Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Mencoba Melupakan


__ADS_3

Dirumah sakit.


"Bagaimana keadaan kamu Mas" tanya Amel dengan wajah khawatir.


"Hemmm baik" jawab Arka datar. Dia memang sudah mulai tersenyum tapi sifatnya yang malas bicara tidak dapat dirubah lagi meskipun dengan istrinya sendiri.


Amel yang memang tau watak suaminya tidak mempermasalahkan sifat suaminya yang sedikit bicara yang terpenting Arka bahagia Entah sejak kapan tapi Amel sangat menyukai sikap itu, dan dia merasa nyaman sekali berada didekat Arka.


"Mas, kita gak usah jenguk papa dulu ya nanti papa malah khawatir lihat kondisi kamu begini. Nanti aku yang sms Mama" kata Amel menyarankan.


"Ya, kalau begitu mari kita pulang" ajak Arka lalu dituntun Amel karena Arka masih lemas akibat pukulan para pria tadi


Dikoridor rumah sakit, Arka seperti mencari sesuatu saat melewati sebuah ruangan.


"Cari siapa Mas, ruangan papa kan ada dilantai atas" Amel memperhatikan gerak gerik Arka.


"Oh ya aku lupa kalau papa ada dilantai atas, aku hanya takut ketahuan sama papa" kata Arka sambil garuk belakang lehernya yang tidak gatal.

__ADS_1


Kamu berbohong mas, aku tau itu. Gumam Amel. Entah kenapa dia selalu tau gerak gerik Arka saat sedang berbohong. Entah itu dari sorot matanya atau tindakannya.


Ah kenapa aku masih mencari nya aku kan ingin melupakannya. Ayolah Arka fokus lah pada istrimu. Batin Arka mencoba meyakinkan diri dalam hati


Dirumah Arka


Didalam kamar, Amel membaringkan Arka disusul Vicky yang baru saja pulang dari tugas rahasianya.


"Sayang, kamu keluar sebentar ya, aku mau bicara masalah Vicky" kata Arka berbohong. Karena kalau Arka bilang masalah pekerjaan tentu Amel tidak mau keluar. Arka bilang masalah Vicky karena Amel tidak mungkin ikut campur


Amel mengangguk dan keluar.


Arka diam cukup kemudian berkata "Sudah lah Ky, aku tidak ingin tau tentang dia lagi dia hanya masa laluku. Tugasmu sudah selesai. Istirahatlah"


Vicky mengangguk dan membungkuk memberi hormat kemudian pergi.


Tak lama kemudian Amel masuk dan membawakan makan malam untuk Arka. Amel menyuapinya dengan lembut. Arka membelai rambutnya sambil tersenyum

__ADS_1


dalam hatinya: K**amu yang sudah memberiku senyuman. Bagaimana bisa aku meninggalkanmu demi masa laluku. Batin Arka.


Amel yang mendapat perlakuan itu memegang pipi Arka dan kembali tersenyum.


Terima kasih suamiku.


3 kemudian Arka sudah pulih dan beraktifitas seperti biasanya.


Papanya juga sudah pulang dan Arka sudah menceritakan semuanya. Dyukurlah papanya tidak terguncang mendengar berita itu.


cintya juga sudah menjelaskan kepada papa Arka bahwa Arka sudah tau semuanya dan sudah menerimanya.


Papa arka sangat bahagia ternyata sakitnya itu memberikan hikmah besar pada keluarganya.


Arka dan Amel sedang mengendarai mobil melaju ke arah rumahnya namun ketika tiba tiba Amel melihat seorang gadis berlari seperti dikejar seseorang kemudian menuju ke arah mobil mereka tanpa melihat kalau ada mobil didepannya dan "Awas Maaaaaaas" teriak Amel. ..braakkkkk.....


Terlambat. Arka tidak sempat mengerem dan menabrak gadis itu hingga jatuh dan pingsan.

__ADS_1


Arka dan Amel membawa gadis itu kerumah sakit.


Arka masih belum melihat wajah gadis yang ditabraknya karena tertutup rambut gadis itu. Mereka terlihat panik karena jika gadis itu kenapa kenapa maka mereka akan mendapat masalah.


__ADS_2