Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Pertemuan Pertama Rafan dan Adelia (Season 2)


__ADS_3

flashback on


saat itu dikampus sedang diadakan acara ospek menyambut mahasiswa baru.


hari itu adalah hari ke-2


seorang gadis berpenampilan norak tengah berlari kearah sekumpulan mahasiswa lainnya. gadis itu bergaya rambut dikepang dan memakai kacamata tebal. memakai rok dibawah lutut dan kemeja lengan panjang.


"heh, lo kira ini kampus bokap lo main telat aja sini lo" kata seorang senior yang saat itu melihat keterlambatan gadis itu.


gadis itu bergegas kedepan dengan wajah takut dan gugup


"siapa nama lo?" kata salah satu senior laki laki bernama Radi


"Adelia kak" kata gadis itu masih gemetar


"kenapa lo telat?" bentak radi


"maaf kak tadi ban motor saya bocor" kata adelia


"gak ada alasan, lari kelilingin barisan kelompok ini 20 kali cepetan!!!!" bentak radi


adelia segera berlari mengelilingi barisan teman temannya yang jumlahnya sekitar 10 orang namun berbaris berjarak 2 meter sehingga menjadi barisan yang lebar.


namun diluar perkiraan, fisiknya sangat kuat. dia cepat menyelesaikan hukumannya.


"udah kak" kata adelia


"hebat banget lo ya, sekarang coba lo ambil Pena dari kak Feri" kata Radi menunjuk rekannya yang bernama Feri yang bertubuh kekar yang merupakan salah satu anggota taekwondo dikampusnya


adelia segera menghampiri feri namun feri menaikkan pena ke atas kepalanya.


"ambil kalo bisa" kata feri


tanpa basa basi adelia meraih tangan kiri feri , memutarnya kebelakang lalu menendang belakang lutut feri sehingga feri jatuh berlutut dan adelia berhasil mengambil penanya.

__ADS_1


semua teman kelompoknya menatap kagum.


Feri sangat malu.


"maaf kak" kata adelia mendadak takut melihat tatapan feri


"balik lo ke barisan!! asal lo tau gue tadi sengaja, jadi lo semua jangan ngetawain gue ,!!!" bentak feri


semua terdiam


tiba saat istirahat mereka makan bersama dengan menu dari kampus.


"lo hebat, kenalin gue rafan" kata rafan mengulurkan tangan


adelia terkesima melihat ketampanan rafan


gila nih cowok keren banget


"gue adelia" kata adelia menjabat tangan rafan


"sejak kapan lo belajar beladiri" tanya rafan


"wah pantes lo hebat banget" kata rafan memuji.


"ah biasa aja" kata adelia tertawa


itulah awal mula rafan mulai mengagumi adelia. kenapa dia mengagumi? karena adelia mirip dengan mama rafan. menurut cerita papanya, mamanya dulu sering bikin orang terkejut dengan hal hal yang dimiliki nya termasuk jago beladiri padahal tidak sesuai dengan penampilannya yang anggun.


akhirnya adelia dan rafan memutuskan menjadi sahabat sejak saat itu.


dan perlahan rafan mengubah penampilan adelia menjadi gadis keren dikampus.


adelia juga mengajari rafan beladiri karena mama rafan tidak ada waktu untuk mengajarinya.


falsback off

__ADS_1


POV Refan


"kak refaaaan" refan terkejut dengan suara yang tidak begitu asing baginya.


dia lah cantika primadona kampus yang tergila gila padanya.


refan bergegas mempercepat langkahnya membuat cantika harus berlari agar bisa mengejarnya.


"kak mau kemana sih buru buru banget" kata cantika saat sudah berjalan sejajar dengan refan


"maaf ya cantika, aku ada kelas" kata refan berbohong


"kakak bohong ya, aku tau kok kelas kakak hari ini apa aja dan jam berapa aja" kata cantika


"aku ada janji sama temen, maaf ya gak bisa nemeni kamu ngobrol" kata refan berbohong lagi


"sama siapa kak? teman kakak kan aku tau semua" kata cantika lagi


"si....emmmm angga" kata refan saat melihat angga dari kejauhan


"udah dulu ya aku mau samperin dia" kata refan berlalu pergi meninggalkan cantika yang sedikit kesal


refan menghampiri angga salah satu teman dekatnya


"darimana lo kayak baru dikejer setan" kata angga


"apaan sih lo, biasa lah" kata refan


"cantika?" tanya angga.


refan mengangguk


"lo kenapa sih jual mahal jadi cowok. cantika? hampir semua cowok dikampus ini naksir dia dan lo nolak?. wah gilak lo re" kata angga geleng geleng kepala


"ah berisik lo, gue lagi males pacaran, lagian gue risih soalnya cantika nempel mulu" kata refan

__ADS_1


"yaelah re, kalo dia berenti deketin lo, baru deh lo kecarian" kata angga menggoda refan


"bodo amat yuk masuk kelas" kata refan diselingi tertawa mereka berdua.


__ADS_2