
Akhirnya Bai Chen dan semuanya menantang diri mereka untuk masuk ke kedalaman Pulau Misterius ini.
Mereka semua terbang dengan kultivasi masing-masing, selama perjalanan tidak banyak rintangan yang mereka hadapi, karena mereka membawa sekitar 150 ribu monster yang membuat banyak hewan lainnya menyingkir dari jalan yang dilalui oleh rombongan Bai Chen.
Semakin dekat dengan pusat pulau, tekanan aneh itu juga semakin kuat, Bai Chen memutuskan untuk berhenti sejenak setiap beberapa kilometer agar ketiga istrinya dan semua pasukannya bisa menyesuaikan diri lagi.
Dalam setiap istirahat itu, karena pemahaman Bai Chen mengenai Dao Ruang masih bisa menanggulangi tekanan ini, jadi dia tidak ikut menyesuaikan diri, dia memiliki kebiasaan baru, dia selalu terbang tinggi atau naik ke pohon yang paling tinggi dan melihat ke pusat pulau.
Bai Chen juga melihat Sistemnya yang masih dalam pembaruan, dia juga baru tahu bahwa yang menyebabkannya tidur secara paksa waktu adalah bangunan-bangunan baru yang ada di dalam Dunia Jiwanya, atau dengan kata lain adalah penambahan kapasitas energi qi yang berlebihan dan sistem memutuskan untuk menidurkannya.
Sistem sendiri juga masih dalam keadaan peningkatan versi, jadi Bai Chen hanya bisa melakukan semuanya secara manual, termasuk dalam pembelian beberapa barang yang menarik matanya di Shop.
‘Kenapa aku sekarang memikirkan mengenai cerita yang dibaca oleh Fei Yuan, apakah memang cerita itu ada hubungannya dengannya, tapi jika memang benar, siapa para dewa yang iri dengan keterampilan ini, apakah mereka kuat?’ Bai Chen dalam gumamnya.
‘Dan apakah para dewa yang dimaksud itu ada hubungannya dengan sosok misterius yang aku temui ketika menyelamatkan Bai Feng dulu ya?’ Bai Chen.
Bai Chen kemudian berpikir beberapa waktu sampai pada sebuah kesimpulan bahwa dia tidak peduli lagi dengan apa yang ada di depannya, karena jika semua itu saling berhubungan dia tinggal menjadi lebih kuat dan membunuh semua musuhnya.
‘Ya memang harus begitu, tidak perlu dipikirkan sekarang, aku akan terus menjadi lebih kuat demi menghadapi semua kemungkinan itu dan yang paling utama sekarang adalah sesuatu yang ada di pusat pulau ini, entah kenapa firasatku semakin tidak enak saja ketika mendekati pusat pulau,’ gumam Bai Chen.
Bai Chen kemudian menatap layar transparan sistem, dia hanya melihat-lihat dan membaca setiap kegunaan dari barang-barang itu, siapa tahu nanti bakalan berguna untuk masa depan.
Setelah dirasa cukup lama berada di atas, dan Bai Chen melihat para pasukan dan ketiga istrinya sudah selesai beradaptasi dengan tekanan aneh ini, dia turun ke bawah dan memimpin semuanya untuk masuk lebih dalam lagi.
Kejadian itu terus berulang beberapa kali selama beberapa hari dan sampai kira-kira sudah masuk dalam radius 10 km dari pusat pulau, kali ini tekanannya sudah sangat kuat.
Bai Chen juga ikut beradaptasi dengan tekanan yang ada, “Kali ini kita akan berjalan saja, karena tekanan mulai dari sini dan tampaknya sangat kuat dan tidak bisa kita lanjutkan dengan terbang,” perintah Bai Chen.
__ADS_1
“Baik Yang Mulia,” ucap mereka semua.
Ketiga istrinya juga mengangguk tanda setuju.
Kemudian mereka berjalan dengan pelan, beberapa diantara mereka ada yang berlutut karena tidak kuat menahan tekanan aneh pulai ini.
“Bagi yang tidak kuat jangan memaksakan diri, kalian beradaptasilah dengan perlahan, bagi yang masih kuat, kita akan terus lanjut ke depan!” Bai Chen memberi perintah.
Dalam waktu satu hari beberapa diantara mereka bisa menembus radius satu kilometer, meskipun itu hanya ada beberapa orang termasuk Bai Chen.
