SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 334 - Kekalahan Deng Fennu


__ADS_3

Di Kekaisaran Lautan Abadi.


“Yang Mulia Kaisar Hiu Pembunuh, apakah keputusan kita ini sudah benar? Bagaimana jika kaisar daratan itu malah lebih kuat dari perkiraan kita dan menjadi senjata makan tuan untuk kita?” tanya Jenderal Laut Timur.


“Apakah kamu meremehkanku? Kami ingin mati Jenderal Laut Timur? Sekali lagi kamu mempertanyakan keputusanku, jangan berharap kepalamu masih menempel ke tubuhmu itu!” Kaisar Hiu Pembunuh marah.


“Ampuni hamba, Yang Mulia. Maafkan atas kelancangan hamba yang rendahan ini,” ujar Jenderal Laut Timur ketakutan.


“Huh … aku akan menegaskan kepada kalian semua, aku pernah berhadapan dengan kaisar daratan itu ketika dia melewati Laut Arus Giok, waktu itu memang kekuatan kita setara, namun apakah kalian lihat kekuatanku sekarang?” sombong Kaisar Hiu Pembunuh.


“Dengan kekuatanku sekarang aku bahkan bisa membunuh dua raja lautan lainnya dan memberikan kalian semua kekuatan yang melebihi para monster laut pada umumnya, apakah kalian masih meragukan keputusanku?” tegas Kaisar Hiu Pembunuh.


“Kami mengikuti semua perintah Anda, Yang Mulia.”  Semua petinggi tidak ada yang berani menatap mata Kaisar Hiu Pembunuh, mereka berbicara dengan nada hormat dan semakin yakin bahwa ambisi mereka menguasai daratan bukanlah hal bodoh.


“Apalagi dengan kekuatan pasukan kita setelah menggabungkan semua wilayah lautan, kita memiliki sekitar 1 miliar pasukan, angka yang sangat fantastis sekali bukan, sedangkan musuh hanya memiliki 100 juta pasukan,” lanjut Kaisar Hiu Pembunuh.


“Jadi jangan putus asa, kemenangan sudah di depan mata kita, lebih baik kita menyiapkan semua serangan bertahap yang sudah kita rencanakan, bayangkan saja bagaimana kita bisa menguasai Alam Iblis secara keseluruhan,” sambung Kaisar lagi.


“Kalian juga bisa memperbanyak keturunan dan menjadikan para makhluk daratan sebagai budak. Dan jangan lupa selama ini kita selalu saja dibantai dan diburu oleh para makhluk daratan itu, sekarang saatnya kita membalikkan itu semua,” tegas Kaisar Hiu Pembunuh sambil mengepalkan tangannya ke atas.


“Hidup Kekaisaran Lautan Abadi…!”


“Hidup Kaisar Hiu Pembunuh…!”


“Hidup Monster Lautan…!”


Sahut-sahutan mulai terdengar semakin keras, mereka semua tenggelam dalam euforia kemenangan yang belum tentu terjadi, namun keinginan mereka menang patut diacungi jempol karena kekuatan mereka memang sekuat itu.


Setelah itu, rapat strategi untuk melancarkan serangan pertama ke sekitar wilayah timur atau jika di daratan adalah wilayah Deng Fennu dilakukan, mereka berniat untuk mengirimkan 50 juta pasukan untuk menguasai wilayah tersebut dalam waktu sebulan lagi.

__ADS_1


“Baik, kita lakukan rencana ini!” Kaisar Hiu Pembunuh menyetujuinya dan memberikan beberapa poin kehidupan yang masih disimpan dan diberikan kepada Jenderal Laut Timur sebagai tanda pemberian mandat perang.


“Hamba akan memberikan kemenangan kepada Yang Mulia Kaisar, hamba dan seluruh pasukan hamba pamit terlebih dulu,” ijin Jenderal Laut Timur, kemudian dia keluar dari istana dan langsung menuju ke titik yang di tandai untuk melakukan serangan kejutan di pagi buta.


*


*


*


Puluhan juta pasukan Jenderal Laut Timur sudah mengepung dan membombardir wilayah pesisir Raja Iblis Deng Fennu, jumlah pasukan mereka yang sangat banyak membuat penguasaan mereka terhadap kota-kota di sana berlangsung cepat.


Bukan hanya itu, serangan di pagi buta yang sangat tiba-tiba membuat pasukan kekaisaran tidak siap dan banyak dari mereka terbunuh seketika karena pergerakan pasukan monster laut tersebut.


Raja Iblis Deng Fennu sendiri langsung turun tangan dengan melawan Jenderal Laut Timur, pertarungan kedua orang itu adalah puncak perang kali ini, karena keduanya tampil di akhir-akhir perang.


