
Bai Long memulai cerita dengan Dinasti Han atau 4 Ras Penjaga Mata Angin yang sudah tidak menggunakan pelindung dan malah bersifat agresif dengan melakukan agresi ke Dinasti Ming yang merupakan salah satu Dinasti yang paling dekat.
Tindakan agresi ini diprakarsai oleh 4 Tetua Utama dari masing-masing ras yang sekarang menjadi pemimpin utama pasukan, mereka melakukan itu karena memanfaatkan keadaan.
Bukan hanya Dinasti Han saja yang melakukan agresi militer ke Dinasti Ming, Dinasti Sui yang dikuasai oleh iblis juga melakukan agresi militer ke Dinasti Yuan, para iblis sudah menguasai hampir seluruh provinsi di Dinasti Yuan.
Dinasti manusia yang masih bertahan adalah Dinasti Tang, dinasti ini bisa bertahan karena ada sebuah Sekte yang cukup kuat yang dulunya merupakan salah satu bawahan dari Dinasti Tang, mengambil alih Istana keesokan hari setelah hari pembantaian Bai Chen.
Sekte itu bernama Sekte Merpati Putih, mereka merupakan salah satu Sekte peringkat atas yang ada di Dunia Immortal ini, tapi meskipun begitu, ambisi dari Dinasti Han dan Dinasti Sui untuk menguasai Dinasti Tang tidak surut, akhirnya mereka bertiga terlibat dalam perebutan wilayah.
Dinasti Song yang merupakan sebuah Dinasti yang dikuasai oleh Monster yang memiliki akal, tidak ikut campur sama sekali dalam kekacauan Dunia Immortal ini, mereka semua lebih memilih menutup diri dan bersikap netral.
Karena kekacauan selama tiga tahun yang tak kunjung surut ini, semua orang menyebutkan masa kemunduran, karena berbagai siasat licik dilakukan oleh berbagai Dinasti seperti pembakaran buku-buku setelah agresi militer, pembunuhan banyak pemuda yang memiliki bakat tinggi oleh lawan dan masih banyak yang lainnya.
Diluar itu semua, Bai Long memfokuskan lagi mengenai beberapa kejadian janggal yang terjadi di Dinasti Han, atau lebih tepatnya sebuah konspirasi yang dilakukan oleh 4 Tetua Utama Penjaga Mata Angin.
Bai Long dkk fokus menyelidiki keanehan ini selama tiga tahun ini, mereka tidak tertarik sama sekali dengan tahta ataupun sebagai pahlawan perang dalam agresi militer, mereka malah mencari informasi mengenai kematian Bai Feng dan lainnya.
Keanehan pertama yang ditemukan adalah, bagaimana mungkin ketika Bai Feng diserang, Empat tetua secara bersamaan diracun, hal ini sangat mengada-ada, mengingat tempat tinggal keempat tetua utama berada di dekat istana.
Keanehan kedua, tidak lama setelah Bai Feng terbunuh, empat tetua utama ini bangun dari pingsannya dan tidak bersedih sama sekali.
Keanehan ketiga, empat tetua ini merencanakan sesuatu hal yang sangat rahasia, untungnya Bai Long sempat mendengar beberapa kalimat sebelum dia ditemukan.
__ADS_1
Kalimat yang dimaksud Bai Long adalah, “Sepertinya rencana kita dulu membunuh Bai Feng sudah sangat tepat, bisa membuat kekasihnya begitu marah dan langsung membantai Tiga Dinasti dalam satu malam saja.”
Kalimat itu ditanggapi juga oleh salah satu tetua utama yang lainnya, “Benar sih, tapi jika percakapan kita ini sampai bocor, kita tidak akan sanggup melawan bocah itu, dia terlalu kuat.”
Hingga akhirnya Bai Long membuat kesimpulan bahwa kematian Bai Feng ada kaitannya dengan konspirasi yang dilakukan oleh empat tetua utama.
Bai Chen kemudian melanjutkan laporan bahwa misinya dulu yang berkaitan dengan sebuah pulau yang ada di tengah laut, memiliki sebuah misteri yang sangat dalam.
