
Semua orang terdiam, tidak ada yang berani menjawab pertanyaan Bai Chen, mereka semua tidak mungkin bisa membunuh tuan mereka sendiri, mereka hanya bisa tertunduk lesu tanpa menjawab.
Untuk ketiga pencakar lebih parah lagi, mulut mereka kebas tidak bisa menjawab, mereka bertiga tidak menyangka bahwa tuan muda mereka sampai membuat pernyataan yang cukup beresiko hanya untuk menenangkan mereka bertiga.
"Karena kalian semua diam, aku akan menganggap kalian menyetujui perjanjian yang aku ajukan, jadi sekarang aku bisa tenang jika memang aku lepas kendali dan efek samping keterampilan ini terjadi."
Bai Chen memandang semua orang sambil tersenyum lembut, "Jadi, aku ingin kalian secara perlahan untuk bisa menerima semuanya yang terjadi."
"Sekarang kami semua yang ada disini adalah keluarga kalian bertiga, jadi tersenyumlah dan jangan bersedih lagi, kami semua disini akan berusaha membuat kalian bertiga bisa melupakan masa kelam tersebut dengan kehangatan kekeluargaan kita sekarang."
Bai Chen mendekati ketiga pencakar dan memeluk mereka bertiga secara bersamaan, perasaan tulus yang ingin dia sampaikan menembus sampai ke hati ketiga pencakar.
"Kami bertiga akan mengabdi kepada tuan muda selamanya sampai hanya kematian yang bisa mengakhiri sumpah kami, tolong terimalah pengabdian kami."
Ketiga pencakar melepaskan pelukan Bai Chen kemudian berlutut kepada Bai Chen bak seorang prajurit menghadap ke raja mereka.
"Aku terima pengabdian kalian semua, sekarang aku ingin kalian semua berkenalanlah dengan 10 Raja Binatang Buas, karena hanya mereka yang aku berikan kesadaran, untuk memimpin Pasukan Shadow yang lain, apakah kalian bisa?" Bai Chen memberikan perintah dalam bentuk pertanyaan.
"Baik tuan muda…"
Setelah itu, semua orang mulai mengakrabkan diri dengan pasukan Shadow, mereka semua berbincang layaknya seorang teman lama yang sudah jarang bertemu.
Tapi yang berbeda adalah ketika 10 Raja Binatang Buas membicarakan mengenai Bai Chen, mereka tidak bisa kurang ajar, karena mereka semua menganggap Bai Chen adalah segala-galanya, jadi tidak boleh dibahas dengan santai.
Bai Chen tidak ingin mengganggu keakraban mereka semua, dia akhirnya memutuskan untuk mengembalikan semua pasukan Shadow kecuali 10 Raja Binatang Buas dan menunda perintah untuk menghancurkan organisasi sesat hingga malam hari.
Malam hari masih di bangunan minum teh.
__ADS_1
"Sekarang kalian semua sudah berkenalan, waktunya bagi kalian untuk mengatasi beberapa permasalahan yang ada di dinasti ini bukan?" Bai Chen bertanya kepada semua orang.
"Tentu saja tuan muda, berikanlah kami perintah, kami akan langsung melakukannya sekarang!"
"Untuk tugas kali ini, aku hanya akan menugaskan pasukan Shadow terlebih dulu, yang lainnya lakukanlah tugas lain seperti biasanya, untuk yang tidak memiliki tugas, kalian bisa berlatih di Dunia Jiwa atau kamar masing-masing, apakah jelas?" Bai Chen bertanya.
"Jelas!" Kemudian semua orang kembali ke tempat masing-masing untuk melakukan tugas dan hanya menyisakan 10 Raja Binatang Buas dan Fei Yuan.
"Aku memiliki permintaan kepada kalian bersepuluh! Aku ingin kalian semua menyelidiki mengenai sebuah organisasi sesat yang memiliki ajaran menyembah Dewa Pelangi, cari petinggi mereka dan bunuh mereka, apakah kalian mengerti?" Bai Chen memberikan perintah dengan tegas.
"Permintaan anda adalah perintah bagi kami Yang Mulia!"
Bai Chen kemudian menceritakan ciri-ciri orang yang merupakan pengikut organisasi tersebut, setelah mereka semua paham, mereka meminta izin untuk langsung melakukan tugas.
