Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Masa Lalu Amelia


__ADS_3

keesokan harinya.....


amel sudah diperbolehkan pulang


sesampainya dirumah, ia pun segera menggendong anaknya secara bergantian dan menyusui mereka


"maafin mama ya sayang, kemarin gak menyusui kalian"


"sayang, aku pergi dulu ya mau mengabarkan bu indah sekalian bawain makanan buat anak anak panti" kata arka


"iya sayang hati hati ya salam buat bu indah" kata amel yang masih sibuk menyusui didalam kamar


arka melajukan mobilnya menuju rumah bu indah


sesampainya disana ia disambut bahagia oleh anak anak


"ini kakak bawa makanan, dibagiin didalem ya" kata arka menyerahkan bungkusan makanan kepada bu leni yang juga pengurus panti


"bu indah, boleh saya bicara 4 mata dengan ibu?" wajah arka tampak serius

__ADS_1


wajah bu indah terlihat tegang, sepertinya arka akan menanyakan hal yang sudah lama disimpan bu indah


bu indah mengajak arka nenuju taman belakang yang terdapat kursi untuk mereka duduk


"bu sebenarnya apa yang terjadi pada masa lalu amel?" arka memulai pembicaraan


bu indah sangat gugup.


"bu arka mohon, beri tahu arka agar arka bisa menghindari sesuatu yang berkaitan dengan masa lalunya" kata arka meyakinkan


"nak arka, berjanji lah untuk menaati apa yang ibu katakan. setelah ibu menceritakan semuanya jangan pernah berusaha mencari keluarganya karena itu akan berakibat fatal bahkan bagi nyawa istrimu" kata bu indah tampak serius


"arka berjanji bu" sahut arka


lalu melanjutkan


"sepuluh tahun yang lalu amel mengalami kecelakaan akibat mobil yang membawanya masuk ke dalam jurang, beruntung supir sempat mendorongnya keluar sesaat sebelum mobil itu masuk jurang dan supir itu tewas karena ledakan. amel menderita luka yang cukup parah dibagian kepala dan wajah sehingga harus dilakukan operasi kecil dibagian dagu dan bibirnya dan karena kepalanya membentur jalanan, dia koma selama setahun. saat sadar, ia tidak ingat apa apa. selang setahun, orang tuanya meninggal karena sebuah tragedi. setelah itu amel pun di usir oleh kakak dan neneknya. karena itu ibu mohon jagalah dia jangan sampai kamu mengatakan apapun tentang ini, karena itu akan berbahaya bagi kesehatannya. dan jangan mencari tau tempat asalnya juga keluarganya karena itu adalah larangan terbesar neneknya saat mengusirnya dari rumah" bu indah mengakhiri ceritanya


tampak air mata mengalir dari pelupuk matanya

__ADS_1


"terima kasih bu, arka janji akan menjaga dia sepanjang hidup arka. arka pamit bu" arka mencium punggung tangan bu indah kemudian berlalu pergi


diperjalanan dia hanya diam merenung, sedangkan vicky hanya menatapnya sesekali dari kaca depan memastikan majikannya baik baik saja


berat sekali bebam hidup yang kamu jalani sayang, aku berjanji akan melindungi dan menjagamu


"vicky perketat penjagaan dirumah. tambah pengawal dan cctv" kata arka


"baik tuan" sahut vicky


tak lama kemudian mereka sampai dirumah


arka segera masuk menemui anak anak dan istrinya


anak anaknya sedang tidur siang


arka melihat amel baru keuar dari kamar mandi


dia mendatangi istrinya dan mencium keningnya lalu memeluknya

__ADS_1


amel kaget namun sangat senang melihat suaminya bersikap begitu


mereka hanyut didalam pelukan


__ADS_2