
Skip 2 Bab, biar sesuai dengan banyak chapternya...
Dan karena ini akan update gratis, jadi mohon maaf untuk semua pembaca kalo updatenya bakalan se moodnya author... tapi semoga bisa sampai tamat di noveltoon ini...
Author juga minta maaf untuk yang sudah terlanjur kasih hadiah di novel yang season 2 itu, karena setelah ini bakalan di hapus dan akan lanjut di novel yang ini...
Sekian dan terima kasih...
*
*
*
Setelah kemenangan dramatis Bai Chen melawan Patriark Deng. Kini semua pasukan Bai Chen sedang menyerang setiap kediaman klan-klan besar. Mereka semua diperintahkan untuk mengambil alih, tidak peduli apa pun.
Banyak pemberontakan terjadi dari kalangan kediaman klan-klan besar ini, tapi bagi yang tunduk mereka akan diampuni dan diberikan pekerjaan yang layak oleh kekaisaran, namun bagi yang membangkang, tidak ada ampun, mereka semua akan dibantai habis.
Bai Chen memberikan perintah seperti itu karena dia tidak ingin mengulang kesalahannya lagi, dimana karena perasaannya terlalu lembut sebelumnya, dia telah membuat ketiga orang musuh berhasil kabur bersama dengan sebagian harta dan sebagian pasukannya.
Banyak yang menyayangkan sifat Bai Chen yang tiba-tiba berubah menjadi lebih kejam ini, namun disisi lain sebagian bawahan lebih suka sifat Bai Chen yang seperti ini, kejam terhadap musuh dan tidak membiarkan terjadinya pengkhianatan di kemudian hari.
Beberapa hari berlalu hampir semua wilayah klan-klan besar sudah berhasil dikuasai olehnya, bertepatan dengan itu dia juga membuat sebuah regulasi kepada setiap pemberontak yang berani melawan kekaisaran, mati adalah hukumannya.
Akibat peraturan ini membuat banyak wilayah yang dikuasai oleh klan-klan kecil dan beberapa kerajaan yang entah dari kapan terbentuk semakin memberontak. Mereka menuduh Kekaisaran Iblis Surgawi terlalu arogan dan bertangan besi.
Tapi, cara itu merupakan cara paling efektif untuk membuat semuanya cepat kembali normal. Semua kejadian menjadi normal ketika semua pasukan milik kekaisaran sudah menjaga dan menyebar setiap wilayah.
Hal tersebut dikuatkan dengan Bai Chen yang mengubah gelar 7 Leluhur Iblis menjadi 7 Raja Iblis, mereka semua menjadi gubernur di setiap wilayah bekas klan-klan besar. Khusus Jiao De, dia bertugas di ibukota kekaisaran untuk membantu Bai Chen.
__ADS_1
Fei Qingyu (Hawa Nafsu), bergelar Raja Iblis Darah dan memimpin bekas wilayah Klan Fei.
Deng Fennu (Kemarahan), bergelar Raja Iblis Siluman dan memimpin bekas wilayah Klan Deng.
Wang Tan (Kerakusan), bergelar Raja Iblis Bersaudara dan memimpin bekas wilayah Klan Wang.
Wang Lan (Keserakahan), bergelar Raja Iblis Bersaudara dan memimpin bekas wilayah Klan Wang.
Cai Landuo (Kemalasan), bergelar Raja Iblis Merah dan memimpin bekas wilayah Klan Cai.
Lu Jidu (Iri Hati), bergelar Raja Iblis Naga dan memimpin bekas wilayah Klan Lu.
Jiao De (Kesombongan), bergelar Raja Iblis Sombong dan langsung menjadi salah satu orang terpenting Kaisar Iblis Bai Chen.
Setelah beberapa hari berlalu lagi, semuanya sudah dalam kendali, semua wilayah tunduk tanpa ada bantahan lagi, mereka semua takut akan kehancuran jika salah satu dari Raja Iblis sudah diturunkan.
Maka sudah bisa dipastikan markas mereka akan musnah dalam waktu sehari semalam, melihat hal itu, semua klan-klan kecil dan para pemberontak lainnya menyatakan kesetiaan mereka kepada kekaisaran.
Bai Chen sudah tidak heran lagi, jika Patriark Deng sebelumnya memiliki kekuatan yang sangat kuat karena menurut penjelasan sistem, altar itu adalah sebuah ruang latihan bagi semua keturunan Dewa Kera.
Menurut penjelasan sistem juga, Dewa Keras sekarang sedang di penjara di sebuah penjara paling aman dan memiliki keamanan tingkat tinggi. Letak penjara itu tepatnya berada di Surga, hampir semua orang tahu mengenai legenda itu.
