SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 87 - Rapat Singkat


__ADS_3

“Saya sudah membawa dua orang tikus kekaisaran ini, apakah kita akan menginterogasinya secara langsung atau bagaimana ?” Bai Long.


“Tidak usah terlalu lama, aku akan menyerap ingatan mereka berdua langsung, melihat semua bukti yang mengarah kepada mereka berdua, sudah tidak ada ampun lagi” Bai Chen tegas.


“Yuan’er ini akan menjadi pemandangan yang cukup kejam, apakah kamu mau menutup mata atau …” Bai Chen bertanya.


“Tenang saja, aku sudah terbiasa Chen Gege” Fei Yuan.


Karena Fei Yuan sudah mengonfirmasi, Bai Chen langsung meminta tolong sistem untuk langsung menyalin ingatan dari kedua orang tersebut.


‘Sistem tolong lakukanlah seperti biasa’ Bai Chen.


[Baik, Master]


Kemudian ketika tangan Bai Chen menyentuh kepala kedua orang itu secara bergantian, semua ingatan kedua orang itu langsung ditransfer kepada Bai Chen.


“Hmm, sungguh rencana yang sangat licik, tapi kalian berdua lumayan cerdas, andaikan tidak ada Long Cu yang memberitahu bahwa kalian berkonspirasi, aku akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui hal ini” Bai Chen.


“Bai Long tolong buka penutup mulut mereka berdua, aku ingin mengonfirmasi beberapa hal” Bai Chen.


“Baik tuan muda” Bai Long.


Setelah kedua penyumpal mulut itu dilepas.


“Dasar biadab, apakah kamu tahu apa yang kamu lakukan sekarang ? Apakah kamu tahu sedang berhadapan dengan siapa ha ?” Kaisar Timur itu berteriak histeris, sedangkan adiknya hanya pasrah menunggu eksekusi kematian yang mengarah kepadanya.


“Baiklah apakah benar, kalian menemukan peti perempuan ini di laut timur ?” Bai Chen bertanya untuk memastikan saja sambil menunjuk Fei Yuan yang ada dipegangannya itu.


Tapi mereka berdua langsung terdiam seakan akan tidak mau menjawab.


“Hmmm, ya sudah, Long Cu” panggil Bai Chen.


“Iya tuan muda, saya disini” Long Cu diikuti bawahannya mendekat kepada Bai Chen.


“Silahkan kamu selesaikan kedua orang ini, untuk membalaskan dendammu itu” Bai Chen.

__ADS_1


“Terima kasih kehormatannya tuan muda, saya akan melakukannya sekarang” Long Cu.


Long Cu mengeluarkan pedangnya dan seketika kepala kedua orang itu langsung lepas dari tubuhnya, Bai Chen tidak mendapat notifikasi karena yang membunuh bukan dari bawahannya secara langsung.


“Karena operasi kita hari ini selesai dengan baik, mulai pagi nanti silahkan langsung melanjutkan rencana seperti waktu itu” Bai Chen.


“Untuk sekarang, beberapa Bayangan Dewa akan menjaga istana dan sekitarnya terlebih dahulu sedangkan yang lainnya silahkan istirahat setelah membakar semua mayat dan membersihkan tempat ini terlebih dulu” Bai Chen.


Pekerjaan itu hanya beberapa puluh menit saja, setelah itu satu persatu pamit untuk istirahat.


“Baik, terima kasih atas kerja keras kalian, aku ada sedikit hadiah untuk kalian semua” Bai Chen mengeluarkan puluhan botol giok dengan berbagai pil untuk pemulihan.


“Silahkan ambil setiap orang 2 botol giok yang berbeda warna itu, gunakan pil didalamnya dan beristirahatlah, kecuali beberapa bayangan dewa yang ditugaskan untuk menjaga istana” Bai Chen memberikan instruksi.


Hingga yang berada di ruang tahta menyisakan Bai Chen, Fei Yuan, Bai Long, Hei Long, Hong Zheng, Hang Tuah, Han Ci dan kemudian yang baru datang adalah Paman Hong Gon dan anaknya Hong Shui.


Paman Hong Gon akhirnya tetap memaafkan istri dan anak perempuannya yang telah membohonginya selama ini, tapi mereka berdua telah dilumpuhkan kultivasinya, tapi mungkin memang takdir, istri dan anak perempuannya itu malah memilih untuk bunuh diri, daripada hidup dalam kesengsaraan seperti itu.


“Saya turut berduka cita atas keluarga anda paman” Bai Chen.


“Tidak masalah tuan muda, mungkin memang sudah takdir” Hong Gon.


“Baik tuan muda” Hong Gon.


