SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 156 - Menyusup | Menyamar


__ADS_3

‘Hah, ada apa ini Sistem? Kenapa tiba-tiba aku mendapatkan 1 Fragmen Kebenaran Dunia.’ Fang Chen.


[...]


‘Oh iya aku lupa bahwa Sistem masih meningkatkan versi, lebih baik aku cek secara manual, apakah aku mendapatkan 1 Fragmen Kebenaran Dunia.’ Bai Chen langsung menggeser layar transparan berwarna biru yang ada di hadapannya.


Bai Chen yang tiba-tiba saja diam, dia tidak sadar bahwa semua orang sedang menunggu tanggapannya mengenai pernyataan yang mereka keluarkan itu, di sisi lain Jenderal Sheng Hui sebagai salah satu perwakilan dari Benua Tengah sudah cukup mati kutu tidak bisa ikut menanggapi percakapan itu.


Bai Chen kemudian ditegur oleh Fei Yuan, “Sayang, apa yang sedang kamu pikirkan, sekarang mereka semua sedang menunggu tanggapanmu mengenai pernyataan mereka barusan.” Cubit Fei Yuan yang duduk di samping Bai Chen.


“Aduh, maaf semuanya, aku barusan sedang memikirkan sesuatu.” Bai Chen tersenyum.


“Jadi dengan kata lain, jika bukan karena aku yang dekat dengan 3 Benua secara adil, kalian semua akan berperang karena Hutan Monster Giok itu?” Bai Chen.


“Secara sederhana seperti itu tuan muda.” Long Cu singkat.


“Apakah kalian begitu serakahnya mengenai sumberdaya yang ada di Hutan itu, sampai kalian rela berperang demi bisa mendapat bagian dari Hutan Monster Giok?” Bai Chen.


“Sesuai dengan fakta yang ada tuan muda, jika kami semua tidak bertemu dengan anda, kami semua akan benar-benar berperang.”


“Alasannya sederhana, barangsiapa yang bisa menguasai sekaligus memanfaatkan Hutan ini, maka benua itu akan menjadi benua paling makmur di seluruh daratan, itulah hasil penyelidikan kami beberapa minggu terakhir.” Jenderal Hong Gon.


“Baiklah tapi aku minta kepada kalian semua untuk menghilangkan semua pikiran buruk itu, selama aku masih memimpin aliansi ini maka tidak ada yang boleh memiliki ambisi ini, atau aku akan menghancurkan semua yang ada di Hutan Monster Giok agar kekacauan tidak terjadi.” Bai Chen.


“Tenang saja tuan muda, kami sama sekali tidak berniat untuk melakukan itu, lagi pula selama ini anda sangat adil kepada kami, bahkan anda menetapkan Kota Monster Giok sebagai mantan markas utama anda dan Bayangan Dewa.” Ucap Tan Da.


“Semua anggota Aliansi 3 Benua sudah memiliki aturan tidak tertulis bahwa Kota dan Hutan Monster Giok akan diberikan kepada anda dan kawasan ini akan menjadi kawasan netral nantinya.” Lanjut Sheng Hui yang akhirnya memiliki kesempatan berbicara.

__ADS_1


“Sejak kapan? Kenapa tidak ada yang memberitahuku?” Tanya Bai Chen.


Sejenak mereka semua saling pandang dan kemudian tersenyum, “Tuan muda, sebenarnya kabar ini akan menjadi sebuah kejutan untuk anda nantinya, karena kami semua percaya bahwa perang yang akan terjadi ini pasti akan dimenangkan oleh anda dan kita semua.”


“Ternyata kalian menyembunyikan kabar bahagia itu ya, tapi terima kasih banyak karena telah memberikan aku keistimewaan serta hadiah seperti ini, jadi tidak ada alasan lagi untuk kita kalah.” Intonasi Bai Chen meninggi untuk menggugah semangat yang lainnya.


“Hidup tuan muda, Hidup Pemimpin Tertinggi.” Sorakan itu terus terdengar hingga lama-kelamaan sudah hilang karena mereka semua mengakhiri pertemuan itu dan kembali untuk istirahat.


***


Dari seratus orang yang dikirim untuk melakukan pengintaian wilayah, mereka semua terbagi menjadi 4 kelompok yang dipimpin oleh Han Ci, Hang Tuah, Hei Long dan Hong Zheng.


Kelompok kecil Han Ci dan Hang Tuah mendapat tugas di Provinsi Badak Hitam, sedangkan kelompok kecil Hei Long dan Hong Zheng di Provinsi Gajah Abu-Abu.


