SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 335 - Perebutan Kota Pesisir


__ADS_3

*


*


*


Di dalam Kota Batu Besar.


“Raja Iblis … pil-pil pengobatan sudah mulai menipis, selain mengobati para pasukan kekaisaran, banyak penduduk yang terkena serangan musuh dan butuh pertolongan, apa yang harus kita lakukan?” tanya orang kepercayaan Deng Fennu.


“Tetap tenang, pertahankan array pertahanan kota, kita bisa bertahan dengan semua bahan pangan dan pil-pil pemulih kita masih bisa bertahan selama beberapa hari, khusus pil pengobatan, aku akan memikirkannya,” balas Raja Iblis Deng Fennu.


Deng Fennu cukup merasa gagal karena dia tidak bisa mengamuk semaunya seperti dulu, dia sekarang memiliki tanggung jawab untuk mengayomi semua orang, jadi dia harus berhati-hati dalam mengambil keputusan.


Setelah beberapa hari bertahan, akhirnya kabar baik datang dari Kaisar Iblis mereka, sebuah pasukan besar datang dari daerah perbukitan belakang Kota Batu Besar dengan tiba-tiba.


Pasukan Besar Kekaisaran itu dipimpin langsung oleh Raja Iblis Jiao De, Cahaya Dewa, Bayangan Dewa serta Perintah Dewa dengan membawa sekitar 50 juta pasukan atau setengah dari total pasukan aktif kekaisaran iblis.


*SIUUUU!


Suara terompet peperangan sudah terdengar, pasukan kekaisaran iblis sudah maju dan mulai mengepung balik pasukan musuh di malam hari, sehingga menyebabkan ketidaksiapan musuh dalam menghalau serangan.


*BOOOM!


Sebuah serangan besar dari beberapa petinggi kekaisaran iblis sudah membombardir musuh, diikuti oleh semua para pasukan masing-masing dan perang pembalik keadaan sudah dimulai.


“Musuh berani menginvasi kita, bunuh mereka semua! Jangan biarkan monster laut terkutuk ini berani menginjakkan kaki di daratan kita lagi! Bunuh semuanya!” Jiao De berteriak keras untuk menguatkan mental pasukan.


“Semua petinggi menyebarlah, kita akan mengambil alih kota-kota pesisir ini dalam waktu maksimal setengah hari, kita tidak boleh mengingkari sumpah kita kepada Yang Mulia Kaisar Iblis Bai Chen!” Lagi-lagi Jiao De memberikan perintah kepada semua petinggi.

__ADS_1


Sedangkan para pasukan khusus Bai Chen yakni 3 Pasukan Dewa sudah bergerak secara diam-diam menyusuri perkemahan petinggi-petinggi musuh, mereka memiliki tugas khusus untuk membunuh dan mencari tahu alasan musuh menyerang mereka.


Melihat hal tersebut, pasukan musuh langsung bersiap diri untuk perang lanjutan, meskipun sudah banyak jatuh korban di kalangan mereka, namun mental perang mereka tidak bisa diremehkan, mereka semua masih bisa semangat untuk melawan balik.


Namun semua itu sia-sia setelah perang perebutan kota-kota pesisir berjalan selama beberapa jam, karena kekuatan pasukan utama kekaisaran iblis berbeda jauh dengan pasukan kekaisaran di bawah Deng Fennu sebelumnya.


Hal ini mengakibatkan perang di tekan sampai di pesisir lautan, sepanjang pantai di wilayah pesisir sudah berubah menjadi penuh darah dan suara pertempuran yang kian melemah karena pasukan musuh sudah banyak yang sekarat dan menyatakan kekalahan.


Diperparah lagi dengan Jenderal Laut Timur yang sudah menjadi bulan-bulanan 3 Pasukan Dewa, mereka semua menyiksa jenderal tersebut di depan semua orang yang mengakibatkan mental lawan semakin lemah bertambahnya waktu.


“Cepat katakan! Apa alasan kalian semua menyerang daratan? Kami tidak percaya dengan pernyataanmu yang mengatakan hanya menginginkan upeti dari kami, pasti ada alasan lain, kan?” tanya Zhao Kaibo sambil memotong telinga jenderal utama musuh.


“Argh … sudah aku katakan, aku tidak tahu, tapi yang aku tahu, kaisar kami hanya menginginkan hal itu, jika kalian tidak percaya, kalian bisa bertanya kepadanya langsung!” Mata Jenderal itu menatap tajam Zhao Kaibo sambil memegang telinganya yang sudah hilang.


“Sepertinya siksaan kami semua belum bisa membuka mulutmu ya, kalau begitu kami akan terus menyiksamu sampai kamu mengatakan kebenaran sambil melihat para pasukanmu yang sudah mulai terpukul mundur itu,” ejek Zhao Kaibo sambil melihat ke bawah mereka.


