bai Chen bukan dari ras mereka, bahkan ras yang Anda miliki bisa dikatakan sangat-sangat murni, Anda memiliki Ras Dewa atau bahkan yang lebih tinggi lagi.”
“Sampai membuat mata kami bertiga tidak bisa melihat apa Ras Anda sebenarnya, dengan ini tidak akan curiga jika Anda berkeliling ke seluruh Alam, bahkan Anda akan dihormati.”
Liu Quon menjelaskan pengamatan mereka bertiga. Di lain sisi, Bai Chen sebenarnya bisa saja menyembunyikan ras miliknya, namun dia memilih memperlihatkannya.
Hal ini karena Bai Chen ingin meminta pendapat mereka bertiga setelah ini, terutama masalah Klan Bai yang sudah dinobatkan menjadi salah satu klan terendah.
“Mari kita sudahi pembahasan mengenai ras milikku, aku hanya ingin memperlihatkan, sekaligus bertanya apakah aku bisa mengembalikan Klan Bai ke puncaknya dengan ini?”
“Tunggu-tunggu… jangan-jangan Anda memang berasal dari Alam Dewa? Dan Anda adalah keturunan dari Klan Bai yang ada di Alam Dewa ini?” tebak Xie Yelu.
“Kenapa kamu berpikiran seperti itu?” tanya Bai Chen sambil mengelus dagunya, meskipun disana tidak ada rambut sama sekali.
“Sekarang semuanya menjadi jelas, Klan Bai dulunya adalah salah satu klan paling banyak Dewa Penguasa, tapi mereka difitnah telah bersekongkol dengan 3 Penguasa sebelumnya.”
“Dan itu terjadi tidak lama ini, mungkin sebelum kejadian itu Anda entah terlempar menuju kemana dan tidak terkena kutukan budak itu karena Prinsip Dunia.”
Xie Yelu menjelaskannya dengan berapi-api, dia seperti menemukan semua benang merah yang ada dalam diri Bai Chen, dia langsung bisa menebak semuanya dengan akurat.
“Kamu benar-benar sesuatu Utusan Dewa Penguasa Tombak, kamu bahkan bisa menebak sampai detail seperti itu, ya aku memang adalah putra dari ayah dan ibu yang tidak menginginkanku dan akhirnya aku dibuang…”
Perkataan Bai Chen yang tiba-tiba sedih menjadikan suasana Ruang Tahta itu menjadi tegang, dua istri dan beberapa bawahan Bai Chen langsung mendekatinya.
“Sayang, jangan berpikiran seperti itu! Bukankah selama ini kamu sudah mengatakan akan tetap menganggap mereka?” tanya Fei Yuan yang langsung memeluk Bai Chen.
“Aku tahu hal itu, tapi…”
__ADS_1