
Di atas Profound Ark Bintang Kejora (Ilahi).
“Kami sudah merangkum semua informasi yang kami dapatkan dalam kristal perekam ini Tuan Muda. Dengan begitu Anda bisa melihatnya dengan mudah,” ucap Bai Long dengan senang.
Begitu juga dengan yang lainnya, sebelum mereka berangkat tadi, Bai Chen sudah memulangkan Para Petinggi Kekaisaran Iblis Surgawi, karena mereka memiliki tugas lainnya.
Yaitu melatih 50.000 Pasukan Klan Bai yang baru, dia ingin mendapatkan gaya pelatihan ala Para Petinggi Kekaisaran, karena sebelumnya, sudah ada yang dilatih oleh sekte dan para Leluhur Pencakar.
Sedangkan yang dibawa Bai Chen untuk memenuhi undangan Turnamen Calon Dewa Baru ini diantaranya, Bai Long, Bayangan Dewa, Perintah Dewa, 3 Leluhur Pencakar dan Kakek Bai Shi.
Meskipun tidak banyak Bai Chen yakin bisa memenangkan Turnamen Calon Dewa Baru yang berguna sebagai ajang untuk menunjukkan kekuatan tiap alam, agar saling waspada dan menjaga keamanan masing-masing.
“Memang benar seperti itu, tapi pasti kamu berpikiran bahwa salah mengajak mereka bukan? Namun itu malah keputusan yang tepat.”
“Karena Turnamen Calon Dewa Baru ini lebih dari sekedar ajang pamer biasa, karena disana kamu bisa mempertaruhkan sesuatu termasuk wilayah, buku skill, senjata dan harta lainnya.”
“Oleh karena itu, bukannya malah menyembunyikan kekuatannya, menurut kebanyakan Dewa Penguasa, ajang inilah yang memakan biaya paling murah untuk menguasai alam lain.”
Xie Qianfan menjelaskan lebih detail pada Bai Chen yang memberinya pertanyaan, dia juga menjelaskan bahwa peraturan dari Turnamen ini akan berubah dan tidak akan sama dengan 10 tahun yang lalu.
“Jadi seperti itu, kalau begitu bukankah aku bisa saja mendapatkan semua barang selama hal itu bisa dijadikan taruhan? Termasuk dengan sebuah informasi?” tanya Bai Chen lagi.
“Tepat sekali, senangnya memiliki keponakan yang cerdas sepertimu, tidak seperti saudara-saudaraku ini yang selalu menyalahkanku atas semua kekacauan,” sindir Xie Qianfan.
“Cih! Diam saja kau pembuat onar!” hardik Liu Changhai, dia dan Wu Yongsheng sedang berbincang dengan Bai Long, mereka sedikit ingin tahu mengenai dari mana dia berasal.
“Jangan bertanya berlebihan paman-paman sekalian, Bai Long adalah keluargaku, tidak peduli dari mana dia berasal, jika ada yang berani menyakitinya, maka aku akan membunuh siapa saja orang yang melakukannya!” tegas Bai Chen.
Dia melihat Bai Long enggan menjawab, karena memang bukan tipenya sama sekali sok akrab dengan orang yang baru dikenal, kecuali ada perintah langsung dari Bai Chen, maka Bai Long baru melaksanakannya.
“Baiklah, baiklah, kami tidak akan bertanya lebih jauh lagi, tapi biarkan kami memberikan peringatan sebelum kita sampai di Arena Turnamen Calon Dewa Baru,” lirih Liu Changhai.
“Asal kamu tahu keponakanku, nanti pasti akan ada orang-orang dari Alam Penguasa Naga. Dan menurut mereka Ras Naga Hitam adalah musuh yang harus dibasmi tidak peduli apapun itu,” sambungnya.
“Untuk itulah aku mengingatkanmu, bagaimana jika Bai Long bersembunyi di dunia jiwa milikmu bersama 10.000 Pasukan Klan Bai yang sudah terlatih itu?” tanya Liu Changhai untuk menjaga semua keadaan agar terkendali.
“Aku tidak akan melakukannya, jika memang mereka semua ingin membuat perhitungan dengan Bai Long, maka aku akan turun tangan mengalahkan mereka semua!” tegas Bai Chen.
__ADS_1
“Dengan kekuatanmu yang sekarang, aku rasa mustahil untuk bisa mengalahkan mereka. Kamu tahu bukan kalau Ras Naga adalah salah satu ras unggul di Alam Dewa ini?” tanya Wu Yongsheng sekarang.
“Tentu saja aku tahu, lalu bagaimana jika aku melakukan terobosan sekarang dan kita lihat seberapa jauh aku nanti bisa melindungi orang-orangku sendiri?” tantang Bai Chen.
