SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 393 - Kedatangan Sang Dewa Perang.


__ADS_3

Seluruh Dewa yang berada di Arena Turnamen untuk melihat arena sekaligus mendengarkan berbagai peraturan baru dalam turnamen nanti harus terhenti akibat Fenomena Alam yang tidak biasa diluar.


“Lapor Dewa Perang! Kami menemukan ada sebuah Profound Ark asing yang digunakan oleh gabungan dari 4 Dewa Penguasa, mereka berniat datang ke acara turnamen ini.”


“Namun tanpa sengaja salah satu dari mereka menerobos ranah ketika masuk ke wilayah Alam Perang Abadi kita. Dan sekarang salah satu dari mereka sedang menjalani kesengsaraan petir.”


Beberapa utusan Dewa Perang datang dan sampai ke sana dengan laporan lengkap mengenai kejadian di langit, mereka semua lalu menunggu keputusan dari Sang Dewa Perang.


“Dan ada satu hal lagi yang ingin kami sampaikan, di Profound Ark itu juga terdapat Bai Shing dan Zhi Yang, kemungkinan besar mereka diajak oleh 4 Dewa Penguasa itu,” lanjut bawahannya.


Dewa Perang mengernyitkan dahinya, lalu tanpa banyak kata lagi dia mengajak seluruh bawahannya untuk melihat secara langsung, siapa sebenarnya yang sedang menjalani kesengsaraan petir itu.


Beberapa rombongan alam lain juga mengekor di belakangnya, kejadian seperti ini tentu saja sangat jarang terjadi dan mereka tidak ingin ketinggalan untuk menyaksikan penerobosan itu.


***


Sesampainya di langit Alam Perang Abadi. Semua orang dibuat takjub dengan seorang pemuda yang tergolong masih sangat muda tapi bisa memanggil kesengsaraan petir yang sangat kuat.


Sedangkan tanpa sadar Dewa Perang sendiri merasakan sesuatu ketika melihat Bai Chen dari kejauhan, dia seperti dekat namun di saat yang sama juga begitu jauh dengannya.


“Mohon maaf ini adalah batas dari area yang bisa kalian teruskan. Jika tidak, maka kami akan menganggap itu sebagai sebuah pembangkangan dan akan kami serang,” tegas Bai Long.


Dia tanpa takut sama sekali menghampiri rombongan Dewa Perang dan Rombongan Alam Lainnya yang ada di belakangnya. Meskipun dia tahu tidak akan bisa menang jika bertarung secara langsung, tapi dia tetap ingin menjaga Bai Chen agar menyelesaikan kesengsaraan petirnya.

__ADS_1


“Kurang ajar! Memangnya kamu tahu sedang berbicara dengan siapa? Apa hak mu melarang kami untuk menahan kami? Memangnya Alam Perang Abadi ini milikmu?!”


Utusan Dewa Perang yang sebelumnya mengaku sebagai kakak dari Zhi Yang sudah maju terlebih dulu dan berniat menyerang Bai Long, dia tidak terima bahwa ada orang yang sok kuasa di tempat ayahnya sendiri.


*DUAR!


“Hentikan kakak! Dia adalah bawahan setia dari anakku, jika kakak masih melanjutkan, maka aku sendiri yang akan melawan kakak!” Zhi Yang tiba-tiba muncul dan menahan serangan kakaknya itu.


“Adik! Apakah kamu sudah mengembalikan kekuatanmu? Bagaimana mungkin itu bisa? Bahkan kami yang sudah selama ini mencari cara masih belum menemukannya, apakah ini benar-benar kamu adik?”


Utusan Dewa Perang yang bernama Zhi Haocun itu memegang tangan adiknya dan merasakan urat nadinya, meskipun masih banyak pertanyaan bagaimana caranya adiknya bisa sembuh.


Tapi sebagai seorang kakak yang baik, dia sangat senang akhirnya adik perempuannya itu bisa sembuh dan sekarang dia sudah hampir mencapai kekuatanya di masa lalu.


“Yang menyembuhkan aku adalah anakku sendiri, dia adalah orang yang sedang menjalani Kesengsaraan Petir Bencana yang hanya ada dalam catatan kuno, dia sangat luar biasa juga dalam hal medis,” jawab Zhi Yang tanpa ekspresi.


