
amelia dan arka sudah sampai di London
mereka menuju rumah sakit milik alex sendiri
amel yakin alex dirawat disitu
saat sampai dirumah sakit amel menanyakan ruangan alex wilson
petugas itu memastikan siapa yang bertanya kemudian memberitahu ruangan alex yaitu ruangan terbaik di rumah sakit itu
mereka menuju kesana
saat sudah berada didepan pintu kamar yang dituju langkah amel terhenti
ada rasa takut yang luar biasa dalam dirinya
badannya sampai bergetar, jantungnya berdetak kencang, badannya manjadi dingin
arka menggenggam tangan amel kemudian membuka pintu dan membawa amel masuk
amel ragu ragu melangkah
namun langkah itu berubah menjadi langkah yang sangat cepat saat amel sudah melihat orang yang sedang terbaring koma dengan
"aleeeex, bangun.....bangunnnn....kenapa ini bisa terjadi padamu" amel menangis sambil memeluk alex
arka terharu melihat hal itu
"aleeexx, ini aku bangun lah,,,,,, benci lah aku seumur hidupmu tapi aku mohon bangun lah" amel semakin terisak
"sudah lah sayang, aku yakin kehadiranmu akan menambah semangat hidupnya" kata arka mencoba menenangkan
"sayang, aku tinggal dulu, aku mau menelpon mama dulu tadi kita belum sempat mengabari mereka" kata arka
__ADS_1
amel mengangguk dana arka pun keluar
"alex, apa kamu tau beberapa tahun yang lalu aku pernah bermimpi tentangmu, dalam mimpiku kau melambaikan tangan ditengah jalan kemudian sebuah mobil menabrakmu" kenapa mimpi itu harus terjadi. bangun lah alex hanya kau yang aku punya" amel menangis pelan
cekleeekkk
tiba tiba pintu terbuka
amel yang tidak melihat ke arah pintu berkata
"udah selesai telponnya sayang"
karena tidak ada jawaban amel pun berbalik
betapa terkejutnya dia melihat wanita yang berdiri adalah oma nya yang membencinya dan mengusirnya dulu
"o...oma, a...aku" amel tidak sanggup berkata kata lagi
wajahnya pucat
amel langsung berdiri dan hendak keluar
saat sudah akan meraih gagang pintu
sebuah kalimat menghentikan langkahnya
"apa kau akan meninggalkan kami untuk kedua kalinya?"
amel menatap oma dengan perasaan bingung
"bagaimana bisa kau mau meninggalkan kami lagi. kau bahkam tidak memelukku dan menanyakan kabarku, lihat lah alex membutuhkanmu. apa kau seegois ini?" kata oma mulai menangis
amel tak kuasa menahan tangis lalu memeluk omanya
__ADS_1
mereka berdua menangis dalam pelukan kerinduan yang sudah lama terpendam
gini loh ya gaess ini mereka semua asli indonesia tapi dari lahir papanya amel mereka tinggal di london. jadi bahasa indonesianya masih hapal dikit
saat suasana sudah tenang mereka duduk di sofa yang ada dalam ruangan
oma mulai menceritakan kejadian yang menimpa alex
"alex menikah 2 tahun yang lalu, istrinya adalah anak dari seorang pengusaha yang bekerja sama dengannya. setelah mereka menikah, istrinya meninggal 3 bulan lalu dengan cara yang sama seperti kedua orang tua kalian, alex curiga hal yang tidak wajar ini
dia pun mulai menyelidiki dan penyelidikan itu membuahkan hasil. pembunuh istrinya adalah ayah mertua alex sendiri.
Bella hanyalah anak angkat yang sengaja di adopsi untuk melancarkan rencananya. tadinya dia ingin mencelakai alex, namun istrinya menyelamatkannya dan berakhir meninggal..." oma terdiam kemudian melanjutkan
"saat alex berhasil menemukan bukti, mereka menyabotase mobil alex sehingga alex masuk kedalam sungai. namun sebelum itu alex sudah mengirimkan buktinya kepadaku dan aku langsung melaporkannya sebelum mereka datang dan berusaha membunuhku. ternyata mereka lah yang membunuh kedua orang tuamu. sekarang semua kejahatan mereka sudah terbongkar dan mereka akan dipidana hukuman mati. itu artinya kami bisa membawamu kembali" oma mengakhiri ceritanya yang membuat amel masih bingung
"sayang, maafkan kami. tujuan kami mengusirmu agar kami bisa melindungimu. kami mengklaim bahwa dirimu sudah meninggal. itu kami lakukan agar kamu aman. mereka sudah lama mengincarmu. bahkan mereka sudah menyabotase kecelakaanmu saat usiamu masih 14 tahun sehingga kau hilang ingatan sampai sekarang" jelas oma
"apa????,,, aku hilang ingatan?" kata amel bingung
"sudahlah kau tidak boleh terus mengingat karena akan berbahaya bagi kesehatanmu" kata oma memeluk amelia yang masih punya 1000 pertanyaaan dibenaknya
"masuk lah arka" kata oma
arka kemudian masuk
membuat amel bingung
"tadi aku melihat oma datang, jadia aku biarkan kalian melepas rindu" kata arka tersenyum
tiba tiba
"aleexx,,,," teriak amel dan oma bersamaan
__ADS_1