
Bai Chen menahan tawanya ketika mendengar syarat naga itu. ‘Bagaimana jika aku menunjukkan kapasitas energi qi milikku kepadanya. Apakah dia akan muntah darah, ha ha ha.’ Dia berbicara dalam hati.
“Hai Naga Bayangan, jika aku memiliki syarat yang kau berikan itu. Apakah kamu mau menerimaku menjadi tuan barumu?” Bai Chen menantang si naga.
“Kamu tidak akan mampu. Tapi, sebagai naga perkasa, aku tidak akan menarik kata-kataku kembali. Namun jika kamu bisa membuktikannya dan ingin aku menjadi tungganganmu. Kamu harus menyelesaikan warisan Dewa Bayangan di belakangku.”
“Jika kamu berhasil menerima warisan itu, maka aku akan dengan senang hati mengikutimu. Tapi jika tidak … jangan harap aku akan melepaskanmu dan semua bawahanmu yang sudah mengganggu waktu tidurku selama beberapa minggu ini.” Naga Bayangan memberikan syarat.
“Baiklah, karena aku sudah memutuskan menjadikanmu teman dan saudaraku. Maka aku akan menunjukkan sesuatu yang lebih dari persyaratanmu.”
Bai Chen memutuskan sepihak, dia sendiri entah kenapa sedikit merasakan kedekatan emosional dengan si Naga Bayangan, apalagi ketika dia tadi membahas mengenai warisan Dewa Bayangan.
[Sudah wajar Master merasakannya. Bagaimanapun kekuatan yang anda miliki sebelumnya adalah milik Dewa Bayangan. Dan Naga Bayangan Raksasa ini terbentuk dari keterampilan itu. Jadi perasaan seperti itu sangat wajar, Master. Anda tidak perlu khawatir.]
Bai Chen paham, dia kemudian melanjutkan rencananya untuk menyombongkan diri di depan si naga. Dia kemudian mengaktifkan Garis Keturunan dan Absolute Body miliknya yang merupakan tertinggi semua.
“Lakukan!” Bai Chen memberikan perintah kepada sistem.
Dan seketika,
*BOOOM!
Tubuh Bai Chen menjadi sangat bercahaya, dia menjadi sosok agung yang sangat-sangat menawan dan berwibawa. Bahkan Naga Bayangan Raksasa yang mengaku Naga Kuno itu langsung tunduk dan berbicara dengan sangat amat sopan.
“Hamba menyambut kehadiran Sang Tertinggi…” Tanpa sadar Naga Bayangan menurunkan tubuhnya dan langsung mengucapkan kata-kata yang penuh hormat. Dia merasa sangat rendah di hadapan Bai Chen.
Tidak berhenti disini Bai Chen kemudian juga memamerkan kapasitas energi qi miliknya dengan sengaja membocorkannya begitu saja. Energi qi miliknya ini menjadi sebuah gelombang energi qi seluas lautan yang bahkan bisa mencakup seluruh hutan di lembah ini dan sekitarnya.
Setelah melakukan itu, Bai Chen kemudian menggunakan teknik budidayanya untuk mengembalikan energi qi miliknya yang sudah terkuras sebanyak 75 persen.
__ADS_1
Sebenarnya energi qi di dalam dantiannya bisa lebih banyak. Namun karena dia sudah mengeluarkan bangunan sekte kemarin membuatnya kehilangan setidaknya 50 persen dari kapasitas sebelumnya.
Meskipun begitu, kapasitas energi qi yang ditunjukkannya kali ini sangat besar dan bisa memasok energi dua Naga Bayangan serupa, jadi bisa dikatakan Bai Chen sudah lolos dari persyaratan Naga Bayangan Raksasa tersebut.
Bai Chen membatalkan semua kemampuannya barusan dan bertanya dengan canda kepada Naga Bayangan, “Bagaimana, bukankah aku lebih hebat dari bayanganmu. Aku tadi sempat mendengar kamu memanggilku, Yang Mulia.”
“Hais … baiklah, aku mengaku kalah. Aku tidak menyangka bocah kecil sepertimu yang belum genap 30 tahun bisa memiliki kemampuan yang menakutkan seperti itu. Dunia menjadi semakin misterius.” Naga Bayangan dengan mudahnya menerima Bai Chen.
“Dengan bakat dan kemampuan yang sangat luar biasa seperti itu, pasti banyak orang yang menginginkanmu. Atau setidaknya kamu pasti memiliki musuh yang banyak. Aku yakin itu.” Tebakan Naga Bayangan kurang lebih tepat seperti yang dibayangkan.
