
Hari pernikahan sudah tinggal menghitung hari. tepatnya 2 hari lagi, Cantika dan Refan akan menikah.
Hari ini Refan memutuskan mengundang teman temannya. mereka akan mengadakan pesta lajang. mereka akan mengadakannya di pavilliun pekarangan rumahnya. mereka tidak berpesta dengan alkohol atau musik. mereka hanya pesta BBQ. dengan minuman dingin yang tidak merusak kesehatan. itu wajar karena mereka semua adalah dokter.
Rafan juga ada disana.
"Re, gimana perasaan lo bentar lagi nikah lo" kata Angga
"menurut lo?" tanya Refan balik
"lah mana gue tau gue nikah aja belom" kata Angga
"ya biasa aja sih" kata Refan berbohong. padahal dalam hatinya tidak sabar menunggu hari H.
"Re, gue ada resep biar malem pertama strong terus" kata Beni yang memang ahli dibidang itu.
"apaan sih lo" kata Refan
"emang lo nggak mau, malem pertama lo bisa panjang, secara lo nikah sama cewe paling cantik dan perfect bro" kata Beni
"cuci dulu otak lo biar bersih" kata Refan
"malem pertama gas terus bro" kata Bayu
"sialan lo, emang nggak ada topik lain
"kalo lo mau tau caranya, lo liat aja di bok*p" kata Beni
__ADS_1
"sialan lo pada, gue yang mau nikah kok lo semua yang pada sibuk" kata Refan menjitak kepala Beni
Rafan hanya tertawa melihat Refan jadi bulan bulanan teman temannya.
"Ra, lo di langkahi sama Refan, lo kapan Ra?" tanya Beni semakin kurang ajar
Rafan hanya tersenyum
"Re, dia baik baik aja kan?" tanya Beni yang melihat Rafan hanya tersenyum.
"sialan lo, emangnya gue kenapa? kesambet?" kata Rafan meninju bahu Beni pelan
"ya lo diem aja" kata Beni
"Refan kan nikah karena dia udah klop sama cintanya" kata Rafan
"jadi lo belom klop? lo jomblo Ra?" kata Angga menerka seenaknya
"iya gue tau gue jomblo, tapi lo nggak pantes jomblo kali Ra" kata Angga
"iya, lo ganteng, keren, pinter, kaya,,,cewe mana yang nggak mau sama lo" kata Bayu
"adek lo nggak mau sama gue" kata Rafan
"adek? Bella? gila parah lo dia kan masih 8 taun" kata Bayu
"ya dia kan cewe juga" kata Rafan membodohi Bayu
__ADS_1
"pinter banget lo ngeles ya" kata kata Bayu
"kayaknya Rafan sama kayak Refan, nggak mau sembarangan pacaran" kata Beni
"urusin aja idup lo" kata Rafan
"gue punya pacar kali" kata Beni bangga
"siapa? Dinda?" kata Refan yang disambut tawa yang lainnya.
"sialan lo, ya enggak lah. lo tau nggak suster yang namanya Novi?" tanya Beni
"Novi? oh yang lo bilang di grup? kalo nggak salah dia anak baru ya" kata Angga
"iya, gue udah jadian kali sama dia" kata Beni bangga
"yakin lo, dia kan cantik, imut, masa mau sama lo" kata Bayu
"karena itu gue heran. gue yang tampang pas pasan aja laku masa Rafan yang super duper ini kalah sama gue" kata Beni
,,,,pletak,,,,,
sebuah jitakan mendarat di kening Beni yang membuat beni meringis.
"mending lo fokus kerja bikin bangga orang tua baru deh ngurusin cewe" kata Rafan
"iye iye, kalah mulu dah kalo ngomong ama Rafan" kata Beni masih mengusap keningnya
__ADS_1
"udah kalah, ganteng, kalo ngomong lagi" gerutu Beni yang sontak membuat yang lain tertawa.
mereka menghabiskan malam itu dengan bercanda ria, karena setelah itu Refan akan menghabiskan lebih banyak waktu bersama istri Cantiknya.