“Aku tahu kamu sangat berbakat, meskipun aku sedikit ragu, tapi aku akan melihatnya, jika memang kamu bisa memenuhi standarku, maka kami semua akan mendukung semua keputusanmu, bagaimana?” jawab Liu Changhai.
“Baiklah Paman, kalau begitu biarkan aku berkultivasi sebentar!” Bai Chen langsung duduk di tengah-tengah semua orang, lalu dalam sekejap mata disekitarnya sudah banyak God Qi tebal.
[Poin Pengalaman : 164,1 kuadriliun.]
[Dewa Gunung tier 40 ( 1 / 100 triliun).]
[Meningkatkan Kultivasi Jiwa Raga dengan seluruh Poin Pengalaman yang dimiliki, harap untuk fokus pada peningkatan di sekitar dantian dan kelebihan God Qi nantinya, penerobosan dimulai…]
*BOOOM!
[Meningkatkan sampai ke ranah Dewa Lautan tier 40, menggunakan 8 kuadriliun PP.]
*BOOOM!
[Meningkatkan sampai ke ranah Dewa Daratan tier 40, menggunakan 12 kuadriliun PP.]
*BOOOM!
*BOOOM!
[Meningkatkan sampai ke ranah Dewa Awan tier 40, menggunakan 20 kuadriliun PP.]
*BOOOM!
[Meningkatkan sampai ke ranah Dewa Langit tier 40, menggunakan 24 kuadriliun PP.]
*BOOOM!
[Meningkatkan sampai ke ranah Dewa Elemen tier 40, menggunakan 28 kuadriliun PP.]
*BOOOM!
__ADS_1
[Meningkatkan sampai ke ranah Dewa Dunia tier 40, menggunakan 32 kuadriliun PP.]
[Sisa Poin Pengalaman : 24,1 kuadriliun.]
[Dalam sekali jalan, Master langsung menuju ke jajara puncak Alam Dewa ini dengan ranah kultivasi Dewa Dunia tier 40. Hal ini menyebabkan kemarahan dari petir.]
[Jadi, Sistem mengingatkan dalam waktu 1 menit lagi. Master akan mendapatkan Kesengsaraan Petir Bencana. Kesengsaraan Petir yang sudah tidak pernah terlihat setelah 1 juta tahun lamanya, selamat bersiap-siap.]
***
“Yang kita lihat memang benar-benar terjadi bukan? Kita sedang melihat seorang dari ranah paling rendah Raja Dewa menerobos secara langsung ke puncak ranah Raja Dewa, bukankah ini hal yang tak bisa diterima akal?”
Semua orang bertanya-tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi di hadapan mereka sekarang ini juga. Sayangnya kekaguman mereka harus redam akibat sambaran petir maha kuasa yang berasal dari langit.
“Ini adalah Kesengsaraan Petir yang hanya ada dalam sejarah, Kesengsaraan Petir Bencana yang mana bisa menghancurkan banyak alam sekaligus, jika sampai terkena ke daratan alam,” teriak Wu Yongsheng yang senang dengan catatan kuno.
“Cepat semuanya turun dari Profound Ark Bintang Kejora ini, kita harus menghindari petir di atas sana, karena tekanannya saja sangat tidak masuk akal, cepat semunya pergi!” perintah Bai Long mengambil alih pimpinan.
“Bagi semua bawahan setia Tuan Muda, kalian akan menjaga area seluas 200 km dari titik Tudan Muda. Kita harus menjaga bahwa tidak akan ada pengganggu yang akan menghalangi beliau menerobos, paham?!” tegas Bai Long sekali lagi.
Semua orang mengangguk paham, bahkan tanpa sadar seluruh bawahan 3 Dewa Penguasa lainnya juga mengikuti perintah Bai Long, jiwa kepemimpinannya memang sudah tak diragukan lagi.
*JLAAAAAR!
*JLAAAAAR!
*JLAAAAAR!
Langit sudah berubah menjadi hitam legam, tidak ada langit tanpa adanya petir yang menyambar, berbagai warna petir mulai muncul sesuai dengan karakteristik masing-masing, benar-benar sebuah fenomena alam yang menakutkan.
Permasalahan baru yang mereka hadapi adalah penerobosan Bai Chen ini kenapa tepat di atas Alam Perang Abadi, dimana ketika mereka baru sampai, Bai Chen harus menjalani kesengsaraan petir.
Akan terjadi banyak kesalahpahaman atas hal ini nantinya, tapi semua orang terdekat Bai Chen tidak memikirkannya sekarang, yang terpenting sekarang adalah menjaga tuannya.
***
Di Arena Turnamen Calon Dewa Baru.
__ADS_1
“Apa yang terjadi di langit? Kenapa tiba-tiba menjadi mendung seperti ini disertai banyak kilatan petir yang sangat kuat? Apakah Dewa Perang sedang menerobos ke ranah yang lebih tinggi lagi?” gumam beberapa perwakilan alam lain yang sudah sampai terlebih dulu.