SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 312 - Konspirasi Klan Cai


__ADS_3

*


*


*


Istana Kekaisaran Iblis,


“Kalian begitu pintar menyembunyikan kebusukan selama ini, bahkan kalian bisa berperan menjadi agen ganda dengan sangat-sangat baik.”


“Tapi bodohnya kalian termakan berita bahwa kami ikut ke pertemuan tingkat tinggi itu. Untung saja tuan muda sudah memperkirakan ini semua.”


Zhao Kaibo menghadang puluhan pejabat dari Klan Cai yang sedang berusaha untuk menjatuhkan kekaisaran dengan membunuh para pejabat lainnya.


“Ha ha ha, padahal kami sudah sebisa mungkin tidak meninggalkan bukti sama sekali. Namun, kepintaran kami memang masih kalah jauh dari Yang Mulia Kaisar.” Salah satu pejabat pengkhianat itu tertawa keras.


“Lebih baik kita sudahi pembicaraan ini dan langsung baku hantam saja, kami semua sudah siap dengan senjata lengkap untuk menguburkan kalian secepat mungkin.” Zhao Kaibo tersenyum menyeramkan.


“Ya lebih baik begitu. Mari kita mulai…”


*BOOM!


Zhao Kaibo dan Pemimpin pejabat pengkhianat itu sudah mulai saling menyerang, pertarungan mereka dilakukan tepat di depan pintu aula utama istana.


Para pejabat lainnya dan anggota Perintah Dewa juga sudah mulai bertarung, beberapa pasukan pemberontak dan pasukan pertahanan yang ditempatkan di istana juga mulai bertarung juga.


“Pedang Pendek Ganda : Tebasan Silang Kematian!” Zhao Kaibo mengincar tengkuk leher pengkhianat itu dengan bergerak cepat ke belakang tubuh musuh.


*TING!


Namun, serangannya bisa dihentikan dengan mudah oleh musuh, melihat hal itu dia tidak kehabisan akal, dia langsung menguatkan dao kematiannya dan membuat senjata musuh terkorosi.


Pengkhianat itu langsung melepaskan senjatanya yang berupa tongkat, dia reflek melakukannya karena tingkat korosi yang ditimbulkan oleh Zhao Kaibo sangatlah cepat.


Kemudian dia membalas serangan Zhao Kaibo dengan kekuatan kegelapan, dia menyelimuti tubuhnya dengan aura kegelapan yang membuat cahaya tidak bisa masuk ke dalamnya.


“Domain Kegelapan : Kegelapan Tak Terbatas!” Pengkhianat itu berhasil menarik Zhao Kaibo masuk domainnya dan membuat serangan dari berbagai arah karena dia pemilik dari domain itu.

__ADS_1


Zhao Kaibo menahan serangan musuh dengan sebuah array pelindung yang merupakan hadiah dari Bai Chen, setelah beberapa saat di dalam array tersebut dan mempelajari pola serangan musuh.


Zhao Kaibo langsung menyergap beberapa titik lemah dari domain musuh dan menjauhkan beberapa array pemecah disana.


Dia mencoba untuk menghancurkan domain musuh dengan domain yang akan dikeluarkannya. Setelah rencananya berhasil, kemudian dia berkata, “Domain Kematian : Death Force!”


Kabut hitam agak kemerah-merahan langsung merekah dari dalam tubuhnya dan terus menyebar sampai ke setiap sudut domain kegelapan musuh.


*DUAR!


“Array Pemecah Aktif!” Zhao Kaibo juga turut mengaktifkan array dan benar saja, ketika semua array aktif sebuah lubang terlihat dan lubang-lubang itu langsung digantikan dengan domain Zhao Kaibo yang lebih kokoh.


Kali ini kemenangan sudah ada di depan mata karena Zhao Kaibo mengeluarkan semua keterampilan pembunuhnya yang sudah terlatih selama beberapa tahun terakhir.


Zhao Kaibo membentuk sebuah papan penyiksaan dengan merantai Pengkhianat di tengahnya, tidak lupa dia kemudian menyiksa musuhnya itu dengan sayatan kecil pedang pendeknya.


Pengkhianat itu bukannya tidak menyerang balik, tapi dia tidak bisa karena kedua tangan dan kakinya sudah terantai dan tidak energi qi miliknya lama-kelamaan menjadi semakin tipis.


“Terima saja nasib kematianmu ini, tidaklah lupa bahwa sekarang domainku lebih kokoh dan kuat darimu, dan tingkatan domainku lebih kuat karena aku sudah sering melatihnya bersama tuan muda…”


“Jadi percuma saja pengkhianat busuk sepertimu mencoba untuk melepaskan diri dari rantai yang mengikatmu ini, sebentar lagi kamu juga akan mati, begitu juga dengan para pemberontak yang lain…”


Semakin keras suara teriakan pengkhianat itu, maka semakin keras pula siksaan dari Zhao Kaibo. Siksaan terus berlanjut sampai akhirnya pengkhianat itu mati mengenaskan.


