Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Nasihat Dari Papa (Season 2)


__ADS_3

"Jadi kak Re udah tau kalo dokter Vina yang salah? kenapa kita nggak memberi tahu dokter Vina aja kak, kenapa harus di publikasikan" kata Cantika


"kalau aku beri tahu dia, dia hanya akan menarik tuntutannya tanpa membersihkan nama baikmu" kata Refan


"iya sih kak" kata Cantika mengangguk


"semua sekarang sudah jelas, siapa pun yang akan menjadi bagian dari keluarga Wijaya tentu akan kami lindungi" kata Arka tersenyum


"sayang, kami menerimamu bukan hanya karena Refan mencintaimu, tapi karena kami tau seperti apa kamu" kata Amelia tersenyum


"kami tidak mempermasalahkan asal usulmu, karena keluarga papa Refan juga dulu tidak mempermasalahkan asal usul mama" kata Amelia


Cantika menatap Amelia.


"nanti kita sharing sharing ya sayang, berdua aja" kata Amelia melirik Refan yang memudarkan senyumannya.


"kamu bisa bersamanya selama apapun setelah kalian menikah" kata Amelia membaca tatapan Refan


"apaan si ma" kata Refan tertunduk malu


mereka segera menyelesaikan makan siangnya.


Setelah itu, Arka mengajak Refan ke taman belakang mengobrol layaknya sesama pria dewasa.

__ADS_1


"Re, papa kasih tau ya, wanita kalau sudah menikah akan menjadi lebih agresif" kata Arka


"agresif gimana pa? suka mukul?" kata Refan polos


"payah sekali sih kamu" kata Arka mengacak rambut Refan


"maksud papa agresif saat di ranjang" bisik Arka


"papa apaan sih malah ngomongin gituan" kata Refan malu


"kita kan bicara sebagai sesama pria bukan ayah dan anak" kata Arka


"terus kalo perempuan lebih agresif, laki laki harus apa pa?" tanya Refan


"oooo gitu, terus memanjakannya dengan cara apa pa?" tanya Refan


"ya ampun Re, kamu pacaran ngapain aja? ngobrol?" tanya Arka heran


Refan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. mana mungkin dia bilang kalau kemarin dia melakukan adegan panas dengan Cantika walaupun tidak tuntas.


"Re, memanjakan istri itu bukan cuma disuapi makan atau dibelikan barang barang bagus, selain itu kamu bisa mengucapkan kata kata mesra atau pujian kepada istrimu saat kalian sedang berdua, membelai rambutnya, memeluknya, atau melakukan itu secara perlahan" kata Arka


"melakukan apa pa?" tanya Refan yang memang tidak mengerti maksud papanya.

__ADS_1


"Re,,, menurutmu apa yang dilakukan pengantin baru dimalam pernikahan?" tanya Arka


"buka amplop kan pa" kata Refan dengan polosnya


"Re, kenapa kamu bodoh sekali sih, aduh kamu aja sebodoh ini apalagi Rafan" Arka menepuk keningnya


Refan kembali menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.


"gini Re, setiap pasangan yang baru menikah akan menghabiskan malam berdua kan" kata Arka


"maksudnya ML pa?" tanya Refan


"iya itu kamu ngerti,, itu maksud papa dari tadi" kata Arka


"papa ngomongnya kemana mana sih jadi Refan susah connect" kata Refan


"yang penting udah papa kasih tau, inget ya dilakukan pas udah nikah. kamu harus sabar seminggu lagi" kata Arka mengingatkan Refan


"iya pa iya Refan ngerti,, tapi papa jangan minta cucu dulu ya, karena kita sepakat mau menunda punya anak sampai Cantika lulus kuliah" kata Refan


"cepat sekali kamu kalau cerita soal anak" kata Arka mengejek


Refan jadi salah tingkah,,,, lalu mereka melanjutkan obrolan soal pekerjaan yang author pikir nggak perlu lah ya kita buatin Conversation nya wkwkw

__ADS_1


__ADS_2