
pagi itu arka dan amel sedang sibuk dikantornya
karena kepergian amel banyak sekali hal yang belum bisa diselesaikan
"sayang, baru satu minggu aku pergi kantor sudah runyam begini bagaimana kalau aku pergi dalam waktu yang cukup lama" kata amel
"huss gak boleh ngomong gitu ah, memangnya kamu mau kemana lagi sih" tanya arka
"gak ada sih hehe" arka tersenyum tipis
sepertinya amel hanya membuat gurauan agar suasana tidak terlalu tegang
"sayang aku ke lantai dasar dulu mau cek berkas" kata amel
arka mengangguk
amel turun menggunakan lift khusus
saat sudah dilantai bawah tiba tiba hpnya berdering
dilihatnya itu nomor baru
dia ragu namun kemudian mengangkatnya
"halo, siapa ini" kata amel
"halo bu apakah rafan dan refan adalah anak ibu?" tanya laki laki diseberang sana
dari latarnya sepertinya sedang dalam suatu tempat yang penuh keributan
"iya benar, ada apa?" amel tampak khawatir
"bu cepat lah ke jln xxxxxx karena anak kembar ibu mengalami kecelakaan saat menyebrang jalan" kata laki laki itu
itu adalah alamat sekolah si kembar
sontak wajah amel menjadi pucat, kakinya lemas seketika dan tangannya bergetar
tanpa berpikir lagi dia langsung menuju parkiran dan mengendarai mobilnya ke alamat sekolah si kembar
__ADS_1
dalam perjalanan dia tidak bisa berpikir jernih
air matanya terus menetes
di bahkan melaju dengan kecepatan tinggi
saat melintas di jalan lengang tiba tiba ada mobil yang muncul dari arah berlawanan
amel panik langsung membanting stir ke arah kanan dan
....brakkkkk....
mobilnya menabrak pohon besar dan terguling hingga terperosok ke semak semak
amel masih didalam mobil, namun tidak sadarkan diri
ada luka lecet diseluruh lengannya
namun wajah dan kepalanya tidak apa apa
mungkin dia melindungi kepala dan wajahnya dengan tangannya
sementara itu......
"amelia kemana ya, kok belum muncul juga" arka mulai cemas dia merasakan firasat buruk
dia mencoba menelpon istrinya namun tidak diangkat
dia menelpon pegawai dilantai dasar namun mereka tidak melihat amel
arka langsung memeriksa cctv
dia melihat amel keluar kantor dengan tergesa gesa dengan wajah yang sangat kacau
arka kemudian menelponnya lagi
kali ini di angkat namun bukan suara istrinya melainkan suara seorang laki laki
"halo siapa ini, mana istri saya?" kata arka
__ADS_1
"pak, ibu yang punya hp ini mengalami kecelakaan dijalan xxxx dan kini sudah dilarikan kerumah sakit terdekat. ini saya beru menemukan hpnya" kata pria itu
tubuh arka gemetar
wajahnya pucat
"tolong simpankan hp istri saya, saya akan segera kesana" kata arka langsung menutup teleponnya
arka bergegas pergi ke alamat yang dibilang pria tadi
sesampainya disana arka meminta hp istrinya dan memberikannya sejumlah uang
lalu arka pergi ke rumah sakit didekat situ sesuai petunjuk pria tadi
sesampainya dirumah sakit arka segera menuju resepsionis dan menyakan perihal istrinya
"maaf pak, atas nama ibu amelia sedang ditangani diruang UGD"
arka langsung berlari kesana
disana ada beberapa orang menunggu
mereka melihat arka
"apa bapak keluarga ibu ini?" kata salah seorang dari mereka
"iya, saya suaminya. terima kasih sudah mengantar istri saya, ini ada sedikit uang untuk bapak bapak tolong diterima dan doakan semoga istri saya baik baik saja" kata arka menyodorkan beberapa lembar uang
mereka mengucapkan terima kasih lalu pamit pulang
didepan ruangan itu arka mondar mandir
hatinya sangat kacau
beberapa kali dia mengusap wajahnya kasar
mencoba menghapus air matanya yang terus mengalir
ya Allah selamatkan lah istriku
__ADS_1