
Bai Chen sangat senang dengan perkembangan Bai Long, bagaimanapun juga Bai Long sudah bergelar Pewaris Kaisar Naga, berbeda dengan Bai Feng yang hanya menjadi pewaris Kaisar Phoenix Api.
Jika dilihat secara kasta, Kaisar Phoenix Api memiliki kasta yang lebih rendah dari Kaisar Naga, karena di Ras Phoenix yang menjadi pimpinan tertinggi adalah Kaisar Phoenix Ungu, meskipun sudah beberapa juta tahun ini tidak ditemukan pewarisnya.
Bai Long mandi dengan cepat dan langsung berganti pakaian, tadi Bai Chen sempat memberinya beberapa set pakaian.
"Saya sudah selesai tuan muda" Bai Long.
"Kalau begitu ayo kita ke bawah" Bai Chen dan Bai Long langsung menuruni tangga dan menuju ke resepsionis.
"Selamat siang tuan muda, mau makan apa ?" seorang resepsionis yang lumayan manis menyapa Bai Chen dengan ramah.
"Seperti biasa saja" Bai Chen menjawab dengan senyuman ringan dan langsung menuju ke sebuah meja makan bundar di dekatnya.
"Tuan muda, apakah penginapan ini sudah menjadi milik anda? Saya melihat semua orang sangat menghormati anda" Bai Long yang sejak tadi penasaran, akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.
"Iya begitulah, penginapan ini sekarang bernama Penginapan Bayangan Dewa, rumah dan toko sekitar sini juga sudah menjadi milikku … bla bla bla" Bai Chen panjang lebar menjelaskan kepada Bai Long.
"Oh begitu, pantas saja tuan muda" Bai Long paham dengan penjelasan Bai Chen.
"Bai Long, bagaimana perasaanmu setelah perubahan Garis Keturunan dan mendapat title Pewaris Kaisar Naga ?" Bai Chen bertanya kepada Bai Long karena penasaran.
"Tidak banyak yang berubah Tuan Muda, mungkin ketika sudah di Alam Dewa nanti, saya akan menjalani sebuah Ujian yang dibuat oleh Kaisar Naga terdahulu, agar bisa sah menjadi Pewaris Kaisar Naga" Bai Long menjelaskan dengan gamblang.
"Bagus bagus, memang harus secepatnya mungkin kita ke Alam Dewa, tapi belum terlambat kan Bai Long jika menolong Bai Don, Bai Cheng dan Bai Feng dulu di dunia Immortal ?" Bai Chen.
"Tidak masalah tuan muda, kita masih memiliki waktu yang panjang, oh iya tuan muda, selama saya melakukan pemurnian kemarin, saya merasa ingatan saya seperti tersegel, apakah tuan muda mengetahui hal tersebut ?" Bai Long bertanya dan sangat penasaran dengan jawaban Bai Chen.
"Aku tahu, tapi setelah kita menyelesaikan urusan di Dunia Immoral, aku akan membuka segel ingatanmu Bai Long" Bai Chen menjawab dengan hati - hati, dia tidak mau Bai Long hilang kendali, jika tidak mungkin dunia fana ini tidak akan terselamatkan.
"Baik tuan muda" Bai Long patuh.
"Eh, kamu nggak protes ? Aku bisa saja lo membuka segel ingatanmu itu sekarang jika mau" Bai Chen bertanya.
__ADS_1
"Nah, oleh karena itu tuan muda, pasti anda punya alasan tersendiri, yang membuat anda tidak bisa membuka Segel Ingatan ini sekarang, mungkin ada beberapa hal buruk yang terjadi jika Segel itu dibuka" Bai Long.
"Bukankah kamu semakin cerdas Bai Long, atau hanya perasaanku saja ?" Bai Chen.
"Saya dari dulu memang cerdas tuan muda, anda saja yang tidak sadar bahwa saya cerdas" Bai Long meringis sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Okelah, terserah kamu saja, yang penting tunggu kita di Dunia Immortal, nanti akan aku buka segel ingatan itu, setelah itu kamu boleh memutuskan jalan mana yang akan kamu tempuh" Bai Chen.
"Baiklah tuan muda" Bai Long singkat.
Mereka melanjutkan obrolan ringan tersebut sampai seorang pelayan datang membawa dua macam makanan, masing - masing 2 porsi.
Mereka berdua langsung menghabiskan makanan itu dan Bai Chen mengajak Bai Long untuk berkeliling sekaligus mengenalkan Bai Long kepada yang lainnya.
