
refan dan teman temannya tengah menikmati makan siang mereka.
tak lama kemudian cantika datang bersama dengan dinda. refan melihatnya namun membuang muka dan berpura pura tidak melihat.
cantika dan dinda memilih duduk sudut ruangan karena tempat itu yang masih kosong.
saat refan sedang makan terdengar suara seseorang.
"re, aku boleh duduk sini?" tanya angel yang sudah berdiri disamping refan duduk
teman teman refan menoleh dan terbengong melihat angel. bukan karena cantik , tapi penampilannya sangat sederhana dan polos. sama sekali bukan tipe mereka. tapi mereka tau refan tidak pernah memandang fisik seseorang untuk menjadi temannya.
"bo..boleh kok" kata refan
lalu angel duduk disamping refan, padahal angga sudah menggeser duduknya agar angel duduk disebelahnya.
"oh ya kenalin ini angel mahasiswi transfer" kata refan
"hai gue angga"
"gue beni"
"gue bayu"
mereka memperkenalkan diri
"salam kenal semua" kata angel tersenyum
angel memesan makanan lalu makan bersama mereka.
__ADS_1
cantika melihat itu dari kejauhan. dia merasa sedikit kesal mengingat refan tidak memperbolehkannya makan bersama sedangkan gadis itu bisa makan bersamanya.
namun dia segera sadar bahwa dia dan refan hanya bersandiwara. walaupun sebenarnya dia sangat menyukai refan, tapi dia ingin tetap memendamnya mengingat refan pernah menolaknya.
"lo pindahan dari mana angel?" tanya beni
"dari semarang ben" kata angel
"oh ya gimana menurut kalian dengan gadis yang berpenampilan alami?" tanya angel tiba tiba. sepertinya dia sudah tau kabar bahwa refan berpacaran dengan cantika. namun bagi angel, gadis alami lebih banyak disukai pria
semua teman refan saling pandang.
"oh, y...ya bagus sih, jarang aja ada cewe kayak gitu" kata angga
"iya menurut aku, penampilan alami itu sangat manarik daripada mereka yang memakai make up apalagi yang tebel" kata angel dengan pedenya
"iya tapi gue lebih suka cewe yang bisa menjaga penampilan. yang bersih, wangi dan nggak kucel" kata beni tiba tiba.
"ya sih pendapat orang kan beda beda" kata angel
"re, kamu gimana? lebih suka yang mana?" tanya angel
"reeeee" angel menyenggol lengan refan
"eh iya? emmm menurut gue sih ya oke oke aja, selama orang merasa nyaman dengan penampilannya" kata refan yang baru tersadar dari lamunannya
selesai makan mereka semua pergi keluar. angel mengikuti mereka.
"angel, kita mau balik" kata angga
__ADS_1
"iya aku juga mau balik, kamu mau anterin aku kan re?" tanya angel
"mmmm maaf angel, gue ada acara sama temen temen gue" kata refan
"supir aku masih mogok, gue takut pulang sendiri, kan gue masih baru dikota ini" kata angel
"gue aja yang anter" kata angga menawarkan diri
"aku maunya sama refan, soalnya dia perhatian orangnya aku jadi nyaman deh" kata angel
"ya....yaudah deh yuk" kata refan tak bisa menolak
"kak re" langkah kaki refan terhenti mendengar suara panggilan cantika
"kak, mau kemana?" tanya cantika saat sudah berada didepan refan
"mau anterin dia pulang" kata refan ketus
"kamu anak baru kan? kenalin aku cantika" kata cantika tersenyum ramah
cih bahkan dia nggak cemburu
"aku angel" kata angel tersenyum
"yaudah kak, hati hati ya," cantika tersenyum lalu pergi
refan tidak habis pikir dengan sikap cantika yang santai saat pacar PURA PURA nya mengantar gadis lain.
angel merasa dari sikap refan menunjukkan kalau refan tidak menganggap cantika pacarnya.
__ADS_1
pasti dia suka cewe yang alami kayak gue
gumam angel sambil tersenyum