
Dua Malaikat Agung yang memiliki harga diri tinggi dan selalu merasa benar itu tetap tidak mau menjawab, tapi disisi lain mereka ketakutan karena tekanan Bai Chen.
“Aku akan mengatakannya, tapi kamu tidak boleh membunuh kami berdua setelah mengatakan kebenarannya, karena ini akan sangat menyakitkan bagimu!” ucap Malaikat Kebaikan Hati dengan perlahan.
Bai Chan hanya berdiam diri saja dan memberikan kode untuk melanjutkan perkataannya.
“Kami 7 Malaikat Agung memiliki tugas untuk melenyapkan Alam Iblis karena munculnya kamu! Kamu adalah adalah keturunan 3 Dewa Penguasa Terkutuk itu! Kamu akan menjadi Malapetaka Semesta ini.”
“Tuan kami sudah mengantisipasi mengenai Malapetaka Masa Depan yang akan datang itu, namun variabel Malapetaka itu malah datang sebelum ramalan sesungguhnya terjadi dan itu adalah kamu!”
[Malaikat Kebaikan Hati mengatakan kebenaran.]
“Hei Malaikat Agung Kebaikan Hati, kenapa kamu malah memberitahukan informasi rahasia pada musuh, apakah kamu tidak takut dengan murka tuan?” tanya Malaikat Agung Ketekunan.
“God Judgment - God Law : Diam!” Malaikat Agung Ketekunan yang berniat memarahi salah satu saudaranya itu, terdiam seketika ketika terkena Skill tingkat Ilahi milik Bai Chen.
Lalu Bai Chen kembali fokus pada Malaikat Agung Kebaikan Hati dan memerintahkannya untuk meneruskan semua informasi yang diketahui olehnya.
“Seluruh Dewa Penguasa yang berada di bawah kendali Tuan kami juga sudah menyelidiki mengenai takdir milikmu dan beberapa orang disekitarmu, termasuk istrimu yang sudah ada di Alam Dewa, kami sudah mengubah ingatannya, agar–”
“Argh … kenapa … dengan … tubuhku? Oh … Tuan … Maafkan aku karena sudah memberitahukan ini pada musuh … saya siap menerima hukumannya … argh … ”
“God Judgment - God Sphere : Pelindung Ledakan!”
Malaikat Agung Kebaikan Hati itu seakan-akan berbicara dengan seseorang yang tidak ada disana dan tiba-tiba saja tubuhnya hancur lebih bahkan serpihan jiwanya tidak ditemukan.
[Tubuh Asli dari Malaikat Agung Kebaikan Hati sudah dihancurkan oleh Penasehat Agung Kaisar Dewa 12 Bintang.]
Bai Chen meredam ledakan tubuh Malaikat Agung Kebaikan Hati yang hancur itu dengan salah satu Skill nya yang lain, dia tadi seperti melihat bagaimana cara Penasihat Agung melenyapkan Malaikat itu.
__ADS_1
“Sepertinya musuhku di masa depan adalah dia dan kaisar di belakangnya, dia bahkan membunuh malaikat itu hanya dengan kibasan tangan saja, sangat kuat …” batin Bai Chen.
Ketiga Bai Chen sedang bergumam itu, Malaikat Agung ketekunan yang masih terantai dengan skill miliknya tiba-tiba saja menjadi orang yang berbeda.
“Hahaha! Aku sudah mengira bahwa salah satu mainanku 7 Malaikat Agung ini tidak bisa menghentikanku, kamu lebih kuat dari perkiraan, Sang Malapetaka Semesta!”
Bai Chen menatap mata Malaikat Agung Ketekunan itu dan sudah mulai menebaskan Pedang Pelahap Semesta miliknya dengan tambahan Dao Ruang & Waktu.
*SLASH!
Tubuh Malaikat itu sudah terbelah menjadi dua, jiwa dari salah satu malaikat agung itu juga sudah menghilang. Dan serangannya itu berhasil mengenai orang yang berbicara sebelumnya.
“Hoo … kamu bahkan menguasai Dua Dao yang sangat-sangat langka, tidak heran kami sangat sulit untuk mencampuri takdirmu! Tapi ini menjadi semakin menarik.”
“Kalau begitu kamu boleh bermain-main dengan 7 Malaikat Agung yang sudah aku kirimkan, anggap saja mereka menjadi pengetahuan barumu mengenai kekuatan Dewa Penguasa seperti kami di Alam Dewa.”
“Bagaimana jadinya jika anakmu yang telah diculik itu akan melawan ayahnya sendiri dan apakah kamu bisa membunuh salah satu istrimu itu sendiri, sedangkan dia sekarang sudah menjadi salah satu prajurit setia kami.”
