
"Terima kasih karena telah membeli barang ketiga, sekarang kita memasuki barang keempat" Lang Ge berterima kasih dan langsung membuka penawaran untuk barang selanjutnya.
"Barang selanjutnya adalah sebuah 3 butir Penerobos Ranah tingkat Roh, harga awal adalah 100.000 emas, kenaikan tidak boleh dibawah 10.000 emas" Lang Ge memulai penawaran.
Berbeda dari Pil Kecantikan, semua pil setelah ini sudah sangat terkenal di kalangan kultivator, jadi tidak perlu dicoba seperti tadi.
Pil Penerobos Ranah tingkat Roh ini berguna untuk orang yang masih dibawah tahap Half-Saint, dengan kata lain, di dunia fana ini Pil ini bisa digunakan untuk menerobos satu tahapan kecil.
Pil ini sangat berharga, karena biasanya orang yang sudah berada di tahapan tertentu dan terjadi kemacetan kultivasi, sangat sulit untuk naik tingkat lagi, meskipun bisa, itu membutuhkan waktu yang relatif lama.
Oleh karena itu, karena keberhargaan Pil ini, Perang Penawaran pun terjadi dengan sangat sengit, mereka seakan - akan lupa bahwa setelah ini masih banyak barang yang lebih bagus lagi.
"150.000 emas"
"300.000 emas"
"450.000 emas"
Tawaran terus berlanjut …
“Keluarga We menawar 1 juta emas, mohon saudara yang lain memberi muka” Patriark We menawar.
“Keluarga Lu menawar 2 Juta emas, kami mohon maaf Keluarga We, kami juga membutuhkan Pil ini” Patriark Lu ikut menawar.
“Keluarga We menawar 3 juta emas, mohon Saudara Lu merelakan 3 butir Pil Penerobos ini” perkataan Patriark We sambil mengeluarkan sedikit aura kultivasinya.
“Kenapa saya harus merelakan jika Keluarga saya masih mampu Patriark We, Keluarga Lu menawar 4 juta emas” Patriark Keluarga Lu berkata dengan nada sarkas.
“5 juta emas” Patriark We masih menawar.
“6 juta emas” Patriark Lu membalas tawaran itu.
“7 juta emas” Patriark We menawar lagi.
“8 Juta emas” Patriark Lu menawar untuk yang terakhir kalinya, karena dia diingatkan oleh istrinya, dia harus membeli Buku Skill tingkat Roh yang sudah menjadi keputusan leluhur dan para tetua.
“Kalau memang Saudara Lu, masih bersikeras baiklah, Keluarga We menawar dengan harga 10 juta emas” Patriark We berbicara pelan tapi penuh dengan tekanan, ini adalah batasan yang dimiliki Keluarga We sementara.
Karena Keluarga We juga mengincar Buku Skill tingkat Roh yang akan menjadi puncak pelelangan ini, anggaran yang disiapkan harus sesuai dengan rencana, begitulah pemikiran Patriark We.
Disisi lain, banyak orang sudah tidak menawar lagi ketika kedua keluarga itu saling menawar untuk Pil ini, karena mereka semua sependapat tidak ada akhir yang baik jika melawan sebuah keluarga besar.
Akhirnya, Perang penawaran itu berakhir dengan kemenangan Keluarga We di harga 10 juta emas. Dan alasan dibalik Keluarga We yang sangat terobsesi dengan Pil ini adalah Patriark We sendiri sudah berada di Jalan Surgawi Tier 7, dengan pil ini maka dia bisa selangkah lagi berada di tahap Half-Saint.
“Selamat kepada Keluarga We, karena telah mendapatkan 3 butir Pil Penerobos Ranah ini” Lang Ge
“Selanjutnya …”
“...”
__ADS_1
“...”
“...”
Semua Pil sudah terjual dengan harga dikisaran 5-10 juta, pemenang pelelangan Pil tersebut diantaranya Keluarga We, Keluarga Lu, Keluarga Ni dan ada seorang saudagar yang kaya dia membeli Pil Pembersih Pikiran.
“Sebelum memasuki 3 barang utama, saya persilahkan untuk perwakilan Kekaisaran masuk yang kali ini langsung diwakili oleh penyidik kekaisaran” Lang Ge berkata dengan sopan.