Disisi lain Jenderal Laut Timur ingin menyombongkan kekuatan pasukannya, sedangkan Raja Iblis Deng Fennu harus mengevakuasi penduduk dan memberikan laporan ke pusat terlebih dulu atas penyerangan Kekaisaran Lautan Abadi yang sangat mendadak ini.


“Ooo … aku tidak menyangka bahwa gelar Raja Iblis bukan isapan jempol semata, tapi memang karena kekuatan yang nyata, tapi sayangnya masih bisa aku imbangi, tapi tidak dengan pasukanmu yang sudah hancur di bawah sana,” ejek Jenderal Laut Timur.


“Jangan banyak omong, setelah aku menghabisimu, aku akan membuat semua pasukanmu ke neraka, jangan lupa kekaisaran kalian sudah dengan bodohnya membangunkan naga yang sedang tertidur, kekaisaran kalian akan hancur tidak lama lagi,” ujar Deng Fennu.


Setelah mengatakan itu, pertarungan kedua orang ini di lautan lepas menjadi semakin besar dan membuat gelombang besar yang memporak-porandakan semua kapal laut yang berlabuh di dermaga.


Hingga beberapa saat kemudian pasukan kekaisaran iblis tidak bisa lagi menanggulangi serangan musuh dan beberapa jenderal sudah sepakat untuk mundur, hal ini juga sudah disetujui oleh Deng Fennu.


Deng Fennu tidak bodoh, bagaimanapun jika hal ini diteruskan maka kerugian lebih besar, apalagi mereka pasukan musuh yang terlihat masih bertenaga setelah peperangan berlangsung selama beberapa jam terakhir.


“Semuanya mundur…!”

__ADS_1


“Kita akan mundur sampai di Kota Batu Besar, kita akan mempertahankan kota itu sampai pasukan pusat datang, cepat lari! Keselamatan kalian yang utama!” perintah Deng Fennu tegas, dia tidak mau mengambil risiko semua pasukannya terbunuh.


“Lonceng Perlindungan : Perlindungan Dewa Kera!” Deng Fennu mengeluarkan jurus yang bisa menghambat semua musuh dan memberikan waktu kepada pasukannya untuk mundur.


Setelah mereka sampai di Kota Batu Besar, mereka semua mengaktifkan array pertahanan dan mereka semua bersembunyi di dalamnya bersama dengan semua penduduk yang sudah diungsikan kesini.


Array tingkat tinggi itu sudah beberapa kali coba dihancurkan oleh musuh, namun mereka semua tidak berhasil melakukannya, sampai akhirnya Jenderal Laut Timur menyuruh semua pasukannya untuk mendirikan perkemahan di sekeliling Kota Batu Besar.


Tenda Para Jenderal dan Kapten.


“Para Jenderal dan Kapten semuanya, ini adalah kemenangan pertama kita, kita juga berhasil memojokkan musuh sampai hanya tersisa satu kota besar itu saja, aku perintahkan pada kalian semua untuk mengatur semuanya,” jelas Jenderal Laut Timur.


“Pengaturan melibatkan pengelolaan kota-kota yang sudah kita kuasai, bentuk sebuah jaringan informasi, mobilisasi setiap pasukan untuk berjaga dan bersiap-siap akan serangan balasan musuh,” lanjut Jenderal Laut Timur.


“Terakhir, jangan pernah kehilangan informasi mengenai keluar masuknya pasukan musuh dari Kota Batu Besar, kerahkan sekitar 10 juta pasukan kita untuk mengelilinginya, laporkan setiap pergerakan mereka,” tegas Jenderal Laut Timur.


“Baik, Jenderal Besar, kami semua akan melaksanakan semua perintah Anda. Kami mohon pamit untuk melakukan semua pengaturan itu,” ijin semua orang.


“Silakan!” Jenderal Laut Timur tersenyum penuh kemenangan, dia semakin yakin mengenai janji dari Kaisar Hiu Pembunuhnya, dimana ambisi mereka pasti bisa tercapai melihat perang pertama yang berhasil secara penuh ini.


Bahkan perang pertama ini berhasil memukul mundur musuh hanya dalam waktu kurang dari satu hari, hal ini menandakan betapa mudahnya pasukan kekaisaran iblis ditaklukan.


Selang beberapa jam kemudian, setelah semuanya sudah masuk dalam pengaturan Jenderal Laut Timur, sebuah laporan muncul dari seorang prajurit yang bertugas menjaga dan mengelilingi Kota Batu Besar.


“Hah … hah … "


"Jangan panik, katakan dengan tenang!"


"Jenderal Besar, gawaaaat!"

__ADS_1


"Pasukan musuh … pasukan bantuan musuh sudah datang … ”


__ADS_2