“Hei, hei, kenapa kamu tiba-tiba mengalihkan topik. Bagaimana jika kamu sekarang bersumpah setia kepadaku?” Bai Chen mengingatkan Si Naga Bayangan.
“Meskipun aku memang mengakuimu karena keistimewaanmu. Namun, persyaratanku yang kedua tidaklah berubah. Karena itu adalah hal yang dipercayakan kepadaku oleh Dewa Bayangan Terdahulu.” Naga Bayangan menjawab tegas.
“Baiklah, kalau begitu apalagi yang ditunggu. Aku akan menaklukkannya dan menerima warisan Dewa Bayangan, toh memang itu tujuanku sampai mengganggu tidurmu yang berharga.” Bai Chen meringis tidak berdosa. Dia senang sekali menggoda Naga Bayangan.
“Masuklah dan terima warisannya. Jika memang warisan itu takdirmu, maka memang pantas aku mengabdi padamu. Namun jika kamu gagal, aku tidak akan menjadi milikmu.” Naga Bayangan menyuruh Bai Chen masuk.
“Tenang saja, aku akan menjadikanmu temanku naga jelek.” Bai Chen mengejek naga itu dan langsung terbang ke dalam gua. Dia sudah berada di atas altar sekarang dan sudah siap untuk melakukan ujian warisan Dewa Bayangan.
[Ujian kelayakan Dewa Bayangan akan segera dimulai, jika master berhasil mendapatkan semua warisannya, maka secara otomatis gelar Penguasa Bayangan akan didapatkan.]
[Harap bersiap, ujian akan dimulai dalam 3 … 2 … 1 …]
Bai Chen masuk ke dunia buatan Dewa Bayangan. Dia sekarang berada di atas tanah lapang dengan rumput hijau yang luas sekali karena sepanjang mata memandang tidak ada lagi benda kecuali padang rumput.
Ujian yang akan dijalaninya sangat sederhana, dia hanya disuruh untuk membuktikan kelayakannya sebagai penerus dewa bayangan dengan melawan dirinya sendiri dan semua pasukan shadow miliknya.
"Selamat datang di Ujian Kelayakan. Semua penantang berhak memiliki tiga kesempatan. Jadi, apakah anda ingin langsung memulainya?" Sebuah boneka pemandu berbicara.
__ADS_1
"Siap…!" Bai Chen mengangguk mantab, dia sudah memahami bagaimana ujian ini bekerja. Dia sudah mengeluarkan semua shadow miliknya.
"Ujian dimulai…!"
Boneka itu lantas berubah menyesuaikan dengan penampilan Bai Chen, di bawah tanah kemudian muncul 10 juta pasukan shadow yang merupakan duplikat dari pasukan shadow Bai Chen.
Kedua kubu saling menatap tajam, kemudian Bai Chen yang asli memberikan perintah dengan lantang, "Seraaaaang…!"
Bai Chen menggunakan semua jurus yang dimilikinya. Jadi bukan banyak pasukan shadow yang bertarung, namun si tuan dari para shadow juga ikut bertarung.
*TING!
*TING!
Boneka itu bukan hanya bisa meniru wajah dan tubuh Bai Chen. Pedang, jurus dan bahkan jumlah energi milik Bai Chen bisa ditirukan dengan sempurna.
Bai Chen bertemu dengan musuh yang benar-benar memiliki definisi setara dengannya, semua serangan, gerakan bahkan hembusan nafasnya sama persis, tidak ada perbedaan apapun.
Pertarungan terus-menerus selama berhari-hari itu sangat intens, hingga akhirnya energi qi milik Bai Chen terkuras sangat deras, kapasitas dantiannya hanya tersisa 20 persen saja.
Namun bukan keringanan ujian yang dia dapatkan, justru pasukan shadow lawannya bertambah jumlahnya menjadi 10 kali lipat, sangat tidak adil untuk sebuah lawan yang tidak bisa mati.
"Tunggu, tunggu … bagaimana bisa ujian ini berubah menjadi sangat berat. Aku sudah bertarung selama puluhan hari tanpa henti, bukannya berhasil mengurangi musuh, boneka serta semua pasukan peniru itu sekarang malah bertambah banyak, bukankah sekarang sama saja dengan pertarungan 1 vs 10?"
Di tengah keluhannya itu, Bai Chen menerima serangan 10 boneka peniru dirinya disaat yang bersamaan, pasukan shadow miliknya juga begitu. 10 Raja Binatang Buas juga sedang menghadapi 100 Raja Binatang Buas dengan kekuatan yang sama.
Karena energi qi milik Bai Chen tinggal sedikit, dia kemudian mengaktifkan teknik budidayanya, namun…
"Kenapa ini?"
__ADS_1