“Serta Tuan Muda Sheng Hoe dari Keluarga Sheng pusat, kami sudah menyediakan ruang VVIP khusus, silahkan masuk, pelayan kami akan mengantarkan anda” Lang berkata dengan sesopan mungkin.
“Ehh, menarik, dua orang tahap Half-Saint Tier 2, apakah ini ada hubungannya denganku ?” Bai Chen bergumam sendiri.
Firasat Bai Chen bisa dikatakan benar, bagaimanapun juga 3 minggu terakhir dia membuat banyak kehebohan terutama membantai Keluarga Sheng cabang Kota Monster Giok.
Setelah utusan Kekaisaran dan tuan muda Sheng Hoe memasuki ruangan, pelelangan kembali dilanjutkan dengan sebuah artefak.
“Hadirin sekalian, barang yang kali ini dilelang adalah sebuah artefak pertahanan yang bernama ‘Tempurung Pelindung’, artefak ini bisa memberikan 3 kali perlindungan dari serangan seorang Half-Saint puncak, jadi …” Lang Ge menggantung kata - katanya.
“Jadi, sama saja dengan kita mempunyai 3 nyawa tambahan lagi. Semuanya pasti sudah paham sepenting apa artefak ini, kalau begitu mari kita mulai saja penawarannya” Lang Ge bersiap memulai penawaran.
“Saya mulai penawaran ‘Tempurung Pelindung’ di harga 1 juta emas, setiap kenaikan tidak boleh kurang dari 100 ribu emas” Lang Ge sudah memulai penawaran.
Para keluarga besar dari kota lain, yang dari tadi tidak terlalu aktif, sekarang mulai menunjukkan suaranya, mereka semua tadi terdiam karena terbentur anggaran uang yang mereka bawa.
Meskipun Pelelangan Gorila Darah menerima surat hutang, tapi hal ini beresiko tinggi karena mereka semua hanya utusan bukan Patriark Keluarga.
“2 juta emas”
“4 juta emas”
“Keluarga Han dari Kota Awan menawar 10 juta, mohon saudara sekalian mengalah” Seorang pemuda dengan lantang berbicara seperti itu.
“Keluarga Cong dari Kota Langit menawar 15 juta, mohon maaf sebelumnya keluarga Han kami juga ingin memiliki artefak tersebut” perwakilan Keluarga Cong berbicara.
“Keluarga We dari Kota Monster Giok menawar 20 juta, sebaiknya saudara sekalian menyerah saja” Patriark We berbicara.
“Bukankah penawaran ini sedikit terlalu kecil, bagaimana jika saya juga ikut menawar, Keluarga Zhang dari Kota Hujan menawar 40 juta” seorang pemuda dengan perawakan yang cukup tampan ikut berbicara.
Disisi lain, Bai Chen yang melihat artefak yang dijualnya bisa mencapai harga puluhan juta sedikit senang, karena dia berekspektasi mungkin hanya akan terjual beberapa juta saja.
Bai Chen berpikir seperti itu karena pendapatan sebuah keluarga besar di kota itu hanya sekitar 10 - 100 juta per tahun.
Bagaimana mereka akan menghabiskan hanya untuk barang sepele seperti, itulah yang dipikirkan Bai Chen.
“Tuan muda, anda sekarang untung besar sekali, belum ada tanda - tanda penawaran akan selesai” Hong Zheng memuji Bai Chen.
“Iya, aku juga tidak menyangka artefak seperti itu akan terjual sampai puluhan juta, padahal tadi batu yang aku beli masih lebih baik dari dunia dan seisinya” singkat Bai Chen.
*Ugrh
__ADS_1
Hong Zheng dan Han Ci sedikit terkena mental, bagaimanapun mereka harus sepakat setelah ini untuk lebih menganggap biasa saja semua perkataan Bai Chen karena saking luar biasanya Bai Chen.
‘Jika ada orang lain yang mendengar perkataan Bai Chen barusan, bukankah dia akan mengolok - olok Bai Chen karena telah meremehkan barang tingkat Roh’ batin Hong Zheng dan Han Ci.
Akhirnya ‘Tempurung Pelindung’ itu jatuh ke Keluarga Zhang dari Kota Hujan dengan harga 90 juta emas. Sungguh fantastis untuk ukuran barang ketiga terakhir.
“Hadirin sekalian, barang terakhir kedua adalah sebuah Pedang Ganda tingkat Roh yang bisa mengeluarkan elemen, elemen yang dikeluarkan akan sesuai dengan elemen si pengguna pedang ini” Lang Ge mulai menjelaskan spesifikasi pedang ini.
