SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 239 - Permasalahan Ekonomi


__ADS_3

Ketua orang suci menghindari tebasan Bai Chen sepersekian detik sebelum menyentuh tubuhnya, tanpa sengaja dia terkena percikan angin akibat tebasan tersebut, luaran baju yang dia kenakan langsung menjadi usang dan hancur begitu saja.


“Sial, untung saja aku memutuskan untuk menghindar, kamu memiliki pemahaman Dao Waktu yang sangat tinggi, aku kagum padamu anak muda!” Ketua tersebut memuji Bai Chen.


Kini si ketua dan sembilan orang suci lainnya berada di satu tempat tengah melihat efek dari serangan Bai Chen yang langsung membuat area hutan menua dan hancur, beberapa bangunan yang ada juga ikut terkena dampaknya.


‘Sejak kapan Dao Waktuku bisa seefektif ini ya?’ Bai Chen sendiri karena jarang menggunakan Dao Waktu miliknya juga ikut terkejut.


[Master saja yang jarang menggunakan Dao Waktu, anda lebih senang menggunakan Dao Ruang karena efeknya tidak separah Dao Waktu ini!]


‘Oh benar juga, sepertinya waktu itu aku berpikiran seperti itu, tapi sesekali menggunakan Dao Waktu tidak buruk juga!’ Sedikit senyum terlihat di sudut bibir Bai Chen.


“Bukannya kamu tadi mengoceh bahwa tingkat kultivasiku lebih lemah dari kalian, kalau begitu bisa aku asumsikan bahwa kalian bukan penduduk dari dunia immortal ini bukan?” Bai Chen bertanya kepada si ketua dan orang suci lainnya.


“Kamu bisa menebak dengan tepat, sepertinya kamu adalah Kaisar Dinasti Han bukan? Oh tidak-tidak, Pemimpin Tertinggi Dinasti Han, Bai Chen bukan? Kalau begitu perkenalkan namaku Zhu Ting, aku adalah pemimpin mereka semua!” Ketua itu memperkenalkan diri.


“Kenapa kamu repot-repot mengenalkan diri jika setelah ini kamu akan mati, oh benar juga, agar aku bisa membuat batu nisan di atas kuburanmu nanti ya?” Bai Chen mengejek Zhu Ting.


“Ternyata kamu bisa bercanda juga ya? Tapi, perlu aku peringatkan, meskipun kamu bisa mengalahkan kami, tapi kami juga tidak akan tinggal diam, kami sudah menanamkan beberapa array ledakan yang terintegrasi dengan jiwa kami!” Zhu Ting balik mengancam.


“Selama kami semua mati maka sudah bisa dipastikan Dinasti Tang dan sekitarnya akan hancur dengan array ledakan yang kami pasang, semua pengikut kami yang berjumlah 10 juta orang lebih juga akan ikut mati sia-sia!”

__ADS_1


“Apakah seorang Pemimpin Tertinggi sepertimu ingin membuat sebuah dan dampak yang besar ke peradaban yang ada di dunia ini? Apakah kamu sudah siap untuk menerima kemarahan semua orang kepadamu sekali lagi?” Zhu Ting mengancam Bai Chen.


'Semoga dia percaya dengan perkataanku, lebih baik aku dan yang lainnya menyelamatkan diri terlebih dulu daripada harus menghadapi orang terkuat di dunia immortal ini.' Zhu Ting merencanakan sesuatu.


“Ternyata, kisahku di masa lampau sudah sangat terkenal ya? Padahal kalian hanyalah pendatang baru di dunia ini, tapi informasi mengenai aku menghancurkan peradaban dan sekarang berusaha untuk memulihkannya, bisa kalian ketahui dengan cepat, salut!” Bai Chen memuji Zhu Ting.


“Hmm… tapi apakah kamu berpikir aku akan percaya dengan semua bualanmu mengenai array peledak itu? Kamu salah orang, aku juga merupakan seorang Master Array, aku juga bisa melihat mana array asli dan mana array palsu, mana array kuat mana array lemah!” Bai Chen meremehkan Zhu Ting.


“Cih, aku tidak tahu fakta itu, kalau begitu tidak bisa ditunda lagi, pertarungan kami melawanmu bukan sekarang tapi nanti setelah tugas menyebarkan ajaran menyembah Dewa Pelangi selesai, jadi sampai jumpa!” Zhu Ting mengeluarkan array teleportasi, diikuti oleh orang suci lainnya.