“Satu hal terakhir yang akan kuberitahukan padamu, aku akan membuatmu bernasib sama dengan 3 Dewa Penguasa yang sudah mati ratusan ribu tahun lalu itu, kamu tidak akan bisa mengubah apapun, hahaha … ”
*SLASH!
Bai Chen menebaskan pedangnya lagi pada serpihan jiwa Malaikat Agung Ketekunan sebelumnya yang berhasil menyatu kembali, kali ini usahanya berhasil dan tubuh Malaikat Agung itu mati hancur seketika.
“Bermain dengan takdir ya? Lalu apa hubungannya dengan misi utamaku? 10 Fragmen Kebenaran Dunia? Lalu bagaimana dengan Prinsip Dunia yang ada?” Bai Chen dipenuhi dengan pertanyaannya sendiri.
[Master akan tahu pada saatnya. Tapi, sebagai rahasia kecil, Anda adalah Maharaja Yang Menguasai Seluruh Dunia ini! Dan musuh yang Anda anggap kuat itu tidak ada apa-apanya, karena Anda adalah Sang Absolute itu sendiri!]
Pernyataan sistem malah membuat Bai Chen menjadi semakin banyak berpikir, dia semakin menduga-duga sebenarnya ada apa dengan takdirnya itu.
__ADS_1
Dan kenapa orang tadi mengatakan bahwa dia tidak bisa melihat dan mempengaruhi takdirnya, bagi seorang kultivator keberadaan dewa adalah mutlak dan dipercaya oleh semua orang.
Dan para dewa seperti yang sudah sering dikisahkan bisa bermain dengan takdir makhluk hidup, lalu apa dengan maksud Takdir Kosong yang ada dalam diri Bai Chen.
“Aku tidak mengerti apa yang dimaksud, tapi sistem juga tidak ingin menjelaskannya secara gamblang padaku, pasti ini berkaitan dengan 10 Fragmen Kebenaran Dunia,” batin Bai Chen.
“Yang Mulia, apakah Anda baik-baik saja?” tanya Li Jidu dan Cai Landuo yang sebelumnya terlempar akibat ledakan keras Dua Malaikat Agung yang sudah mati.
“Aku baik-baik saja … kalian berdua, bunuh semua malaikat rendahan yang ada di bawah sana dan buat mereka semua menjadi kekuatan kalian!” perintah Bai Chen.
“Baik, Yang Mulia.” Lu Jidu dan Cai Landuo langsung bergerak ke bawah, peluang kemenangan mereka sekarang sudah 100 persen tanpa pertimbangan apapun.
Mereka berdua menyelesaikan tugas itu kurang dari 100 tarikan nafas, lalu mereka kembali pada Bai Chen dan langsung berteleportasi menuju ke tempat peperangan lainnya.
*SPLASH!
Bai Chen menteleportasikan Kedua Raja Iblis bersama seluruh pasukan kekaisaran iblis yang mereka bawa menuju ke tempat pertempuran Wang Lan & Wang Tan.
Sesampainya disana, Bai Chen memperhatikan bagaimana peperangan itu berlangsung dan memerintahkan pasukan yang dibawanya untuk langsung ikut bergabung.
“Buat diri kalian mandi dengan darah malaikat yang terlihat baik tapi pada kenyataannya buruk itu, aku ingin kalian semua membawa kemenangan dan merebut kembali hak kita sebagai pemilik asli Alam Iblis ini!”
“URAAAAAAAAA!” teriakan Pasukan Kekaisaran Iblis yang baru datang membuat peperangan di sana menjadi berhenti sebentar. Dan ketika pasukan baru datang, peperangan itu langsung mencapai puncaknya.
“Kalian berdua seret dua malaikat yang dilawan Wang Lan dan Wang Tan itu kesini, aku memberi kalian waktu 100 tarikan nafas, lakukan!” tegas Bai Chen pada Lu Jidu dan Cai Landuo.
Kedua Raja Iblis itu melesat dan tidak butuh waktu lama, akhirnya mereka berdua bersama dengan Raja Iblis Wang Lan dan Wang Tan bisa mengalahkan kedua malaikat itu dan membawa ke hadapan Bai Chen.
“Cuih! Dasar pengecut! Kenapa kalian malah bermain keroyokan, tidak adil sama sekali. Sebagai seorang pemilik kekuatan seharusnya kalian melawan kami satu per satu!” Salah satu Malaikat Agung itu meludahi Lu Jidu yang dengan cepat menangkapnya.
__ADS_1