Setelah mereka memasuki wilayah tugas masing-masing mereka semua langsung menyusup  dan menyamar untuk mengelabui setiap pos penjagaan.


Di Provinsi Badak Hitam


“Kalian semua jangan lupa dengan tujuan kita dikirim menuju kesini, setelah kita melewati beberapa pos penjagaan lagi, kita akan langsung menyebar.” Han Ci.


“Kita semua akan berkomunikasi dengan token yang telah diberikan oleh tuan muda.” Han Ci berbicara kepada semua orang yang ada di belakangnya.


“Baik senior.”


“Saudara Hang Tuah, kamu dan kelompok kecilmu akan berpisah dengan kami setelah melewati pos penjagaan ini, kalian semua berhati-hatilah, jangan lupa untuk terus bertukar kabar.” Han Ci mengingatkan.


“Pasti. Tapi daripada menunggu sampai dekat dengan gerbang kota, lebih baik kita berpisah disini, aku dan kelompok kecilku akan langsung menuju kota yang lainnya.” Hang Tuah.

__ADS_1


“Jika itu rencanamu, tidak masalah saudara, semoga berhasil dan mendapat informasi yang dibutuhkan oleh tuan muda.” Han Ci mempersilahkan.


Hang Tuah dan kelompok kecilnya langsung meninggalkan rombongan itu dan kemudian menyamarkan diri dengan hutan yang ada di sekitar mereka,


Karena mereka semua adalah kelompok yang sangat terlatih, maka tidak sulit bagi mereka untuk memisahkan diri dari kelompok tanpa terlihat dan dicurigai oleh musuh.


“Baiklah untuk kalian semua, mari kita masuk ke kota.” Han Ci mengatakan itu setelah dari jarak beberapa puluh meter lagi mereka sudah berada di sebuah gerbang kota baru, dan mereka semua langsung masuk tanpa ada hambatan sama sekali.


Mereka kemudian menyebar dalam kegelapan malam, mereka semua kemudian mencari informasi dan menyelidiki beberapa hal sebagaimana umumnya seorang mata-mata.


Sampai akhirnya salah satu anggota dari kelompok kecil Han Ci mengabarkan bahwa dia melihat adanya manusia tapi memiliki aura yang sangat mirip dengan Senior Aiguo.


“Apakah yang kamu katakan benar?” Tanya Han Cu menggunakan token komunikasinya.


“Benar Senior Han Ci, saya tidak mungkin salah karena saya adalah salah satu dari Perintah Dewa yang memiliki Pelindung dan Guru, Guru Aiguo. Dan aura ini juga mirip dengan Nona Fei Yuan. Apakah anda paham maksud saya?” Orang itu menjawab.


“Aku paham, kamu jangan gegabah, awasi iblis itu terlebih dulu, aku akan segera menuju kesana, jika kamu merasa bisa mengalahkan atau bisa membuatnya pingsan lakukanlah, jika tidak tunggu kami datang ke posisimu.” Han Ci.


Han Ci berkata seperti itu sambil memerintahkan kelompok kecilnya yang bisa mendengarkan percakapannya itu, untuk langsung menuju ke posisi orang itu.


Setelah beberapa saat kelompok kecil yang dipimpin oleh Han Ci itu bisa sudah berkumpul dan mata mereka mengarah ke sebuah makhluk yang memiliki perawakan seperti manusia tapi dia mengeluarkan aura iblis.


"Sialan dia memang benar iblis, kenapa iblis bisa sampai di Dunia Fana ini, bukankah mereka memiliki dunia sendiri diantara Alam Dewa dan Dunia Immortal, sepertinya semua ini berkaitan dengan Klan Tong." Ungkap Han Ci.


"Kita akan mengikutinya, aku curiga jika iblis itu tidak sendirian tapi mereka bergerombol dan dilihat dari kalung besi yang ada di lehernya, kemungkinan besar mereka adalah iblis yang diperbudak." Han Ci.


"Kami semua juga berpikiran seperti itu senior, apalagi tingkat iblis itu cukup tinggi sampai kita tidak bisa melihat kultivasi aslinya." Ujar salah satu anggota kelompok kecil.

__ADS_1


"Baiklah kita akan mengikutinya sebentar lagi untuk mengetahui tujuan mereka, setelah beberapa dari kita langsung kembali untuk melaporkan kedapa tuan muda, apakah kalian mengerti?" Han Ci.


"Mengerti."


__ADS_2