*SLURB!


Sepuluh orang suci tersebut menghilang tanpa tahu kemana tujuan mereka, Bai Chen sebenarnya sudah sempat menggunakan pedang dan dao ruang miliknya, akan tetapi serangannya telah beberapa milidetik saja, dia hanya bisa pasrah dengan apa yang terjadi hari ini.


Bai Chen kemudian melihat semua orang yang melihat pertarungannya dan sepuluh orang suci dari kejauhan, mereka semua kini tahu betapa mengerikannya Pemimpin Tertinggi Dinasti Han yang sangat terkenal itu.


“Kalian semua kembali ke bayanganku, aku akan mengurus beberapa orang terlebih dulu!” Bai Chen memberikan perintah kepada 9 Raja Binatang Buas.


“Baik, Yang Mulia!”


Setelah sembilan raja binatang kembali ke bayangan Bai Chen, beberapa petinggi dari Dinasti Tang datang, termasuk Kaisar Ping Tao sendiri, mungkin ini yang dimaksud Bai Chen dengan mengurus beberapa orang.

__ADS_1


“Salam Pemimpin Tertinggi Bai Chen! Apakah anda yang melakukan pertempuran di wilayah Dinasti Tang dari tadi malam? Kaisar Ping Tao bertanya dengan sopan.


“Salam Kaisar Ping Tao, bukankah hal tersebut tidak perlu ditanyakan lagi? Dan bukankah kamu yang lebih mengetahui kenapa aku sampai berani menerobos wilayahmu bukan?” Bai Chen memberikan pertanyaan retorik.


“Meskipun aku sama sekali tidak berharap bahwa kamu akan bersekutu dengan mereka, tapi jika sampai aku memiliki buktinya kalian semua harus bersiap menerima kemarahanku, dan…”


“Dan jangan lupa, kamu setelah ini akan digantikan oleh pangeran mahkota yang asli dari Dinasti Tang, jadi jangan bertindak sembrono dan malah membuat pergerakan yang menentang perjanjian perdamaian di Dewan Keamanan, apakah kamu mengerti?” Wibawa Bai Chen sebagai seorang pemimpin sangat terlihat sekarang.


“Baik, Pemimpin Tertinggi! Kalau boleh tahu, apakah anda berkenan untuk mampir terlebih dulu ke Istana Dinasti Tang terlebih dulu, sebelum kembali ke Dinasti Han anda?” Kaisar Ping Tao masih menawarkan diri dengan ramah.


“Aku memiliki banyak urusan, mungkin lain kali saja aku berkunjung ke istanamu, aku pergi dulu sampai jumpa!” Bai Chen kemudian melesat pergi membelakangi Kaisar Ping Tao, dia terbang dengan kecepatan tinggi untuk kembali ke Dinasti Han.


“Sialan, jika bukan karena kamu memiliki kekuasaan, kekuatan, serta harta yang banyak, mungkin aku sama sekali tidak menghargaimu sama sekali!” Kaisar Ping Tao meracau sendiri.


“Ah sudahlah, lebih baik aku membantu para orang suci itu karena mereka lebih menguntungkan daripada bekerjasama dengan para kaisar lain dan pemimpin tertinggi sombong itu! Ayo kembali!” Kaisar Ping Tao mengajak semua bawahannya untuk kembali.


Beberapa diantara mereka juga diperintahkan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat serangan Bai Chen tadi, semua orang yang melihat pertarungan dari jauh juga sudah membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.


Beberapa hari kemudian di Ruang Tahta Dinasti Han.


“Apakah ada perkembangan dari semua bisnis yang kita jalani?” Bai Chen bertanya kepada Hong Zheng.

__ADS_1


“Bisnis untuk pemasukan dinasti ini lancar seperti biasanya tuan muda, akan tetapi beberapa pedagang besar dan saudagar kaya memutuskan untuk mengakhiri hubungan kerjasama dengan kita.” Hong Zheng mengeluh.


“Karena kita sudah terkenal merupakan dinasti yang menolak ideologi mengenai hubungan sesama jenis yang akhir-akhir ini semakin marak diperbincangkan banyak orang!” Hong Zheng mengeluh lagi.


__ADS_2