SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 304 - Menerima Warisan


__ADS_3

Bai Chen tidak bisa menggunakan teknik budidayanya, dia juga baru sadar mengenai sebuah fakta, "Ternyata memang sejak aku masuk ke Dunia Buatan Dewa Bayangan ini, tubuhku tidak menerima asupan energi qi lagi."


Bai Chen memandang sekitarnya, benar dugaannya, tidak ada energi qi sama sekali di udara dunia ini. Akhirnya dia mencoba untuk minum pil, karena energi qi miliknya sudah berada dibawah 10 persen.


[Sistem sangat menyarankan master untuk tidak melakukannya agar anda bisa mendapatkan pelajaran yang berharga dalam ujian kali ini.]


"Apa maksudmu?"


[...]


"Seperti biasanya, sangat menjengkelkan. Tapi, mungkin yang dikatakan sistem benar juga, entah apa hikmah yang aku dapatkan nanti." Bai Chen tidak jadi minum pil penambah energi qi.


Mau tidak mau dia harus berusaha menahan semua gempuran musuh yang 10 kali lipat lebih banyak lagi dengan kondisi qi yang berada di bawah 10 persen.


"Aku harus menghemat energi qi ini selama mungkin, aku juga harus menggunakannya secara efisien." Bai Chen mendengus semangat dan pertarungan berlanjut hingga 3 hari lamanya.


Sampai di detik-detik terakhir, Bai Chen akhirnya mendapatkan sebuah pelajaran berharga ketika semua energi qi miliknya habis total.


Bai Chen tersadar bahwa tanpa energi qi miliknya. Semua pasukan shadow juga akan mati, oleh karena itu dalam ujian kali ini dia tahu mengenai betapa pentingnya energi qi bagi pasukan shadow.


Sebelum dia jatuh pingsan karena kehabisan energi qi. Semua pasukan shadow miliknya telah lenyap karena kehabisan energi.


"Tidak, tidaaaaaaak!" Bai Chen meneteskan air mata. Dia tidak rela pasukan yang sudah menemaninya bertarung selama ratusan hari terakhir ini harus menghilang karena kelalaiannya. Dia kemudian jatuh pingsan.


Setelah beberapa jam pingsan, Bai Chen terbangun oleh sebuah aliran energi qi yang sangat lembut. Dia membuka matanya dan kemudian melihat seorang pria tampan sedang berada di dekatnya.


“Siapa kamu?”


“Ooo … kamu akhirnya sudah bangun. Siapa aku? Tentu saja aku adalah pemilik dunia ini dan orang yang akan memberikan warisan kepadamu.”


Pria tampan itu ternyata sisa jiwa dari Dewa Bayangan dahulu kala, dia mengatakan sedikit jiwanya agar bisa memberikan pesan terakhir seperti ini.

__ADS_1


“Oh, ternyata kamu Dewa Bayangan itu. Apakah aku sekarang berhak mendapatkan warisanmu. Eh … tapi bukankah aku tadi gagal ya, kalau begitu aku akan mengulanginya lagi. Aku masih memiliki kesempatan dua kali lagi.”


Pria tampan itu tersenyum melihat tingkat Bai Chen, namun dia sendiri juga tidak berani berbicara tidak sopan kepadanya, karena sesuatu yang ada dalam diri Bai Chen yang tidak bisa dia provokasi.


“Kamu tidak perlu mengulanginya lagi. Kamu sudah lebih dari pantas menerima warisanku. Tapi, bolehkan aku bertanya mengenai sesuatu yang ada dalam dirimu itu?” selidik Pria Tampan yang adalah Dewa Bayangan.


Bai Chen menatap tajam ke Dewa Bayangan, dia tidak tahu bahwa sistemnya sudah diketahui olehnya. Dia bersiap untuk mengeluarkan serangan, karena di dunia ini tidak ada yang boleh tahu mengenai sistemnya.


Namun semua itu digagalkan sistem,


[Sepertinya anda sudah salah paham, sesuatu yang dia maksud bukan sistem, Master. Mungkin maksudnya adalah garis keturunan, absolute body dan jenis kultivasi Master yang sangat misterius.]


“Kenapa, apakah kamu tidak bisa memberitahukannya kepadaku?” tanya Pria Tampan sekali lagi.


“Apakah yang kamu maksud adalah ini.” Bai Chen mengaktifkan semua keistimewaannya, kemudian Dewa Bayangan meneteskan air mata melihat seberapa tinggi orang yang ada di hadapannya ini.


