
Hari itu hari minggu. arka dan amelia tidak dirumah karena melakukan perjalanan bisnis.
syifa dikamar sedang nonton drakor kesukaannya.
rafan sedang berlari pagi sedangkan refan memilih berolahraga ditempat fitnes.
rafan baru kembali dari lari paginya. dia mau membuka gerbang sampai suara seorang gadis mengehntikannya.
"hai re, kamu baru selesai olahraga ya" kata gadis itu yang tak lain adalah angel
"sorry gue buka re..." rafan menghentikan kalimatnya saat angel menggandeng lengannya
rafan segera melepasnya.
"kenapa sih re" kata angel cemberut
"ayo masuk" rafan menawarkannya masuk karena dia tidak ingin dilihat orang.
angel dengan senang hati melangkah kedalam. dia terkesima melihat kemegahan rumah refan. setelah dipersilahkan duduk, rafan naik keatas menamui refan dengan perasaan kesal.
. jdekkkk..
"apaan sih lo berisik banget" kata refan yang kaget mendengar suara pintu terbuka dengan keras
"temuin cewe lo tuh dibawah" kata rafan
"siapa? cantika?" tanya refan girang
"ketauan lo ya udah mulai naksir" kata rafan menggodanya
"tapi sayangnya enggak. yang dibawah agak butek. dapet darimana lo?" kata rafan membuat refan bingung
"hah? butek?" refan mencoba berpikir. lalu terlihat wajah lesunya saat dia tau siapa yang dimaksud rafan
"lo aja napa yang nemuin ra, pliss" kata refan
"turun atau gue bawa dia kemari" ancam rafan
refan segera turun.
"hai re" kata angel tersenyum
refan tersenyum agak memaksa.
"tumben pagi pagi udah kesini, tau dari mana alamat rumahku?" tanya refan
"dari internet" kata angel
__ADS_1
"emm ada apa?" tanya refan
"aku cuma pengen kenalan sama keluarga kamu" kata angel
"oh ya? emm nanti ya aku mau mandi dulu" refan naik keatas untuk mandi lalu berbincang sedikit dengan rafan lalu syifa dan beberapa pembantu yang ia panggil.
tak lama kemudian refan turun,
"kamu mau kenalan kan sama keluarga aku" kata rafan
"iya" angel mengangguk senang.
"ra, syi kesini bentar dong" kata refan
rafan dan syifa datang. angel terkejut melihat rafan yang berwajah sama dengan refan.
"re dia siapa?" tanya angel bingung
"kenalin ini rafan, kakak kembar aku" rafan menjabat tangan angel dan memperkenalkan diri
"ini syifa adik aku" syifa menjabat tangannya.
syifa melihat angel dengan tatapan aneh. karena dilihatnya kulit angel yang tidak terawat dan juga wajahnya yang pas pasan.
gilak kak refan dapet darimana dia
mereka memutuskan duduk diruang tamu menemani angel ngobrol. sambil sesekali bersenda gurau. mereka terus membicarakan hal elit membuat angel agak minder.
"oh ya berapa?" tanya rafan
"murah kok kak, cuma 100 juta" kata syifa.
angel kaget mendengar nominal harga untuk barang yang di injak dikaki tersebut
"iya nanti kakak pesenin deh" kata syifa
"kak refan, kemarin aku ketemu sama anak pak menteri di mall, dia titip salam buat kakak. katanya dia mau ajakin aku liburan ke eropa bulan depan. tapi aku nggak bisa soalnya itu kan jadwal aku jalan jalan sama temen temen ke inggris di tempat wisata punya om alex" kata syifa sedih
"nggak apa apa kok syi, 2 minggu lagi aja kamu ke tempat om alex. biar kakak yang atur jadwalnya" kata refan
"beneran kak?" kata syifa senang
angel merasa kikuk berada di tengah pembicaraan orang kaya. ah bukan tapi konglomerat.
"re, mama sama papa kamu mana?" tanya angel
"oh mama sama papa lagi ada perjalanan bisnis ke korea" kata refan
__ADS_1
"asyik banget jadi mama ya kak, ikut suami kerja sambil jalan jalan. dimanjain lagi hehehe"
"kamu mau punya suami kayak papa suatu saat nanti?" kata syifa
"iya mau dong, tapi aku lebih pengen kayak mama kak. di umurnya yang sekarang mama masih kayak ABG aja loh, kemaren waktu mama nganter aku sekolah masa temen temen cowok pada heboh mikir kalo mama itu kakak aku" kata syifa tertawa.
"hahaha, ya gitu deh kalo jadi mama, mama kan memang dari muda udah cantik, pinter ngerawat diri" kata rafan
angel melihat foto mama refan terpampang. dan benar saja, mama refan sangat cantik bahkan jauh lebih cantik darinya.
seorang pelayan membawa minuman.
"silahkan den, non" kata mbak ayu
"makasih ya mbak ayu" kata syifa
angel memperhatikan pembantu refan yang sangat cantik dan mulus. mirip seperti model.
apa? pembokat secantik ini?
angel mulai risih dengan suasana itu.
"re, aku pulang dulu ya" kata angel
"kok buru buru amat, pacar rafan aja belom dateng" kata refan
"iya bentar lagi aja" kata rafan
"emm aku baru inget ada urusan" kata angel
"tunggu biar di anter kang johan aja, suami mbak ayu" kata refan
"kang johan" panggil refan
datanglah seorang lelaki tegap yang sangat rupawan. angel semakin kikuk.
"aku pulang naik taksi aja" kata angel
"yaudah hati hati ya" kata refan.
angel segera keluar.
refan, rafan dan syifa tersenyum.
"enak aja dia mau saingan sama kak cantika" kata syifa yang sebenarnya fans cantika
"abis ini dia nggak bakalan mau kesini lagi. makasih ya kakak dan adikku" kata refan
__ADS_1
"lain kali ajak yang bening, jangan butek gitu, mending kalo sifatnya bagus. ini udah mukanya nggak bagus, sifatnya juga nggak bagus" kata rafan mengomel
"iya tuan muda" kata refan tertawa diikuti tawa syifa dan rafan