*WUSH!
"Mereka semua sudah berangkat, sayang, dimanakah kedua saudarimu? Apakah mereka masih berlatih di kamar masing-masing?" Bai Chen bertanya kepada Fei Yuan.
"Hmm… tidak apa-apa, kalau begitu kita berdua akan menghabiskan malam ini sambil bermesraan, aku juga ingin memberikan beberapa energi murni untuk menjaga kandunganmu." Bai Chen tersenyum lembut sambil membelai kepala Fei Yuan yang berada di dadanya.
"Sayang, nanti kamu ingin memberi anak kita dengan nama seperti apa?" Fei Yuan semakin bermanja di dada Bai Chen dan melingkarkan tangannya ke pinggang suaminya.
"Aku belum memikirkannya, bagaimana denganmu?" Bai Chen bertanya balik.
"Aku sudah menyiapkan beberapa nama, tapi aku berhubung kamu belum menyiapkan, aku tidak akan memberitahunya!" Fei Yuan menggembungkan pipinya.
Bai Chen yang gemas kemudian mencubit pipi dan hidung istrinya, "Aku minta maaf, setelah ini, aku akan mencarikan sebuah nama yang paling baik untuk anak kita." Dia kemudian tersenyum dan mencium bibir istrinya.
__ADS_1
*CUP!
Ciuman mesra tersebut berubah menjadi sebuah ciuman panas yang tanpa sadar membuat keduanya saling menginginkan dan mengarah ke hubungan suami istri.
"Sayang… lebih baik kita masuk ke dalam terlebih dulu, kita bisa melanjutkannya di dalam, jangan disini, aku malu…" Fei Yuan memohon kepada Bai Chen.
"Tentu… tapi apakah tidak masalah kita melakukannya dengan kondisi kamu sedang mengandung seperti ini?" Bai Chen bertanya dengan lembut.
"Tidak masalah sayang, mungkin aku benar-benar tidak bisa melayanimu ketika nanti kandunganku berumur tiga bulan, untuk sekarang usia kandunganku baru beberapa hari saja, jadi mari kita puaskan untuk melakukannya." Fei Yuan menjawab dengan lembut.
"Yosh… kalau begitu malam ini, kita akan menghabiskan waktu berdua saja, sini aku gendong, agar kamu tidak kelelahan untuk berjalan ke kamar."
Bai Chen menggendong Fei Yuan tanpa menunggu persetujuan darinya, hal tersebut membuat Fei Yuan sedikit terkejut tapi disaat yang bersamaan juga tenang.
Bai Chen langsung membawa istrinya ke dalam kamar dan melakukan hubungan panas sepanjang malam sampai mereka berdua kelelahan dan tertidur bersama.
***
10 Raja Binatang Buas kini sudah bertemu dengan beberapa orang yang sesuai dengan ciri-ciri yang diberikan oleh Bai Chen, mereka bersepuluh membunuh semuanya tanpa ampun karena perintah dari Bai Chen adalah mutlak.
Tanpa sadar, mereka semua bahkan sekarang sudah berada di wilayah Dinasti Tang, dan total pengikut organisasi yang sudah dibunuh oleh mereka sekitar 10 ribu orang, sampai akhirnya mereka bertemu seorang musuh yang cukup berat yang tiba-tiba muncul begitu saja.
Musuh yang mereka temui ini adalah salah satu dari Orang Suci, 10 Raja Binatang Buas tersebut melawan Orang Suci tersebut dengan sekuat tenaga dan berbagai skill yang mematikan, tapi mereka belum bisa mengalahkannya.
*BOOM!
"Hanya dengan kalian bersepuluh, berani sekali membunuh banyak dari pengikut organisasi kami, apakah kamu mau melawan Dewa Pelangi yang merupakan sesembahan kami?" Orang Suci tersebut mengoceh dengan sangat percaya diri.
__ADS_1
*CTAAR!
"Jangan banyak omong kosong, pada akhirnya kamu bahkan tidak bisa membunuh kamu bersepuluh, jadi sudahi perkataanmu, mari kita bertarung sampai mati!" Raja Serigala menantang Orang Suci dengan terus menyerang menggunakan elemen petir miliknya.