Hal itu menjelaskan mengapa Klan Tong dulu berusaha untuk menyelidiki mengenai apa yang sebenarnya ada di pulau tersebut.
Bai Long mengakhiri laporannya kepada Bai Chen dengan memberitahukan bahwa sekarang banyak sekte bermunculan, mereka semua adalah sekte baru, tapi entah kenapa semua anggota mereka banyak dan juga kuat.
Meskipun tidak bisa dikatakan mampu menyaingi personil yang dimiliki oleh Bai Chen, tapi fenomena munculnya banyak sekte baru dan memiliki anggota kuat itu cukup mengejutkan.
“Terima kasih Bai Long, apakah ada yang ingin melaporkan hal yang lainnya?” Bai Chen bertanya kepada semua orang.
Setelah itu beberapa orang melaporkan beberapa hal yang sifatnya tidak urgen seperti laporan Bai Long, tapi Bai Chen sebagai pemimpin yang baik tetap mendengarkan mereka semua sampai akhir.
“Baiklah aku telah mendengar semua laporan kalian, keputusanku adalah kalian semua yang belum melewati kesengsaraan petir, maka besok sudah harus berkumpul di gerbang depan,” jelas Bai Chen.
“Setelah itu aku menugaskan kalian bertiga untuk menangkap keempat tetua utama itu, tahan mereka di Dinasti mereka sendiri, aku akan kesana setelah yang lainnya menjalani kesengsaraan petir,” lanjut Bai Chen.
“Kemudian Dinasti Han akan dipimpin kembali oleh Bai Feng, kita juga akan membantu Dinasti Han untuk menguasai beberapa Dinasti yang lainnya, aku tidak peduli jika ada manusia yang dijadikan budak oleh yang lainnya, kadang-kadang manusia itu harus diberikan pembelajaran yang sama dengan ras lainnya agar tidak sombong,” imbuh Bai Chen.
__ADS_1
“Sementara kita akan melakukan itu dulu, untuk pulau yang tidak berpenghuni dan memiliki banyak misteri itu, kita akan melihatnya nanti, apakah kalian semua paham?” Bai Chen bertanya dengan tegas.
“Paham, tuan muda.”
Setelah mengatakan itu semua orang langsung mempersiapkan diri untuk besok, beberapa orang juga terlihat sangat antusias karena mereka penasaran sekali dengan kesengsaraan petir apa yang akan merek tarik.
Disisi lain Fei Yuan mengenalkan Bai Feng kepada Mei Jiao, mereka bertiga memiliki obrolan khusus sendiri, yang bahkan Bai Chen tidak boleh mengikuti obrolan itu.
Bai Chen kemudian berbicara dengan beberapa Bayangan, Perintah dan Cahaya Dewa yang sudah cukup lama tidak bertemu, sambil menunggu hari esok.
Keesokan harinya…
“Baiklah seperti biasanya, kalian semua akan melewati pintu ini, setelah kalian berada di Dunia Immortal, kalian langsung bersiap untuk menghadapi kesengsaraan petir, aku akan memberikan hadiah kepada setiap orang sesuai dengan kesengsaraan petir yang bisa kalian tarik, mengerti?” Bai Chen tegas.
“Mengerti, tuan muda.”
Semua oran kemudian melewati pintu itu dan kemudian mereka semua melihat hamparan padang rumput, padang rumput yang luasnya hampir sama dengan dunia jiwa, kekaguman mereka itu langsung disambut oleh gemuruh petir yang sudah terdengar di langit.
“Jgeeerr…”
Petir-petir itu mulai menunjukkan eksistensinya, kali ini ratusan orang yang akan menjalani kesengsaraan petir kali ini.
Bagi semua orang yang sudah menjalani kesengsaraan petir mengekor di belakang Bai Chen dan menjauh beberapa kilometer dari gerombolan orang yang sedang menari kesengsaraan petir tersebut.
__ADS_1
“Aku percaya kepada kalian semua, jadi aku akan menyingkir, ingat ya, kalian semua boleh bekerjasama, jangan sampai takut dengan petir jelek di langit itu, jika mereka memprovokasi kalian semua, hancurkan saja mereka!” Bai Chen memberikan semangat kemudian menyingkir beberapa kilometer seperti tadi.