SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 372 - Farming Poin Alam Seribu Monster.


__ADS_3

Bai Chen melakukan suatu hal yang gila, dia kembali menukarkan triliunan PS menjadi Poin Kehidupan dan sengaja meletakkannya di belakang tubuhnya, layaknya 10 siluet gunung raksasa.


“Kemarilah para monster kuat, aku sendiri yang akan menghadapi kalian semua, meskipun kekuatan kalian sudah berada di ranah Dewa Lautan dan Dewa Daratan!”


“Mode Tempur Dewa Bayangan!”


Bai Chen langsung membentuk sebuah raksasa bayangan dengan kekuatannya sekarang, dia mengendalikannya tepat di kepala dan bergerak cepat pada para monster raksasa itu.


Ukuran monster raksasa itu ribuan kali lipat dari monster normal, bahkan bayangan raksasa Bai Chen hanya setengah dari ukuran tubuh mereka.


“Kamu hanya seorang kultivator kecil yang berani memamerkan Energi Kehidupan sebesar itu? Apakah kamu ingin bunuh diri atau bagaimana?” remeh Puluhan Monster Raksasa.


Yang sedang berbicara ini memiliki bentuk seperti seorang raksasa dengan tubuh gemuk dan bermata satu, kekuatan utamanya ada di bagian matanya tersebut.


“Kita belum tahu sebelum kita memulainya Mata Satu! Apakah kamu pikir perbedaan kultivasi adalah segalanya, tapi itu adalah pemikiran yang terlalu sederhana.”


“Mari aku tunjukkan bagaimana caranya memaksimalkan sebuah kekuatan dahsyat meskipun kultivasiku lebih rendah dari kalian semua, mari kita lakukan Bayangan Raksasaku!”


Bayangan Raksasa milik Bai Chen sudah mengeluarkan 2 sayap raksasa di punggungnya dan mulai dikepakkan, tepat di kepakan ketiga Bayangan Raksasa itu melaju cepat.


Pedang Raksasa yang tercipta dari energi bayangan sudah terintegrasi dengan Pedang Pelahap Semesta. Hal ini memudahkan Bai Chen memberikan tebasan pedangnya.


“Ha ha ha … hanya dengan pedang tak berbentuk ini kamu ingin melukaiku, lebih baik kamu pendam keinginan rendahan itu ke dasar jurang kultivator bajingan!”


Monster Mata Satu itu berhasil menangkis tebasan pedang itu dengan tanduk yang ada di kedua tangannya. Tanduk-tanduk itu begitu kuat karena menerima energi langsung dari pusat kekuatan Sang Raksasa Mata Satu.


“Itu hanya pemanasan, rasakan ini! Pedang Dao Ruang : Tebasan Pemecah Dimensi!” Bai Chen menebaskan pedangnya secara melintang dan diikuti oleh gerakan Bayangan Raksasa dan pedangnya.


*SLASH!


Tubuh Raksasa Mata Satu bertubuh gempal itu terbelah menjadi dua. Namun tak disangka, hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja sebelum akhirnya bersatu kembali.


“Dao Ruang? Sepertinya kultivator sejenismu cukup langka, karena Dao Ruang ini sangat sulit untuk dipelajari, namun…”

__ADS_1


Raksasa Mata Satu itu mengibaskan tangannya dan terbentuk sebuah distorsi dimensi yang membuat Bayangan Raksasa hampir tersedot ke dalamnya.


“Sayangnya, kami sudah tumbuh berkembang dengan Dao Ruang ini, maka kami bisa dengan mudah untuk memanipulasinya, jadi menyerah saja kultivator rendahan!”


Raksasa Mata Satu berniat menggunakan kekuatan matanya sekarang, dia sudah bersiap untuk melemparkan Laser Ruang yang mampu mengurai musuh menjadi butiran kecil.


“Auto-Defend Aktif!” Sebuah kubah bening raksasa menyelimuti Bai Chen dan Bayangan Raksasa miliknya. Pertahan mutlak ini tak dapat tertembus oleh serangan Laser Ruang itu.


Raksasa Mata Satu tidak terima dengan fakta serangannya gagal, dia meningkatkan intensitas serangannya sampai level 10 kali lipat, namun tidak terjadi perubahan sama sekali.


“Sekarang giliranku, karena aku hanya memiliki waktu sehari sebelum kartu spesialku habis, maka aku akan dengan cepat membunuhmu!”


“Aku sudah mengetahui rahasiamu setelah pertarungan singkat ini. Meskipun kamu mampu mengeluarkan kekuatan yang kuat dari mata itu.”


