Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Ingatan


__ADS_3

Sebulan telah berlalu


hari ini adalah acara penamaan bayi amelia dan arka yang di adakan dirumah mereka


bayi mereka diberi nama


Refan wijaya dan Rafan Wijaya


mereka kembar identik


namun wajahnya mengikuti wajah tampan arka


para tamu undangan terkagum melihat anak mereka


"ya mau gimana lagi dong ya. mama nya cantik, papanya blasteran gimana anaknya gak kece ya kan ibu ibu" kata tante dewi yang merupakan teman arisan mama arka


"tante dewi bisa aja nih" kata amel tersipu malu


"gimana sayang, punya anak kembar? jadi sering bergadang ya" tanya tante dewi


"iya tante, tapi alhamdulillah papanya anak anak tiap malam yang bantuin jaga" sahut amel


setelah acara selesai


mama dan papa pamit pulang, sementara amelia dan arka sedang istirahat dikamar


mereka sangat lelah karena banyaknya tamu undangan


bayi mereka dijaga oleh pelayan rumahnya sampai jadwal menyusu tiba


2 jam kemudian amel sudah bangun


ia pun segera membersihkan diri karena hari hampir sore


saat melewati ruang kerja arka, amel melihat sangat berantakan dan ia pun segera masuk dan membereskannya


karena arka memang tidak memperbolehkan siapapun masuk kecuali istrinya

__ADS_1


saat sedang membereskan laci, amel melihat sebuah kotak kecil berwarna biru


karena penasaran akhirnya ia membuka kotak itu


saat melihat isinya ternyata sebuah foto anak remaja berusia 14 tahun sedang tersenyum hangat


dibalik foto itu tertulis nama "ALEXIA"


tiba tiba amel seperti mengingat kilas bayangan ntah apa ia pun tidak mengerti


namun kepalanya seketika sangat sakit sekali


ia sampai mengerang


Arka yang kebetulan lewat, melihat amel memegangi kepalanya


saat arka mendekatinya amel pun langsung ambruk


beruntung arka sempat menangkapnya


arka panik kemudian segera melarikan ia kerumah sakit


setelah menjalani sekian banyak tes, dokter pun memanggil arka ke ruangannya


arka masuk ke ruangan yang dulu pernah ia masuki


yaitu ruangan dokter rudi


namum saat kedok nya yang terlibat dengan alexia palsu terbongkar, ia pun di pecat


kembali ke arka


"bagaimana dok keadaan istri saya?" tanya arka masih terlihat cemas


"begini pak, apa ibu amelia pernah mengalami kecelakaan saat kecil?" tanya dokter


"saya tidak tau dok, istri saya memang tidak pernah cerita tentang masa kecilnya. memangnya kenapa dok?" tanya arka penasaran

__ADS_1


"begini pak, jika ada keluarga dari ibu amelia, mohon segera bapak menanyakan perihal ini kepada mereka. karena itu sangat berpengaruh pada kondisi pasien kedepannya" kata dokter membuat arka semakin penasaran


"jika ada keluarganya bisakah bapak bawa kemari" tanya dokter


"iya dok, saya akan hubungi tantenya" kata arka


kemudian arka menyuruh supir menjemput bu indah dan memberitahukan tentang amel


setelah 1 jam akhirnya bu indah sampai


diruang dokter


"begini bu, apakah ibu amelia pernah mengalami cedera dikepalanya yang membuatnya hilang ingatan?" kata dokter


bu indah kaget dan takut


"bu tolong bekerja sama dengan kami, karena kesehatan pasien bergantung pada jawaban ibu" dokter mencoba mengingatkan


arka yang diam masih menunggu jawaban bu indah


"baiklah akan saya ceritakan, tapi saya minta hal ini jangan sampai ada yang tau" kata bu indah


lalu dia melanjutkan kalimatnya


"10 tahun yang lalu, amelia pernah mengalami kecelakaan sehingga membuatnya hilang ingatan. bahkan dia koma selama setahun. lalu setahun kemudian orang tuanya meninggal" tukas bu indah


"ternyata benar dugaan saya, pasien mencoba mengingat memori itu namun malah membuatnya sakit kepala hebat hingga pingsan" kata dokter


"nak arka apa yang amel lihat sebelum ini?" kata bu indah


"amel melihat foto masa kecil alexia bu" kata arka


bu indah langsung menutup mulut dengan kedua tangannya


ya Allah kenapa harus sekarang gumam bu indah


lalu mereka menuju kamar rawat amelia yang masih belum sadarkan diri

__ADS_1


sementara papa arka baru sampai karena sebelum nya tadi arka sudah menghubunginya


sementara mama cintya kerumah arka menjaga kedua anaknya


__ADS_2