SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 290 - Bai Feng Marah


__ADS_3

Bai Chen kemudian memberikan perintah kepada semua orang yang berada di dunia jiwanya untuk keluar, dia sedikit menjauh dari beberapa orang yang ada disana, tak lama kemudian muncullah ratusan orang dengan berbagai macam tingkatan di hadapannya.


“Salam tuan muda, lama sekali kita tidak bertemu, kami sempat berpikir apakah tuan muda sudah melupakan kami … tapi ternyata tidak.” Beberapa orang mengeluh karena sudah setahun lebih lamanya mereka tidak dipanggil oleh Bai Chen.


“Bagaimana mungkin aku melupakan kalian, bukankah kalian sedang berlatih? Dan bukankah pelatihan kalian kali sangat berhasil, kalian semua sekarang sudah berada di atas ranah Dewa Hitam semuanya, pelatihan yang sangat memuaskan.” Bai Chen memuji mereka semua.


“Tentu saja tuan muda, yang melatih mereka adalah kami bertiga ditambah Bai Long juga sih, tapi mereka mengatakan pelatihan kami berempat masih belum terlalu keras, tidak seperti waktu anda–” Anming dengan entengnya ingin mengatakan semuanya dengan apa adanya, akan tetapi kata-katanya dipotong oleh Jiang.


“Tidak ada tuan muda, semuanya bisa meningkatkan kekuatan dengan pesat karena sumber daya dan energi qi yang luar biasa melimpah di dunia jiwa tuan muda, jadi kami semua bisa naik tingkat.” Jiang memotong perkataan sahabatnya Anming.


Bai Chen hanya tersenyum saja, dia tentu saja paham dengan lanjutan perkataan Anming, tapi dia tidak mau ambil pusing, toh memang candaan mengenai pelatihannya yang keras dulu di dunia fana sering sekali diulang-ulang oleh para bawahannya.


“Kalian dulu merasakan latihan keras karena kekuatan kalian waktu itu benar-benar masa pembentukan, terlebih lagi waktu itu kalian belum menerima darahku, alhasil pelatihan kalian terasa lebih berat.”


“Tapi mari kita lupakan itu sejenak, aku memanggil kalian sebenarnya ingin meminta tolong, namun sebelum kalian langsung menjalankan tugas, bagaimana jika kalian aku jamu terlebih dulu?”


“Mari tuan muda, kami juga sudah sangat kelaparan.”


Bai Chen kemudian mengajak semua orang menuju ke ruang makan, sambil menunggu makanan datang, mereka semua bercerita panjang lebar mengenai keseharian mereka selama setahun lebih ke belakang.


Bai Chen juga mengenalkan semua bawahannya kepada ayah mertuanya, Jiao De dan beberapa petinggi klan yang ikut ke ruang makan, mereka semua berkenalan singkat dan terus mengobrol.

__ADS_1


Bai Chen sudah terlanjur asyik dengan obrolan dengan semua bawahannya karena sudah jarang bertemu, sampai-sampai dia tidak menyadari dia telah membuat seorang wanita menunggu.


“Ekhem…!”


Semua orang menoleh ke sumber suara, disana terlihat Bai Feng yang sudah terlihat tomat panas, dia dari tadi sengaja ingin membuat kejutan untuk suaminya, dengan berdiri di bagian paling belakang dari para bawahan.


Bai Feng juga sudah membuat sebuah perjanjian dengan semua bawahan suaminya untuk mendukung kejutan tersebut, tapi ternyata mereka semua lupa, hingga mereka berpindah ke ruang makan, mereka akhirnya baru sadar telah melakukan kesalahan.


Wajah semua bawahan Bai Chen yang awalnya bahagia langsung berubah menjadi ketakutan setengah mati, ‘Sial, kami semua lupa bahwa nona ingin memberikan kejutan.’ Kira-kira seperti itulah pikiran semua bawahan Bai Chen.


Fei Yuan yang berada di dekat Bai Chen sebenarnya sudah tahu mengenai kehadiran Bai Feng, dia sebagai wanita juga tahu bahwa saudarinya itu ingin memberikan kejutan, tapi melihat suaminya yang tidak perhatian membuat jiwa jahilnya meronta-ronta.


