
amel berteriak memanggil dokter
dokter berlari menuju ruangan arka
terlihat oma dan amel menangis
ternyata alex sadar dari komanya
dokter langsung memeriksa keadaannya
dalam bahasa inggris
"ini keajaiban, dia sudah melewati masa kritisnya" kata dokter
amel dan oma berpelukan sedangkan arka melihat alex dan tersenyum padanya
"aku suami adikmu. segeralah sembuh kalau kau ingin melihat betapa bahagianya dia bersamaku" kata arka
alex tersenyum
mendengar hal itu alex sangat bahagia
"dokter apa yang membuat dia sadar secepat ini?" kata oma
"dia koma, tapi telinganya masih bisa mendengar. mungkin kedatangan adiknya membuat dia punya semangat hidup lagi" kata dokter
"ah syukur lah" kata oma mencoba menghapus air matanya
dokter pun keluar meninggalkan ruangan
__ADS_1
amel masih duduk disamping alex.
dia terus menatap alex yang hanya diam karena dia belum boleh banyak bicara
sesekali amel mencium punggung tangan alex
"aku menyayangimu" bisik amel
alex tersenyum
"apa yang kamu katakan kepadanya" tanya oma yang dari tadi memperhatikan mereka
"tidak oma, aku hanya bilang kalau dia tidak tersenyum ketampanannya akan hilang" kata amel disambut tawa oma, arka dan alex hanya bisa tersenyum simpul
"wah sepertinya aku punya saingan disini oma. lihatlah istriku lebih mencintai kakaknya. dia bahkan tidak pernah bilang kalau aku tampan. bagaimana ini oma. apa dia akan mengabaikan aku" kata arka protes tapi dengan nada bercanda
"sepertinya 1 jam yang lalu istriku masih diam seperti patung, tapi sekarang lihatlah oma dia bahkan berani tertawa disini. alex, istriku benar benar menyayangimu" kata arka tersenyum melihat ke arah alex
"tentu saja, istrimu adalah adik terbaik didunia . bagi alex tidak ada yang paling penting selain adiknya" kata oma disambut pelukan amel yang datang menghampirinya
"lihatlah cucuku begitu cantik dan dia sangat menyayangiku. aku sangat bahagia mempunyai gadis baik hati sepertinya" kata oma masih tetap memeluk amel lalu mencium keningnya
"apa kita akan memperebutkannya?" kata arka yang disambut tawa amel dan oma
alex hanya meringis. dia ingin tertawa tapi itu akan menyakiti tubuhnya
"udah dong mas, kasian alex dari tadi ingin ketawa tapi harus ditahan" kata amel melihat alex yang tersenyum
"sayang, tetaplah disini bersama alex, aku akan segera kembali" kata oma
__ADS_1
"iya oma" kata amel kembali memeluk oma lalu oma pun pergi
"sayang, aku akan keluar mencari makanan untukmu" kata arka
amel mengangguk
lalu menatap alex
"tidur lah, aku akan tetap disini sampai kau benar benar sembuh" kata amel
alex tersenyum lalu menutup matanya
amel menggenggam tangannya sampai alex benar benar tertidur
tak lama kemudian dia pun tertidur dengan posisi duduk disamping alex
sepertinya dia sangat lelah
karena begitu sampai, dia langsung mencari keberadaan alex
kini hatinya benar benar lega mengetahui alex telah sadar dan dia juga bahagia karena selama ini oma dan alex sangat mencintainya
15 menit kemudian arka masuk membawa makanan untuk amel
tapi amel sudah tertidur
arka memilih membiarkannya saja dia mengangkat tubuh amel ke sofa dan membaringkannya
lalu membelai rambutnya dan berkata dalam hati kebahagiaan ini memang pantas kau dapatkan ALEXIA istriku yang sekaligus cinta pertamaku
__ADS_1