SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 167 - Eksekusi Pengkhianat


__ADS_3

Setelah memakai skill itu Bai Chen berjalan sedikit sempoyongan karena dia tidak biasa menggunakan 50 persen dari kapasitas energi qi nya.


“Kamu tidak papa sayang.” Fei Yuan dengan sigap menangkap tubuh Bai Chen yang akan jatuh ke tanah itu.


Fei Yuan kemudian menuntun Bai Chen berjalan untuk menuju keluar goa, sambil terus memuji skill baru milik suaminya itu.


“Sayang, serangan tadi benar-benar sangat menakutkan, bagaimana bisa musuh yang kuat seperti kedua monster darah legendari itu bisa terbunuh seketika menjadi partikel-partikel cahaya kecil seperti itu.” Fei Yuan.


“Meskipun begitu dengan kekuatanku yang sekarang, aku hanya bisa menggunakan skill itu dua kali saja, itupun aku akan langsung pingsan karena kehabisan energi qi.” Bai Chen.


“Tidak peduli apapun itu, tadi kamu terlihat sangat tampan, ingin rasanya aku memelukmu sampai puas.” Goda Fei Yuan.


“Heeeee, sekarang kamus sudha pintar menggoda, kalau begitu nanti ketika semua ini selesai, kamu boleh memelukku sepuasnya, bahkan selamanya jika kamu mau.” Bai Chen tersenyum manis.


“Baiklah kalau begitu sayang.” Fei Yuan ikut tersenyum.


Mereka berdua kini sudah sampai di luar gua, para petinggi dan pasukan sudah menunggu kedua tuan dan nona mereka itu.


Ketika semua petinggi dan pasukan itu mendengar bahwa Bai Chen sudah berhasil membunuh mereka kedua monster darah itu.


Terlukis senyum indah di wajah setiap orang, itu artinya perang ini sudah berakhir dan mereka semua sudah bisa pulang ke rumah dengan tenang.


Singkat cerita mereka semua menuju ke Ibukota Benua Selatan, pasukan yang dipimpin oleh Hong Gon sudah berhasil menaklukan Ibukota ini dengan mudah.


Rombongan Bai Chen disambut dengan sangat meriah oleh semua orang, termasuk penduduk asli dari benua selatan.


Penduduk asli ikut menyambut karena selama beberapa bulan terakhir hidup mereka sangat tersiksa karena berada di bawah kepemimpinan Kaisar Benua Selatan atau lebih tepatnya Klan Tong.


Para penduduk itu saat ini berharap dengan adanya pemimpin baru yang akan memperbaiki benua selatan ini, mereka bisa hidup tenang dan tentram seperti dulu.


Setelah sampai di Alun-alun ibukota, seperti kebanyakan penaklukan lainnya, Bai Chen menyampaikan pidato kemenangannya, pidato yang menyatakan bahwa Perang Dunia ini sudah berakhir dengan kemenangan di pihak aliansi.


Bai Chen juga menambahkan bahwa setelah ini, dia akan mengubah pemerintahan benua selatan ini, mereka semua akan menganut sistem yang sama dengan benua barat yang sebelumnya juga sudah dikuasai oleh Bai Chen.


“Wahai rakyatku semuanya, sekarang kita semua sudah bebas dari Invasi Penjajah Klan Tong, kita semua sekarang memegang masa depan kita yang baru.” Bai Chen.

__ADS_1


“Kami akan mengganti pemerintahan kekaisaran ini menjadi pemerintahan Federasi seperti di barat, nama pemerintahan benua selatan dan benua barat akan menjadi satu dengan naka Federasi Dua Benua.” Bai Chen.


“Aku juga berjanji dalam beberapa bulan kedepan aku akan berusaha untuk mengembalikan kehidupan di benua ini seperti sebelumnya atau bahkan akan lebih baik nantinya.” Bai Chen.


“Untuk semua pasukan aliansi yang meninggal, akan diberikan kompensasi yang besar untuk keluarganya, mereka akan berada dalam tanggungan Pemerintahan Federasi sampai 20 tahun kedepan.” Bai Chen.


“Hal terakhir untuk menutup pidatoku di hari yang bahagia ini, kita akan membunuh semua orang yang menjadi antek-antek Klan Tong dan telah menyengsarakan kita semua, apakah kalian setuju?” Bai Chen.


“Setuju…”


“Baiklah, bawa keluarga kekaisaran, keluarga menteri dan keluarga jenderal tawanan perang kita kesini, aku akan membunuh mereka semua di hadapan semua orang.” Tegas Bai Chen.