Setelah Bai Chen sudah memindahkan dan memasukkan altar itu ke dalam dunia jiwanya, dia dan pasukan yang mendampinginya menuju ke kediaman klan-klan lainnya. Namun naas, tiga pengkhianat itu berhasil kabur serta membawa sebagian harta dan pasukan yang tersisa.
Bai Chen tidak kehilangan akal, dia kemudian menyuruh semua bawahannya untuk mencetak poster ketiga orang pengkhianat dan memberikan hadiah yang sangat besar untuk kepala ketiga orang itu.
Tidak lupa, Bai Chen juga menyuruh semua pasukan shadow-nya menyebar dan mencari persembunyian mereka bertiga. Kali ini pencarian besar-besaran dilakukan oleh Bai Chen dalam rangka benar-benar bisa menyatukan Alam Iblis secara penuh.
*
__ADS_1
*
*
Di Istana Kekaisaran Iblis Surgawi,
“Yang Mulia, kami semua sudah melakukan semua perintah Anda, kami juga sudah membuat selebaran poster untuk ketiga pengkhianat itu dan laporan mengenai pemberontakan dari hari ke hari semakin berkurang, dalam beberapa bulan lagi kita sudah bisa dipastikan menguasai seluruh daratan yang ada di Alam Iblis,” lapor Jiao De dengan semangat.
“Bagus, kalian sudah bekerja keras, meskipun begitu kita tidak akan berhenti sampai 3 pengkhianat itu ditemukan, kalian kerahkan lagi semua pasukan kalian, katakan kepada Raja Iblis lainnya!”
“Baik, Yang Mulia. Kami semua akan berusaha sebisa mungkin untuk menemukan mereka segera dan membuat kita bisa menguasai daratan Alam Iblis secara penuh.” Semua orang menunduk ketika Bai Chen dan kedua permaisuri berdiri dari singgasananya.
Setelah mempertegas perintahnya itu, Bai Chen didampingi kedua istrinya meninggalkan Aula Istana dan menuju ke paviliun untuk beristirahat. Sesampainya di sana, Bai Chen bertanya serius kepada kedua istrinya.
“Apakah aku terlalu keras pada semua bawahanku beberapa hari terakhir ini?” Bai Chen duduk di meja tak jauh dari posisinya dan mengajukan pertanyaan kepada kedua istri tercintanya.
“Aku mungkin sangat menyayangkan hal tersebut terjadi, bagaimanapun sifatmu dulu berubah 180 derajat dan menjadi lebih keras dan kejam, meskipun begitu aku paham dengan perubahanmu yang seperti ini sayang, aku tetap akan mendukungmu.”
Fei Yuan ikut duduk di samping Bai Chen dan memeluk suaminya itu dengan lembut, dia menjawab pertanyaan bimbang suaminya dengan penuh ketenangan dan kebijaksanaan sebagai seorang permaisuri dari seorang kaisar.
Berbeda dengan kelembutan Fei Yuan, Bai Feng malah mengatakan, “Baguslah kalau suami memiliki sifat yang seperti ini, setidaknya nanti tidak akan lagi ada pengkhianat yang merupakan orang terdekat kita.”
“Bagaimanapun kamu juga sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membuat semuanya kembali normal dan juga memperlakukan tahanan politik dari sisa-sisa tiga klan musuh dengan cukup baik.”
“Hal itu sudah dianggap hal bagus untuk keberlangsungan kekaisaran ini selanjutnya, bukankan lebih baik kita kejam terhadap musuh dan baik terhadap orang-orang terdekat kita. Itu adalah prinsip hidup paling masuk akal di dunia kita ini.”
Bai Feng berbicara sesuai dengan apa yang dia pikirkan sambil melihat langit yang penuh dengan bintang-bintang kecil di langit, pembicaraan serius mereka berdua membuat malam indah tersebut menjadi lebih indah lagi karena mendapatkan beberapa pemikiran baru.
“Terima kasih kepada kalian berdua, yang aku harapkan kepada kalian berdua janganlah sampai mengkhianatiku seperti yang dilakukan oleh Mei–”
__ADS_1
Perkataan Bai Chen dihentikan oleh tangan Fei Yuan, “Kami berdua tidak akan pernah melakukan itu, jangankan melakukan, berpikir saja kami berdua tidak akan pernah bisa.” Fei Yuan dan Bai Feng langsung mengangguk meyakinkan.
“Aku percaya kepada kalian berdua…” Bai Chen tersenyum dan merangkul kedua istrinya. Malam itu ditutup dengan olahraga panas keduanya di taman paviliun, ketiga orang itu melakukannya beberapa kali di luar dan baru beralih ke dalam kamar untuk melanjutkannya.