Bayangan Dewa sendiri sudah tahu mengenai Bai Long, karena menurut cerita Bai Chen, Bai Long merupakan bawahan serta saudara pertamanya.
Bai Chen juga dari ceritanya sangat senang dengan Bai Long, karena dia menganggap Bai Long itu seperti kakaknya sendiri.
Ketika Bai Chen berkeliling bersama Bai Long, mereka mendapat sapaan hangat dari seluruh penghuni penginapan dan sekitarnya.
"Terimakasih Hei Long" Bai Chen singkat.
"Siapa kamu ? Apakah kamu salah satu bawahan baru tuan muda ?" Bai Long bertanya.
"Kurang lebih seperti itu Senior Bai Long" Hei Long.
"Dia bawahan sekaligus saudaraku juga, bukankah kamu sudah merasakan, dalam radius 5 km dari sini, banyak orang di ranah Half-Saint ?" Bai Chen bertanya kepada Bai Long.
"Oalah, jadi mereka yang namanya Bayangan Dewa itu ?" Bai Long baru sadar.
"Nah, Hei Long ini adalah salah satu pemimpin mereka" Bai Chen melanjutkan penjelasan.
"Oh saya paham tuan muda" Bai Long.
__ADS_1
"Apakah kamu mau ikut kami berkeliling, sambil melihat bagaimana kemajuan semua orang ?" Bai Chen mengajak Hei Long.
"Boleh tuan muda" Hei Long sambil mengekor di belakang Bai Chen dan Bai Long.
Mereka bertiga akhirnya berkeliling ke seluruh tempat, termasuk menemui Hong Zheng, Han Ci, Hang Tuah dan para Bayangan Dewa lainnya.
Mereka juga melihat Bai Don yang masih mengobrol dengan para pekerja di sebuah toko, melihat Cheng dan Feng membantu di dapur dan masih banyak yang lainnya.
Setelah itu, Bai Chen memutuskan untuk kembali ke lantai tiga, untuk istirahat sebentar.
Bai Chen menuju lantai tiga, masih diikuti oleh Bai Long dan Hei Long, sesampainya di lantai tiga mereka langsung duduk.
"Hei Long, kumpulkan semua Bayangan Dewa nanti malam, aku ingin membicarakan sesuatu" Bai Chen.
"Baik tuan muda, saya akan sampaikan ke yang lainnya" Hei Long langsung izin untuk mengumpulkan semua Bayangan Dewa.
"Bai Long, aku ingin setelah ini kamu sedikit melatih mereka sebelum kita membantu Bai Don, Bai Chen dan Bai Feng menuju Dunia Immortal" Bai Chen.
"Baik tuan muda, saya akan melaksanakan semua perintah anda" Bai Long.
Malam pun tiba, seperti biasa mereka semua berkumpul di ruang bawah tanah, termasuk juga Bai Don, Bai Cheng dan Bai Feng.
"Langsung saja, saudaraku semuanya, perintah pertamaku, aku mau dalam waktu tiga minggu kalian menyelesaikan semua permasalahan yang berhubungan dengan penginapan dan sekitarnya, termasuk pembelian semua aset dll" Bai Chen.
"Perintah kedua, kalian semua aku wajibkan menembus tingkat Half-Saint dalam waktu tersebut, kalian akan menjalani pelatihan neraka seperti waktu itu, tidak ada protes"
"Aku juga ingin memberitahu bahwa setelah 3 minggu ini aku akan pergi bersama dengan Bai Long, Bai Don, Bai Cheng dan Bai Feng mencari portal untuk menuju Dunia Immortal"
"Kalian bertugas untuk menjaga keluarga kalian masing - masing, dan aku ingin kota tempat aku dibesarkan ini, bisa kalian jaga dengan baik, selama tidak ada yang berbuat tidak baik biarkan saja, tapi jika ada yang berniat buruk pada kota ini, bunuh"
"Kalian juga jangan merasa tidak ikut denganku karena kalian masih lemah, kalian semua juga saudaraku, aku ingin mengajak kalian sebenarnya, tapi dengan kekuatanku yang sekarang, aku tidak akan mampu menjaga kalian semua"
"Aku akan membawa kalian kembali ketika sudah mampu untuk melindungi kalian semua" Bai Chen berkata dengan tegas dan semua orang tidak ada yang berani membantah.
__ADS_1
"Apakah kalian paham ?" Bai Chen bertanya dengan tegas.
"Paham tuan muda" mereka menjawab serentak.