“Maafkan hamba yang rendahan ini, Yang Mulia. Hamba tidak pantas sekali memberikan warisan yang sejatinya adalah milik anda sendiri, sekali lagi maaf.”


Bai Chen kini sudah membatalkan semua keistimewaannya tadi, kemudian dia bertanya mengenai apa yang dilakukan oleh Dewa Bayangan, namun jawaban Dewa Bayangan kurang lebih sama dengan Kaisar Iblis Mo Feng saat itu.


“Ah, aku lupa kalian semua bersaudara.” Bai Chen menggaruk kepalanya yang tidak gatal, kemudian dia melanjutkan pembicaraan panjang lebar mengenai banyak hal.


Beberapa jam kemudian topik keduanya sudah habis dan sekarang waktunya pemberian warisan dari Dewa Bayangan kepada Bai Chen.


“Baiklah tuan muda, bagaimana kalau sekarang kita mulai memindahkan warisanku kepada anda. Meskipun anda sangat berbakat, namun kultivasi anda sekarang masih terlalu lemah.”


“Hal tersebut membuat anda akan menyerap keseluruhan warisan ini cukup lama, mungkin butuh beberapa hari, bagaimana?” Pria tampan itu memberikan ide.


“Baiklah, lebih cepat lebih baik, aku juga sudah berada di dunia buatanmu ini terlalu lama.” Bai Chen mengangguk setuju.


“Tenang saja Tuan Muda, jika di dunia buatan saya ini anda hidup 1 tahun, maka di dunia nyata hanyalah 1 hari saja, namun juga ada baiknya juga anda segera keluar karena…”

__ADS_1


Pria tampan mengusap angin di depannya dan kemudian menampilkan Naga Bayangan Raksasa sedang bertarung dengan semua bawahan Bai Chen.


“Tunggu apalagi, mari kita lakukan!” Bai Chen mengambil posisi duduk lotus, dia kemudian sudah masuk dalam konsentrasi tinggi untuk menerima warisan.


Pria tampan tersenyum sedikit, melihat latar belakang dan bakat yang dimiliki oleh Bai Chen. Dia tidak segan-segan untuk memberikan semua kekuatan terakhinya untuk Bai Chen.


Sebuah cahaya putih terhubungan antara kepala Bai Chen dan tangan kanan pria tampan tersebut, dia tidak hanya memberikan warisan yang dijanjikan sebelumnya.


Dia juga memberikan semua kekuatan terakhirnya beserta semua pengetahuan mengenai penggunaan God Necromancer secara menyeluruh.


[Proses transfer semua pengetahuan dan semua harta kepada Master sudah dimulai. Karena jumlah pengetahuan terlalu banyak maka akan disegel oleh sistem terlebih dulu. Dan bisa dibuka secara berkala.]


Bai Chen merasakan kesakitan yang sangat, dia terasa bernostalgia dengan rasa sakit yang sudah lama tidak dia rasakan ini.


Dia menerima semua pengetahuan yang masih sebagian itu dengan menggertakkan giginya, namun ada sebuah senyuman tulus dari sudut bibirnya.


Bagaimana dia tidak bersyukur ketika Dewa Bayangan ini menurunkan semua pengetahuan dan semua warisannya kepadanya. Ini lebih dari hadiah biasa.


Sekian lama kemudian akhirnya Bai Chen selesai menerima semua warisan. Ketika membuka matanya dia disambut dengan sebuah perpisahan.


“Dengan semua pengetahuan yang sudah saya turunkan, anda akan mengerti mengenai seberapa penting energi qi bagi pasukan shadow, jadi jangan ceroboh lagi sampai menghabiskan energi qi milik anda seperti kemarin.”


Setelah memberikan sebuah pelajaran paling berharga sebagai pemilik keterampilan God Necromancer, pria tampan itu berubah menjadi bulir cahaya dan menghilang.


“Aku mengerti…”


Kemudian Bai Chen dipindahkan kembali menuju altar sebelumnya, dia disambut oleh pasukan shadow-nya yang ternyata masih ada dan tidak lenyap.


Mata Bai Chen berkaca-kaca, “Aku pikir kalian semua sudah mati, maafkan aku yang ceroboh menghabiskan energi qi milikku.”


Mulai sekarang Bai Chen lebih bijak dalam menggunakan semua energi qi miliknya, meskipun jika di dunia nyata teknik budidayanya sangat kuat, namun tidak menutup kemungkinan kejadian seperti ujian benar-benar terjadi di kehidupan nyata.

__ADS_1


__ADS_2