“Karena semua sudah saya jelaskan, beraturan masih sama, pedang ini memiliki harga awal 5 juta emas, setiap kenaikan tidak boleh kurang dari 500 ribu emas” Lang Ge mulai memberi penawaran.
Penawaran semua orang tidak seagresif sebelumnya karena ada sebuah suara dari ruang VVIP 1 dan semua orang tahu siapa itu, perwakilan dari kekaisaran.
“Kekaisaran menawar 20 juta emas, mohon saudara dan keluarga yang lain tidak mempersulit” perwakilan itu berbicara dengan sedikit Qi di suaranya.
Tidak ada yang berani menawar lagi, bagaimana pun menentang kekaisaran adalah pengkhianatan dan hukumannya sangat berat.
“Sombong sekali dia tuan muda” Hong Zheng berbicara pada Bai Chen.
“Iya, meskipun aku bukan pedagang, tapi sepertinya sedikit memainkan suasana boleh juga, jika ‘Tempurung Pelindung’ saja bisa terjual 90 juta emas, bagaimana pedang ini hanya terjual 20 juta emas ?” Bai Chen berpikir ingin sedikit menguras kantong kekaisaran.
Bai Chen dan Hong Zheng bersatu jika masalah menghasilkan uang dan Han Ci yang melihat itu hanya bisa geleng - geleng.
Bai Chen sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan uang, tapi semenjak dia dekat dengan Hong Zheng, semuanya harus diperhitungkan dengan uang, untung, rugi dan sebagainya.
Hong Zheng bertukar pikiran dengan Bai Chen selama dua minggu terakhir, karena dia terus melaporkan perkembangan bisnis mereka dan terus memperluas kepemilikan mereka terhadap rumah dan toko sekitar.
Akhirnya, sedikit demi sedikit pikiran Bai Chen berubah juga meskipun dia memiliki Sistem yang bisa apa saja.
Tapi berkat itu juga, Bai Chen sekarang berpikir untuk mengembangkan sebuah bisnis yang bisa menjamin kemakmuran pengikutnya di kemudian hari.
“Bukankah 20 juta emas untuk sebuah pedang yang sangat luar biasa itu sedikit terlalu rendah tuan perwakilan kekaisaran” Bai Chen angkat bicara.
“Apakah tuan yang berada di ruang VVIP 5 ingin merebut pedang ini dari saya” Perwakilan itu menjawab.
“Merebut, bukankah terlalu cepat tuan, bagaimana jika aku menawar 40 juta emas untuk pedang itu pemandu acara ?” perkataan Bai Chen membuat hening seluruh ruangan.
Ada yang menyumpahi karena kebodohannya, ada yang memuji karena berani melawan kekaisaran, ada juga yang dilema dengan jawaban apa yang harus dikeluarkannya, yaitu Lang Ge.
Lang Ge diam tidak menjawab pertanyaan Bai Chen, bagaimanapun dia tidak ingin berurusan dengan Kekaisaran secara langsung.
“Kalau dari cara bicaramu sepertinya seorang pemuda ya, apakah kamu tidak ingin merelakan saja pedang ini untuk menghormati seniormu ini pemuda, aku naikkan penawaran menjadi 50 juta emas” perwakilan itu memecah keheningan yang ada.
“Paman, tapi salah satu dari pengawalku ini ingin memiliki Pedang Ganda tersebut, sebagai tuan yang baik, bukankah sebuah kewajiban untuk membelikan barang yang inginkan oleh pengawalnya ?, aku naikkan lagi menjadi 100 juta emas” perkataan Bai Chen yang penuh sarkas.
*Haaaaaaaaa
Semua orang hampir berteriak bersama, bagaimana ada orang yang membelikan pengawal keluarganya sebuah Pedang Ganda tingkat Roh, ini terlalu berlebihan, apalagi dia menghabiskan 100 juta emas, yang setara dengan penghasilan tahunan sebuah keluarga.
Perwakilan Kekaisaran itu merasa terhina, dia baru kali ini mendapat perlakuan yang begitu menghina nya begini, dia membeli pedang ini karena Putra Mahkota ingin pedang ini.
__ADS_1
Tapi bagaimana mungkin seorang pemuda yang tidak tahu asal usulnya malah membeli pedang ini untuk pengawalnya.