Alhasil Fei Yuan membiarkan suaminya untuk dihukum oleh saudarinya nanti, toh mereka bertiga juga sudah jarang bisa bersama sejak kejadian kehilangan anak, jadi mungkin kedua istri Bai Chen ini butuh hiburan ringan seperti ini.


Fei Yuan sendiri mengalihkan pandangannya dan merasa tidak peduli dengan wajah bingung suaminya, dia sekarang malah mencari kesibukan dengan ikut menyiapkan peralatan makan yang akan digunakan untuk acara makan-makan malam ini.


[Sistem menyarankan master untuk segera meminta maaf karena tidak peka kepada Bai Feng, sebelum masalah menjadi runyam, lebih baik anda melakukannya sekarang juga.]


*DEG!


Perkataan pedas sistem membuat Bai Chen tersadar akan kesalahan nya, dengan dibarengi tekad yang kuat dan mental siap untuk dimarahi oleh istrinya ketiganya, dia kemudian mendekati Bai Feng yang duduk agak jauh darinya.

__ADS_1


Selama Bai Chen berjalan menuju Bai Feng, semua orang yang ada di ruang makan tidak berani sama sekali mengeluarkan suara, mereka semua sekarang hanya bisa berharap atas keamanan dan kesehatan tuan mudanya.


Sesampainya di dekat Bai Feng, Bai Chen ingin memberikan sebuah alasan, “Sayang, sudah lama ya kita tidak ber–” Belum sempat perkataannya selesai dan belum sempat duduk di kursi dekat dengan istrinya itu, perkataannya sudah dipotong.


“Siapa anda? Apakah anda mengenali saya?” Bai Feng memotong perkataan suaminya sambil terus bersungut marah, dia membuang wajahnya menghindari tatapan suaminya, yang ditakutkan bisa melelehkan hatinya.


‘Aku kali ini akan menghukum suami tidak tahu diri ini, bagaimana mungkin aku sudah menunggu dari tadi, tapi dia sama sekali tidak merasakan kehadiran istrinya ini, huh … aku tidak akan memaafkannya dengan mudah, dasar suami tidak peka.’ Bai Feng berkata pada diri sendiri.


Bai Chen yang sudah menjadi Kaisar Iblis masih tetap saja mati langkah jika berurusan dengan perempuan, ‘Memang wanita adalah salah satu makhluk paling misterius di dunia, ketika aku tidak peka salah, aku sekarang mau meminta maaf juga salah.’ Dia bergumam dalam hatinya.


Kemudian Bai Chen berusaha lagi, dia sekarang mencoba untuk bersikap romantis, mungkin jika dengan kata-kata tidak bisa membuat istri ketiganya ini luluh, dia berinisiatif untuk langsung memeluknya dari belakang.


Bai Chen dengan lihainya memasukkan kedua tangannya di samping pinggang istrinya tersebut dan langsung memeluknya dengan mesra dari belakang seraka berbisik lembut, “Apakah kamu ingin terus marah seperti ini kepada suamimu ini, sayang?”


“Jika kamu tidak mau memaafkanku, aku akan menciummu dengan mesra sekarang, apakah kamu mau memperlihatkan kemesraan kita di depan semua orang sayang?” Bai Chen masih berbisik sambil menggoda istrinya itu.


Bai Feng yang tidak siap menerima kata-kata suaminya memiliki wajah seperti kepiting rebus, pipinya merona merah karena perkataan dan pelukan suaminya di bagian pinggangnya, akhirnya dia tidak tahan menatap wajah suaminya dengan malu-malu.


“Baiklah, aku akan memaafkanmu kali ini, tapi setelah pertemuan ini berakhir, aku akan menghukummu di kamar, kamu tidak boleh kabur, aku akan mengajak kakak Fei Yuan juga, awas saja kalau kamu kabur dan terus mengobrol bersama mereka semua.” Bai Feng memasang senyum yang menakutkan.


Bai Chen tersenyum menanggapinya, karena sudah berhasil, akhirnya dia membawa Bai Feng untuk berpindah tempat duduk, singkatnya sekarang dia sudah duduk bersama dengan kedua istrinya di kursi utama meja makan ini.

__ADS_1


Semua bawahan Bai Chen dan beberapa petinggi klan ikut lega karena tidak jadi perang dunia dalam rumah tangga tuan muda mereka, singkat cerita makanan sudah datang dan mereka semua selesai makan, kini waktunya membahas permasalahan utama.


__ADS_2