Beberapa jam kemudian, peperangan sudah selesai, kemenangan berhasil direbut oleh pihak Kekaisaran Iblis Surgawi, pasukan musuh sudah terbantai setengah dan sisanya melarikan diri kembali ke laut dan lari dengan sangat cepat.


‘Sepertinya aku senang terlalu cepat, aku lupa bahwa mereka adalah kekaisaran yang sangat tertutup masalah kekuatan, sangat mengejutkan sekali ketika aku melihat 50 juta pasukan musuh yang memiliki kultivasi beberapa tingkat di atas pasukanku, cih,’ gumam Jenderal Laut Timur dalam hati.


Jenderal Laut Timur kemudian menguatkan hatinya untuk bunuh diri, karena jika pun dia kembali, pasti dia akan langsung dibunuh oleh kaisarnya sendiri karena gagal dalam penaklukan kota-kota pesisir ini.


Dengan kematiannya setidaknya dia tidak sampai berkhianat dan memberikan musuh informasi rahasia mengenai kekaisarannya sendiri, “Demi Kekaisaran Lautan Abadi, ini adalah bukti bahwa aku setia kepada kekaisaranku. Meledaklah Dantianku!”


“Bedebah, dia mau meledakkan diri, kalian semua cepat menghindar!” seru Zhao Kaibo kepada 3 Pasukan Dewa lainnya. Sontak mereka semua langsung melindungi diri dengan pertahanan terkuat masing-masing.


*BOOOM!


Ledakkan itu menandai berakhirnya peperangan di wilayah pesisir ini, semua orang melihat dan berlindung dari ledakkan tersebut, setelah kepulan asap menghilang semua orang bersorak atas kemenangan merebut kembali kota-kota pesisir ini.

__ADS_1


Para pasukan bantuan itu kemudian memberikan beberapa pil-pil pengobatan, penyembuhan dan masih banyak lainnya kepada Deng Fennu dan semua bawahan serta penduduknya, semua orang kemudian melakukan pesta kecil-kecilan di setiap perkemahan untuk merayakan kemenangan ini.


Mereka semua ditugaskan untuk menjaga kota-kota pesisir ini selama kurang lebih satu bulan, semua ini dilakukan untuk menghalau kalau-kalau ada serangan dadakan dari musuh lagi.


Namun, setelah satu bulan berada di sana, tidak ada satu pun tanda-tanda pasukan musuh akan mengerahkan pasukan lagi, sebagian dari mereka akhirnya kembali ke ibukota setelah berpamitan dengan semua orang.


Karena, 10 juta dari mereka semua ditugaskan untuk tetap tinggal selama masa-masa tegang dengan Kekaisaran Lautan Abadi, begitu juga dengan 40 juta pasukan lainnya. Mereka semua sudah ditempatkan di 4 wilayah pesisir lainnya dengan tujuan yang sama.


Dan ibukota sudah mengumumkan bahwa kekaisaran akan masuk dalam mode siaga perang dan diharapkan untuk semua penduduk segera mengungsi ke kota-kota sekitar ibukota demi menghindari korban berjatuhan di kalangan mereka.


Begitulah perang perebutan kota-kota pesisir berakhir…


*


*


*


Di Istana Ibukota.


“Maafkan kami karena tidak mendapatkan informasi penting apapun, Yang Mulia,” lapor Zhao Kaibo mewakili lainnya.


“Tidak masalah, tapi sepertinya Kaisar Hiu Pembunuh masih bodoh seperti biasanya, apakah dia lupa sedang berhadapan dengan siapa sekarang ini.” Bai Chen terlihat cukup geram dengan tujuan perang musuh yang tidak diketahuinya ini.


“Jiao De, bagaimana tugas untuk mengumpulkan semua mayat musuh?” tanya Bai Chen mengalihkan pandangannya kepada Jiao De.


“Sudah saya simpan semuanya di dalam cincin penyimpanan ini, Yang Mulia. Silakan dilihat,” jawab Jiao De sambil memberikan sebuah cincin penyimpanan kepada Bai Chen.


‘Aku akan membangkitkan mayat-mayat ini, mungkin total pasukan shadow milikku nanti akan mencapai 100 ribu pasukan, setelah itu aku akan menyuruh mereka untuk menyelinap ke kekaisaran musuh,’ gumam Bai Chen dalam hatinya.

__ADS_1


“Kalian semua bubar, kita harus memperketat semua pertahanan kita di setiap pesisir, laporkan padaku jika ada perkembangan!”


“Baik, Yang Mulia.”


__ADS_2