*


*


*


Bai Chen langsung mengeluarkan senjata andalannya, “Pedang Pelahap Semesta keluarlah, bantu aku membunuh semua musuhku!”


Sebuah pedang hitam dengan bintik-bintik bintang keluar dari kekosongan, pedang itu langsung digenggam Bai Chen dan kemudian digunakan untuk menyerang 3 Marga Wang.


*TING!


*TING!

__ADS_1


3 Marga Wang terus menyerang Bai Chen dengan senjata dan jurus masing-masing, serangan mereka sangat cepat. Namun, bagi Bai Chen serangan mereka masih bisa diatasi dengan pedangnya.


Semakin lama, musuh yang menyerang Bai Chen semakin banyak, kini bukan hanya 3 Marga Wang saja. Namun para jenderal perang musuh juga ikut mengeroyok Bai Chen dan menyerangnya sekaligus.


Kini, Bai Chen melawan sekitar 100 orang sendirian, rata-rata kultivasi musuh sekitar ranah Dewa Hitam sampai Dewa Besi, meskipun begitu Bai Chen masih bisa mengatasi semuanya hanya mengandalkan kecepatan dan kekuatannya saja.


Dia sengaja mengulur waktu karena dia berniat untuk membuat pasukan shadownya memiliki waktu banyak untuk membunuh musuh-musuh yang cenderung lemah, agar nanti bisa dibangkitkannya.


Setelah beberapa saat kemudian Bai Chen kemudian memberikan perintah kepada seluruh pasukan shadownya untuk melindungi dirinya dan memberikannya waktu untuk membangkitkan sekitar 10 juta musuh yang mati.


[Selamat, Master mendapatkan 100 triliun PP & 10 triliun PS. ]


“Kami akan melindungi Yang Mulia, Anda bisa mempercayakannya kepada kami.” Raja Serigala Perak mewakili lainnya sudah dalam posisi melindungi Bai Chen.


“Terima kasih, kalau begitu aku tidak akan sungkan lagi.” Bai Chen tersenyum sebentar dan kemudian dia segera melakukan ritual pembangkitan pasukan shadow barunya.


“God Necromancer : Bangkitlah!” Tumpukan mayat di medan perang sekarang sudah diselimuti oleh kabut ungu gelap.


Beberapa saat kemudian seluruh orang mati itu berhasil dibangkitkan Bai Chen dan menghadap Bai Chen layaknya seorang budak yang menghadap junjungannya.


“Kami menghadap, Yang Mulia. Apakah ada perintah untuk kami semua?” 10 juta pasukan shadow baru itu menunduk menunggu perintah dari Bai Chen.


“Bunuh semua musuh yang telah melanggar perjanjian perdamaian itu, itu tugas pertama kalian, jangan lama-lama, apakah kalian semua mengerti?” Bai Chen memberikan perintah tegas.


“Baik, Yang Mulia.”


10 juta pasukan shadow baru bergabung dalam medan pertempuran. Dan kini, pasukan shadow yang memiliki total 20 juta pasukan berbalik menekan pasukan musuh yang tersisa 15 juta pasukan.


Para jenderal musuh yang sebelumnya optimis menang, harus menghilangkan pemikiran tersebut setelah melihat pasukan shadow Bai Chen yang tidak bisa mati dan terus saja hidup setelah dibunuh dengan berbagai cara.


Mereka semua semakin tidak optimis menang setelah melihat Bai Chen yang malah membangkitkan pasukan mereka yang telah mati menjadi tambahan pasukan shadow miliknya.


“Jangan menyerah! Semua pasukan gunakan serangan jarak jauh kalian kepada Bai Chen, jika kita bisa membunuhnya, maka seluruh pasukan shadow-nya juga ikut menghilang, jadi hindari saja serangan pasukan shadow itu dan fokus kepada Bai Chen.”


3 Marga Wang tidak membiarkan pasukannya kocar-kacir karena moral mereka yang turun. Mereka bertiga terus menerus memberikan suntikan moral, agar tetap bisa menjaga fokus semua orang.


“Ooo … boleh saja kalian mencoba menyerangku, kalau begitu aku akan menggunakan senjata baruku, aku ingin tahu seberapa kuat Tongkat Emas Dewa Kera ini!”

__ADS_1


Sebuah Tongkat berwarna emas sudah menggantikan Pedang Pelahap Semesta ditangan Bai Chen, “Tongkat Emas : Membesarlah!”


*SWOOSH!BOOM!


__ADS_2