
Sebelum Kedatangan Bai Chen.
Raja Iblis Wang Lan sedang menghadapi Malaikat Agung yang menyandang gelar Sang Kasih, mereka berdua bertarung hingga radius 100 km hancur lebur akibat saling jual beli serangan.
"Hahaha … aku tidak menyangka kau sudah menjadi sekuat ini setelah kita tidak bertemu selama ratusan ribu tahun terakhir!" Malaikat Agung Kasih itu berbicara sambil menyerang Wang Lan di depannya.
*BAAAAAM!
Wang Lan menangkis dan menahan serangan musuhnya itu dengan tenang dan teratur. Baginya yang sudah mencapai ranah Dewa Giok Puncak, serangan malaikat agung itu tidak menjadi permasalahan besar.
"Aku bisa saja mengalahkanmu sejak beberapa waktu lalu, tapi kami mendapat tugas untuk menguji seberapa besar kekuatan kalian, sebagai tolak ukur kekuatan tuan kalian yang tak pernah muncul itu!" ucap Wang Lan tenang.
"Sombong sekali kamu dan alasan yang kamu katakan itu adalah kebohongan, dari bola matamu aku bisa tahu sebenarnya kamu sedang melindungi seluruh pasukan yang ada di bawah sana, kan?"
"Dan kamu sengaja melakukan itu demi menguras tenagaku dan bisa kamu tawan sebagai pengganti dari 4 Tawanan Penting yang kami tangkap waktu itu, kan?"
Wang Lan hanya tersenyum mendengarkan jawaban dari musuhnya itu, bagi dirinya yang sudah pernah bertarung dengan malaikat agung itu di masa lalu. Sudah tidak heran lagi dengan kepintarannya.
Alhasil, mereka berdua saling terdiam dan hanya suara skill dan teknik yang terus memenuhi detik detik berikutnya, karena bentrokan serangan keduanya bisa membuat hembusan angin sangat besar bagi pasukan yang sedang berperang di bawah.
"Baiklah, aku akan mencoba untuk melihat seberapa kuat kamu setelah semua ini! Dao Cahaya : Cahaya Matahari Ilahi!" Malaikat itu menembakkan cahaya panas Wang Lan.
Wang Lan sama sekali tidak bergeming, malahan dia menerima serangan itu agar mengenai tubuhnya, karena dia ingin mengadu Dao kegelapan miliknya dengan musuh itu.
"Dao Kegelapan : Kubah Kegelapan Mutlak!" Tubuh Wang Lan terlapisi dengan selaput hitam yang sangat pekat, dibalik selaput itu ada sebuah kekuatan hukum yang bisa membelokkan cahaya dari musuh dan menghilangkannya begitu saja.
Malaikat Agung Kasih yang masih terus mengeluarkan serangan Dao Cahaya dan tudak berimbas apapun, kini sadar bahwa musuhnya itu lebih dari sekedar kuat saja.
"Aku terlalu meremehkanmu, Raja Iblis Keserakahan, Wang Lan! Sekarang mari kita masuk ke ronde berikutnya! Mode Tempur Malaikat Agung!"
__ADS_1
Menanggapi perubahan Malaikat Agung Kasih itu, Wang Lan juga menggunakan mode bertempur barunya dan mode itu sangat mirip dengan Mode Tempur Dewa Bayangan milik Bai Chen.
"Karena kamu memaksaku untuk menggunakaa mode ini, maka aku sama sekali tidak boleh kalah, karena kekuatan ini adalah pemberian dari tuanku!" Wang Lan melesat cepat dengan modenya itu dan sudah bertukar serangan dengan cepat.
***
Disisi lain, Wang Tan Sang Raja Iblis Kerakusan mengalahkan Malaikat Agung Sang Pahala Penguasaan Diri. Karena setelah pelatihan setahun penuh bersama Bai Chen, kekuatannya menjadi sangat terkendali.
Selain kekuatannya yang sudah menjadi ranah Dewa Giok tier 30. Skill Pelahap Dunia tingkat Ilahi miliknya sudah mencapai tingkat penguasaan tertinggi dan itu sangat menakutkan.
Mungkin dalam hirarki kekuatan 7 Raja Iblis atau 7 Iblis Primordial Sekarang, kekuatan Wang Tan sedikit di bawah Jiao De Sang Raja Iblis Kesombongan.
