
Mentari pagi telah bersinar. Cantika sudah bangun sejak tadi. dia sudah mandi. dilihatnya Refan masih terlelap.
Dia tersenyum melihat laki laki tampan yang kini menjadi suaminya itu.
Dia mendekati Refan yang masih tertidur, dia memandangi wajahnya yang sangat tampan itu meskipun sedang tertidur.
ketampanan yang hakiki. gumam Cantika
"mau sampai kapan kamu memandangi suamimu ini" kata Refan yang berbicara sambil terus menutup mata.
Cantika segera beranjak dari posisinya.
"Mas udah bangun?" kata Cantika mengalihkan pembicaraan.
"gimana aku nggak bangun, aku dilihatin terus sama istriku" kata Refan membuat wajah Cantika merona.
"ayo mandi mas, kita sarapan" kata Cantika masih mencoba mengalihkan pembicaraan
Refan bangkit dan segera mandi. setelah itu mereka sarapan bersama.
Mereka sarapan di hotel tersebut. banyak mata memandang mereka. tatapan iri para kaum hawa melihat Cantika yang sangat beruntung menikah dengan laki laki sekaya dan setampan Refan.
Juga tatapan kagum para pria yang melihat langsung kecantikan Cantika.
Setelah menyelesaikan sarapannya, mereka berjalan jalan ke belakang hotel yang terdapat pemandangan lautnya.
mereka sangat senang berlarian kesana kemari menikmati indahnya laut.
Sekitar 1 jam kemudian mereka kembali ke hotel untuk beristirahat sambil menunggu jam makan siang.
Mereka duduk disofa kamar hotel itu sambil mengobrol.
"sayang, sampai kapan kita disini" kata Cantika.
Refan merangkul Cantika dan berbisik.
"kenapa? disini kan enak, nggak ada yang gangguin kita" Kata kata Refan membuat Cantika jadi grogi.
__ADS_1
"kok malah jawab itu sih" kata Cantika tertunduk
"kita disini sampai besok kok, baru setelah itu kita pulang kerumah mama Amelia lalu kita pindah kerumah mama Ranti" kata Refan
"ooh, mas lepas dong gerah nih" kata Cantika hendak melepas pelukan Refan.
"gimana kalau sebuah Ciuman" bisik Refan
"nggak ah, ini masih siang sayang" kata Cantika
"ayo dong" pinta Refan
"enggak mau" Cantika terus menghindar.
"gimana kalau pelukan" Kata Refan
"enggak boleh" kata Cantika
"gimana kalau kita lakukan yang seperti tadi malam" bisik Refan yang semakin mendekatkan wajahnya.
wajah Cantika merona,,,,
Cantika mengangguk,,,,
Refan mendekatkan wajahnya ke wajah Cantika.
"kamu memang istri yang menggemaskan" kata Refan.
"apa kamu suka sayang" kata Cantika
",jelas aku menyukai itu. aku menyukai semua yang ada padamu. rambut, mata, hidung, dan,,,,,"
Refan melanjutkan kata katanya dengan sebuah ciuman
Mereka kembali memadu kasih,, tidak peduli siang atau malam, karena saat ini mereka membiarkan cinta menguasai diri mereka.
__ADS_1
mereka terhanyut dalam pergulatan panas itu.
*****
Keesokan harinya mereka kembali kerumah Refan. mereka disambut hangat oleh keluarga Refan.
Arka mendekati Refan yang saat itu berjalan dibelakang mereka.
"bagaimana Re? enak kan?" kata Arka
"papa apaan sih" kata Refan menahan malu
"apa kamu sudah melakukan apa yang papa anjurkan sebelumnya?" tanya Arka lagi
"paaaa" Refan memohon
"anak papa sudah besar ternyata ya" kata Arka mengacak rambut Refan
Refan tersenyum pada papanya. bagaimana pun yang papanya bilang itu benar, rasanya memang enak menjadi pengantin baru.
"Kak Cantika, gimana dihotel?" tanya Syifa yang langsung membuat Cantika kikuk
"gimana apanya Syi" tanya Cantika gugup
"hotelnya gimana kak? hiasan kamarnya bagus kan?" tanya Syifa antusias
"oh kamar, bagus banget Syi, siapa yang dekor ya" tanya Cantika yang bernafas lega karena Syifa tidak menanyakan apa yang mereka lakukan
"aku yang bikin kak. kakak suka kan?" tanya Syifa
"suka banget Syi, makasih ya selera kamu bener bener high class deh" kata Cantika memuji.
"makasih kak" kata Syifa yang bergelayut manja dilengan Cantika
"Syifa memang menginginkan kakak perempuan, dan akhirnya dia mendapat kakak yang merupakan idolanya makanya dia senang sekali" kata Amelia mengartikan perlakuan Syifa. Syifa memang mengidolakannya sejak dia terkenal di ig.
"iya ma, Cantika juga seneng punya adek perempuan, apalagi secantik dan seceria Syifa" kata Cantika mengelus rambut Syifa.
Mereka berjalan menuju ruang makan, karena pada saat itu sudah menunjukkan jam makan siang.
__ADS_1