Zhi Yang mengangguk pelan, dia sebenarnya tahu kakaknya sangat sayang padanya, bahkan selalu membantunya diam-diam, termasuk yang membuat Klan Bai tetap diperlakukan dengan baik meskipun mereka sebelumnya menjadi budak, semua adalah perang Zhi Haocun.


Sayangnya, hubungan Zhi Yang dan Dewa Perang yang memimpin rombongan itulah yang menjadi pertanyaan semua orang. Dimana seharusnya hubungan mereka berdua adalah sebagai seorang ayah dan anak. Tapi sekarang sama sekali tidak terlihat akan kehangatan itu.


“Ha ha ha … ini adalah hal paling membahagiakan, baguslah kalau begitu, mulai sekarang kamu tidak akan murung lagi memikirkan anakmu itu, kamu bisa–”


“Ekhem-ekhem! Sepertinya tidak ada hal yang mengejutkan disini, lebih baik kalian semua bubar dan segera kembali ke tempat masing-masing!”

__ADS_1


“Dalam beberapa hari kedepan, kalian semua akan mendapat suara yang sangat bising dari langit. Harap untuk memakluminya. Semuanya kembali sekarang juga!”


Dewa Perang Zhi Heng memerintahkan semua orang untuk segera kembali dengan ketus, dia sama sekali tidak memasang ekspresi bahagia ketika anak perempuannya itu mendapat semua hal bagus tersebut.


Dia berlalu begitu saja bersama rombongannya dan kembali lagi ke arena sebelumnya. Begitu juga diikuti oleh seluruh rombongan alam lain yang ingin menghormati Dewa Perang.


Zhi Haocun sendiri sedikit dilema, dia adalah penerus yang sudah ditunjuk oleh ayahnya sendiri, Sang Dewa Perang Abadi. Oleh karena itu, dia terikat oleh banyak hal akibat menerima gelar itu.


“Adikku percayalah, kakak akan selalu membujuk ayah untuk bisa menerimamu kembali. Pegang janji kakak, sekarang kakak pamit terlebih dulu, nanti kakak akan menemuimu lagi,” ucap Zhi Haocun sambil berlalu pergi.


Selain permasalahan ayah dan anak yang belum tahu kejelasannya ini, beberapa dewa yang berasal dari ras naga melihat Bai Chen dengan sangat geram, mereka semua sangat membenci adanya Ras Naga Hitam dari kalangan mereka.


“Bukannya Ras Naga Hitam sudah lama musnah? Lalu siapa dia? Apakah memang ada Ras Naga Hitam yang berasal dari dunia bawah? Apakah kita akan membunuhnya sekarang juga?” tanya salah satu bawahan.


*PLAK!


“Kalau bodoh itu jangan dipelihara, boleh membenci dan berniat membunuh, tapi lihat dulu suasana di sekitar sini, apakah kamu menantang mereka semua? Mau membuat masalah untuk Alam Naga?” jelas pemimpin dari kalangan mereka.


“Apalagi kita harus menghormati Dewa Perang yang sudah beranjak dari sini. Tenang saja, kita masih punya banyak waktu membunuh Naga Hitam itu! Kita akan membunuhnya sewaktu di arena saja,” lanjutnya lagi.


“Baiklah pemimpin…” Seluruh rombongan ras naga itu kembali ke tempat sebelumnya, sambil merencanakan cara pembunuhan yang akan mereka lakukan untuk Naga Hitam tadi.


Sedangkan sekarang Zhi Yang sedang menangis, ternyata dirinya selama ini masih tidak bisa dimaafkan oleh ayahnya sendiri. Bai Shing mendekat dan coba menghiburnya.

__ADS_1


“Sayang … tidak enak jika dilihat banyak orang, bukankah saat ini kita harus mendukung sepenuhnya anak kita? Kita harus melakukannya, karena selama ini kita sama sekali belum pernah melakukannya,” bujuk Bai Shing.


“Hiks … hiks … baiklah mari kita sedikit mendekat, aku tidak akan mengulang kesalahan yang sama, baik itu di masa lalu maupun hubunganku dengan ayahku sendiri, aku ingin menjadi orang tua yang baik untuk anakku, mari kita kesana Suamiku!”


__ADS_2