“Namun disitu juga letak kelemahanmu, kalau begitu bagaimana dengan serangan ini? Unlimited Blades : 100 Juta Pedang Bayangan!”


Bai Chen menambahkan hukum dao dalam serangannya, dia tidak mengincar bagian mata musuhnya itu, namun dia mengincar bayangan musuh dan menghentikan gerakannya.


Hanya butuh hentakan tangan sedikit, Sang Monster Mata Satu berhasil menangkal semua serangan Bai Chen dan membiarkannya jatuh ke area sekitarnya.


“Aku belum pernah menggunakan ini, jadi kamu beruntung karena menjadi kelinci percobaanku untuk menggunakan Bentuk-10 yang merupakan bentuk puncak pedangku ini!”


“Pedang Pelahap Semesta Bentuk-10 : Pedang Penebas Semesta!”


Pedang Pelahap Semesta bersinar begitu terang dan memancarkan sebuah Cahaya Abadi yang merupakan ciri khas dari sebuah bintang atau bisa dikatakan inti sebuah bintang.


Di bilah tajam pedang itu muncul sebuah Rune Kuno yang memiliki sebuah kemampuan tiada banding dan bisa benar-benar membelah sebuah semesta.


Bai Chen sendir juga harus memegang pedangnya itu dengan dua tangannya, karena dia kali ini belum terbiasa menggunakan puncak dari Pedang Pelahap Semesta.


“Hancurlah!” Dengan sekuat tenaga, Bai Chen mengayunkan pedangnya tepat secara vertikal di hadapannya dan mengarahkannya pada Monster Mata Satu yang tak jauh darinya.


Suara retakan alam mulai terdengar, retakan alam bisa terjadi jika alam itu sudah mencapai batasnya dan harus hancur akibat tidak memiliki energi untuk kehidupan di atasnya.

__ADS_1


Namun ada hal lain lagi yang bisa mampu membuat retakan tersebut, yaitu sebuah kekuatan absolut yang bahkan bisa membuat sebuah alam hancur dengan kekuatannya.


*KRAK!


*KRAK!


*KRAK!


Suara retakan itu semakin membesar dan membesar, sebuah lubang cacing mulai terbentuk di bekas serangan Bai Chen barusan.


Monster Mata Satu tadi sudah mati sejak tadi dan bahkan dampak serangannya berhasil membunuh ratusan juta monster dalam radius 1.000 km di kanan dan kirinya.


Melihat masih banyak Monster Mata Satu yang merupakan pasukan dari monster yang dikalahkan Bai Chen sebelumnya. Bai Chen segera melakukan hal yang sama pada ribuan monster mata satu itu.


[Selamat Master mendapatkan 2,289 kuadriliun PP & 228 PS.]


[Selamat Master mendapatkan 4,378 kuadriliun PP & 437 PS.]


[Selamat Master mendapatkan 9,237 kuadriliun PP & 923 PS.]


“Ini sangat efektif, namun penggunaan energinya terlalu boros, namun aku bisa memahami satu hal, semakin besar energi yang kubiarkan dilahap oleh pedang ini, maka kekuatan tebasan ini meningkat ratusan kali lipat.”


Bai Chen beristirahat sejenak sambil memandangi Pedang Pelahap Semesta yang ada di tangannya, dia lalu menggantinya dengan Bentuk-8 Hukum, karena sedang mengisi energi lagi.


Tapi begitulah nasib, ketika para monster satu sampai dua ranah besar yang sudah terbunuh semua orang Bai Chen. Kini giliran monster yang lebih menakutkan lagi datang.


Kini musuh yang datang hanya sekitar 10 monster saja. Tubuh mereka lebih ramping dan seperti kebanyak monster normal pada umumnya.


Namun yang membuat kedatangan mereka bersepuluh menakutkan adalah kekuatan mereka setara dengan Dewa Awan ke atas.


Yang merupakan 4 ranah besar di atas Bai Chen. Tentu saja hal ini begitu menyulitkan, apalagi kegesitan dan kecerdikan mereka tidak bisa dibandingkan dengan para monster lainnya.


“Sudah lama kita tidak kedatangan ‘Tamu’, bagaimana jika kita sedikit mengajarkan tata krama pada kultivator itu agar dia tahu sedang di wilayah siapa dirinya berada!” usul salah satu dari 10 monster paling kuat tersebut.

__ADS_1


“Kalian semua cepat ke dalam dunia jiwaku, musuh kali ini terlalu kuat untuk kalian semua, cepat masuk!” teriak Bai Chen dari sambil mendatangi semua bawahannya.


__ADS_2