Beberapa orang itu adalah Bai Chen, Bai Feng, Raja Serigala, Raja Buaya, Raja Ular, Raja Singa, Raja Badak, Raja Elang, Raja Lebah, Raja Semut, Raja Gajah, Raha Harimau, semua raja ini akan dikenal sebagai 10 Raja Binatang Buas yang memimpin Pasukan Shadow Bai Chen.
Mei Jiao tertahan di kilometer ke 5, sedangkan Fei Yuan tertahan di kilometer 3, mereka berdua ditemani oleh ratusan ribu Pasukan Shadow sama-sama terjebak di tekanan tersebut.
“Sayang aku tidak kuat lagi, aku harus berhenti disini lebih dulu, kamu majulah bersama dengan mereka bersepuluh,” ucap Bai Feng.
“Baik Yang Mulia,” jawab beberapa monster yang sudah berhasil memasuki radius satu kilometer.
Bai Chen juga sedikit beradaptasi dengan tekanan aneh ini selama beberapa menit, kemudian dia bertanya kepada 10 Raja Binatang Buas.
“Apakah kalian bersepuluh bisa melanjutkan perjalanan menuju pusat pulau ini?” Bai Chen bertanya.
“Kami bisa Yang Mulia,” jawab 10 Raja Binatang Raja Buas.
Bai Chen ditemani oleh 10 Raja Binatang Buas sambil tertatih-tatih berjalan menuju pusat pulau yang merupakan sebuah bukit batu yang sangat besar, dan dia juga bisa merasakan bahwa batu besar itulah yang mengeluarkan tekanan aneh itu.
Melalui perjuangan yang cukup berat dalam beberapa jam ini, Bai Chen dan 10 Binatang Raja Buas berhasil menyentuh Batu Besar itu dan menemukan sebuah pintu yang menuju ke bagian bawah Batu Besar.
__ADS_1
“Yang Mulia, disana ada pintu, apakah kita akan masuk kesana?” Raja Serigala.
“Tentu saja, aku sangat penasaran dan mencurigai alasan kenapa Batu Besar ini mengeluarkan tekanan aneh ini ada di dalam pintu itu, ayo kita masuk!” Bai Chen memberi perintah.
Bai Chen dan 10 Raja Binatang Buas tidak banyak omong lagi, mereka langsung memasuki pintu itu dan tiba-tiba saja mereka semua langsung terjatuh seperti ditarik oleh gravitasi yang sangat kuat.
Dibalik pintu itu ternyata adalah sebuah lorong yang cukup besar dan karena gravitasi yang sangat kuat itu, mereka semua jatuh tergulung-gulung hingga mencapai dasar dari lorong itu.
“Bruk…”
Mereka semua sudah sampai di ujung lorong, mereka juga masih dalam posisi menempel ke tanah akibat gravitasi yang super kuat.
Bai Chen sampai kewalahan dalam menghadapi tekanan gravitasi itu, kemudian dia berinisiatif untuk beradu gravitasi menggunakan Pedang Pelahap Semesta.
“Bentuk 8 : Gravitasi Pembalik!” Bai Chen.
Dalam waktu sepersekian detik kedua gravitasi yang bertolak belakang itu saling tarik-menarik dan saling bertumbukan sehingga menyebabkan dinding lorong itu sedikit gemetar.
Tapi, karena hal itu Bai Chen bisa berdiri meskipun masih tidak dalam kondisi yang sempurna, tapi tidak dengan 10 Raja Binatang Buas yang masih menempel di lantai.
Bai Chen juga bisa melihat di depannya sekarang bukanlah lorong yang dia lewati tadi, pemandangan di depan matanya kini berubah menjadi sebuah altar penjara yang membentuk sebuah lingkaran array yang memiliki ribuan lapisan.
“Bentuk 8 : Gravitasi Pembalik Maksimal!” Bai Chen.
Bai Chen masih belum bisa berbicara secara normal karena tekanan kultivasinya, dia terus menggunakan Pedang Pelahap Semesta untuk meringankan tekanan itu hingga sebuah suara muncul di kepalanya.
“Kamu sangat hebat bisa masuk kesini apalagi bertahan dari gravitasi yang sangat kuat ini, tapi sepertinya kekuatanmu belum cukup kuat untuk bertahan disini, lebih baik kamu menyerah saja,” ledek suara itu dengan telepati kepada Bai Chen.
__ADS_1