Beberapa saat kemudian semua sekutu yang masuk dalam Persekutuan Klan Tong itu dibawa ke hadapan Bai Chen, mereka semua berjumlah sekitar 250 orang.


“Bagi yang masih di bawah umur, harap orang tuanya untuk menutup mata anaknya atau pergilang dari sini, setelah ini akan ada pemandangan yang tidak pantas dilihat oleh mereka!” Perintah Bai Chen.


Tanpa banyak kata, semua anak-anak di bawah umur kemudian dituntun oleh ibu atau ayahnya masing-masing untuk pulang ke rumah, mereka semua juga berpikiran hal yang sama dengan Bai Chen.


“Baiklah aku akan tanya kalian semua, apakah mereka yang telah membuat kalian semua sengsara dalam beberapa bulan terakhir?” Bai Chen.


“Benar…”


“Benar…”


“Apakah mereka pantas untuk dihukum mati karena telah melalaikan tanggung jawab mereka?” Bai Chen.


“Pantas…”


“Baiklah kalau begitu, izinkan aku untuk mewakili kalian semua menghukum para pendosa ini, lebih baik dunia yang indah ini tidak terganggu lagi dengan adanya pengkhianat…” Bai Chen.


“Hidup Pemimpin Tertinggi…”


Sorak semua orang ketika Bai Chen sudah mengeluarkan pedangnya dan mengubahnya menjadi 250 pedang, sesuai dengan jumlah orang yang akan dieksekusi.


“Hidup Federasi Dua Benua…”

__ADS_1


Semua penduduk bersorak untuk kemajuan yang akan terjadi di benua barat ini dengan di bawah pemerintahan yang baru.


“Bunuh Penghianat…”


“Bunuh Para Bajingan…”


Semua orang kini bersorak karena 250 pedang Bai Chen sudah bergerak menebas kepala para pengkhianat itu.


“Gluduk… gluduk… gluduk…”


Kepala mereka semua sudah terlepas dari tubuhnya, kini tidak ada lagi pengkhianat lagi yang hidup, Bai Chen menutup pidatonya kemudian menyuruh semua orang untuk istirahat di rumah masing-masing.


Malam hari pun tiba, setelah beristirahat sebentar, Bai Chen dkk sudah berkumpul di istana ibukota ini, mereka berkumpul bukan untuk berpesta, tapi mereka semua sedang memutuskan siapa yang akan mengelola benua selatan ini dengan baik.


“Tuan muda, jika saya punya ide bagaimana jika benua selatan ini diserahkan pada benua timur saja sementara, sambil menstabilkan pengaruh politik yang ada di benua timur.” Hang Tuah.


“Kita akan mengirim beberapa pasukan khusus untuk membunuh beberapa pengkhianat itu, bagaimana dengan pendapat saya barusan?” Hang Tuah.


“Begini saja, Jenderal Tan Da dan semua pasukan perintah tuhan, aku tugaskan kalian untuk menstabilkan posisi di benua timur sekaligus memberitahu mereka semua perubahan yang terjadi disini.” Bai Chen.


“Sampaikan kepada perwakilan benua utara yang ada di benua timur, aku akan menjadi pemimpin Federasi Dua Benua pertama, kita akan bersama-sama untuk membangun kedua benua ini.” Bai Chen.


“Dengan perlahan tapi pasti, Federasi Dua Benua akan berdiri sendiri dengan tetap melaporkan tanggung jawab kepada Dewan Perwakilan 3 Benua, apakah kalian paham?” Tanya Bai Chen.


“Paham tuan muda, kami akan melaksanakan perintah anda dengan maksimal.”


“Baiklah, kemudian aku peringatkan sekali lagi, meskipun aku tidak mau berburuk sangka Kepada Kaisar Benua Utara, Tan Mula.” Bai Chen.


“Daging yang terlihat lezat belum tentu di dalamnya ada kebaikan, bisa saja daging itu pembawa malapetaka, sampaikan pesanku ini.” Tegas Bai Chen.


“Maaf aku tidak memberikan kalian istirahat waktu yang banyak, tapi untuk mempercepat integrasi ini, kalian semua akan berangkat besok, paham?” Bai Chen.


“Baik tuan muda, kami semua paham.”


“Kalau begitu kalian tidak perlu untuk mengikuti pertemuan ini sampai selesai, kalian bersiap-siaplah untuk besok pagi.” Tegas Bai Chen.

__ADS_1


“Baik.” Kemudian beberapa petinggi dari rombongan Tan Da dan semua anggota Perintah Dewa keluar dari tenda untuk bersiap-siap untuk keberangkatan besok.


__ADS_2