"Pelahap Alam Dunia!" Dari kedua tangan Wang Tan muncul sebuah jaring energi raksasa yang terus mengincar tubuh Malaikat Agung Penguasaan Diri dan menyerap energi kehidupan serta qi milik musuhnya itu.
"Kenapa aku sekarang begitu lemah dihadapannya, bukankah seharusnya kita kasih berimbang, namun sekarang aku malah tidak bisa apa-apa, kekuatanmu benar-benar menakutkan kawan!"
Tepat sebelum Wang Tan bisa menangkan Malaikat Agunh yang menjadi musuhnya, Bai Chen dan Dua Raja Iblis lainnya datang dengan seluruh pasukan yang ada.
***
Setekah dua malaikat agung ditangkap dan diseret menuju ke hadapan Bai Chen. Kedua malaikat itu ditanya dengan pertanyaan yang sama seperti sebelumnya.
Wang Lan sendiri yang diludahi oleh musuhnya itu melakukan apa-apa, dia hanya membersihkan ludah musuhnya itu dengan tenang tanpa terprovokasi.
Sayangnya, itu tidak berlaku bagi Bai Chen. Dia sudau menebaskan Pedang Pelahap Semesta Bentuk-8 dan digabungkan dengan Dao Ruang & Waktu. Tubuh serta jiwa asli salah satu malaikat itu langsung lenyap.
[Selamat! Master mendapatkan 80 triliun PP & 8 triliun PS.]
[Progress Misi Pemusnahan 7 Malaikat Agung (3/7)]
__ADS_1
"Kalian boleh menghinaku, tapi jangan sekali-kali kalian semua berani menghina bawahanku, atau hanya kematian yang akan menjadi nasib kalian semua!" tegas Bai Chen.
Malaikat Agung Penguasaan Diri tidak main-main lagi, dia tahu bahwa kematian salah satu saudaranya itu nyata dan tebasan pedang tadi sangat istimewa dan tak terbatas Ruang & Waktu.
"Maafkan aku, tapi aku sendiri tidak akan membuka mulut demi menjaga harkat dan martabat tuanku, kami boleh membunuhku Sang Malapetaka Semesta, karena aku tidak akan membuka suara sama sekali!"
"Sistem langsung salin seluruh ingatan dari Malaikat Agung ini, sepertinya dia lebih memiliki pendirian daru malaikat malaikat sebelumnya!"
[Pembelian Skill Penyalin Ingatan tingkat Dewa seharga 30 triliun PS. Dan meningkatkannya hingga puncak penguasaan skill dengan 300 triliun Poin Pemahaman sudah dimulai!]
Kedua mata Bai Chen dan mulutnya kini bersinar terang, dia sedang memasangkan Skill yang menentang surga, setelah itu dia menempelkan tangan kirinya di kepala musuh seraya berbicara, "Penyalin Ingatan Aktif!"
Si Malaikat Agung yang mendapat serangan itu ikut mengeluarkan cahaya dari kedua bola mata dan mulutnya dan dia berteriak keras, karena seakan akan ingatannya di tarik keluar.
Setelah selesai, Bai Chen dan Malaikat Agung itu kembali normal. Wajah Bai Chen sudah berubah menjadi sangat serius. Karena ingatan yang dilihatnya bukanlah abal-abal.
"Terima kasih ingatanmu sudah membuka mataku, bahwa tidak semua penghuni Alam Dewa sama jahatnya dengan tuanmu."
"Tapi, aku harus minta maaf, karena kamu sudah tidak dibutuhkan lagi, maka aku akan membunuhmu, sampai jumpa lagi!"
Bai Chen menebaskan pedangnya sekali lagi dan dia sudah berhasil memenuhi 4/7 dari misi Perburuan Malaikat Agung yang sedang berlangsung di Quest Sistem.
"Semuanya, mari kita percepat perburuan para malaikat ini. Karena sebentar lagi kita harus membuka Alam Iblis ini dan menemui musuh baru kita di Alam Dewa sana!"
Keempat Raja Iblis sudah dijelaskan mengenai Pasak Alam Iblis yang ternyata berada di salah satu jantung mereka semua.
Dan nantinya mereka semua akan diminta mengorbankan salah satu jantungnya untuk membuka Alam Iblis.
"Baik Yang Mulia!"
__ADS_1