Mereka semua membahas persiapan pengambilalihan kekaisaran sesuai dengan rencana, Fei Yuan juga hanya berada di samping Bai Chen dan ikut mendengarkan obrolan mereka.


Setelah beberapa saat kemudian, rencana itu sudah siap dijalankan, sekarang pandangan semua orang tertuju kepada Bai Chen, mereka meminta penjelasan kenapa Bai Chen bisa memiliki hubungan dengan perempuan disamping itu.


“Oke tuan muda, sekarang waktunya anda menjelaskan mengenai nona yang ada di samping anda ini bukan ?” Bai Long mengawali pertanyaan.


"Yah, aku akan menceritakannya secara singkat, jadi …" Bai Chen mulai bercerita.


"Baiklah mungkin itu dulu, apakah kalian mengerti, jadi aku tidak ingin lagi ada tatapan kebencian kepada Fei Yuan, ingat aku tegaskan sekali lagi, dia sekarang kekasihku, calon istriku, jadi kalau ada yang tidak menghormatinya maka kalian juga sama saja tidak menghormatiku" Bai Chen tegas.


"Baik tuan muda" serentak.

__ADS_1


"Kalau begitu kita semua harus istirahat, Hei Long kamu bertanggung jawab untuk menjadwal siapa saja yang menjaga istana, kita tidak boleh kecolongan oleh pemberontakan pemberontakan kecil, mengerti ?" Bai Chen.


"Siap tuan muda, anda tenang saja" Hei Long percaya diri.


"Baiklah kalau begitu, yang tidak bertugas segera beristirahat, kita akan bertemu pagi nanti lagi" Bai Chen mempersilahkan semuanya untuk istirahat.


Bai Chen dan Fei Yuan sendiri malah berkeliling kota bersama.


"Apakah kamu benar benar tidak merasa lelah ?" Bai Chen.


"Aku sudah tidur di peti itu selama bertahun tahun, bagaimana aku lelah, apalagi setelah menerima banyak aura kehidupan dari Chen Gege, tubuhku sekarang malah sangat fit sekali" Fei Yuan tersenyum percaya diri.


"Baiklah jika itu maumu Yuan'er" Bai Chen hanya menuruti.


Mereka berdua berkeliling ibukota, tidak banyak orang yang berlalu lalang karena memang masih pagi buta, mungkin sekitar jam 1 - 2 pagi. Hingga melewati beberapa pasar atau tempat makan yang masih buka.


"Bukankah kadang kadang kita iri dengan kehidupan mereka ya Chen Gege, mereka bisa tidur dan bangun tanpa memikirkan beban apapun, bukankah itu sebuah kenikmatan?" Fei Yuan.


"Benar, bahkan mereka tidak tahu jika kaisar mereka telah mati dan terjadi pembantaian besar - besaran di istana, tapi mereka masih tetap fokus dengan pekerjaan masing masing" Bai Chen meneruskan.


"Hmmm, apakah dunia ini adil ya ? Kenapa semua orang tidak ditakdirkan dengan hal yang sama saja, kenapa harus dibeda bedakan ?" Fei Yuan memulai sebuah topik yang lebih mendalam.


"Mungkin karena jika hanya semuanya sama rata sama rasa, aku tidak mungkin bisa langsung jatuh cinta kepadamu bukan ? Salah satu alasan pernyataan tadi itu kurang tepat karena rasa cinta yang kita rasakan ini" Bai Chen.


"Hmmm, begitu ya, kenapa rasa ini tiba tiba datang, dan kenapa harus jatuh cinta kepada Chen Gege, benar semua itu memang misteri, seperti kita berada di dunia ini, mungkin kita menganggap bahwa kita sudah mengetahui segala sesuatu mengenai hal tersebut, padahal kita baru mengetahui sebagian kecil saja" Fei Yuan.


"Yah, begitulah, bukankah udara ini semakin dingin ? Bagaimana jika kita menginap di penginapan yang ada disana itu ?" Bai Chen mengajak.


"Boleh, tapi Chen Gege, kita menyewa dua kamar oke ? Gege boleh menyentuhku setelah gege menikahiku, aku ingin seperti itu, bolehkah ?" Fei Yuan.


"Tentu saja, memang begitu" Bai Chen dengan polosnya, tapi kemudian menyadari sesuatu.


"Eh maaf, aku tidak bermaksud seperti yang kamu pikirkan" Bai Chen.


"Iya Chen Gege, aku tahu kok, sabar dulu ya gege" Fei Yuan tersenyum.

__ADS_1


"Baiklah" Bai Chen.


Mereka berdua pun menginap di penginapan itu, berbeda kamar.


__ADS_2