Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Kecelakaan


__ADS_3

pagi itu arka dan amel sedang sibuk dikantornya


karena kepergian amel banyak sekali hal yang belum bisa diselesaikan


"sayang, baru satu minggu aku pergi kantor sudah runyam begini bagaimana kalau aku pergi dalam waktu yang cukup lama" kata amel


"huss gak boleh ngomong gitu ah, memangnya kamu mau kemana lagi sih" tanya arka


"gak ada sih hehe" arka tersenyum tipis


sepertinya amel hanya membuat gurauan agar suasana tidak terlalu tegang


"sayang aku ke lantai dasar dulu mau cek berkas" kata amel


arka mengangguk


amel turun menggunakan lift khusus


saat sudah dilantai bawah tiba tiba hpnya berdering


dilihatnya itu nomor baru


dia ragu namun kemudian mengangkatnya


"halo, siapa ini" kata amel


"halo bu apakah rafan dan refan adalah anak ibu?" tanya laki laki diseberang sana


dari latarnya sepertinya sedang dalam suatu tempat yang penuh keributan


"iya benar, ada apa?" amel tampak khawatir


"bu cepat lah ke jln xxxxxx karena anak kembar ibu mengalami kecelakaan saat menyebrang jalan" kata laki laki itu


itu adalah alamat sekolah si kembar


sontak wajah amel menjadi pucat, kakinya lemas seketika dan tangannya bergetar


tanpa berpikir lagi dia langsung menuju parkiran dan mengendarai mobilnya ke alamat sekolah si kembar

__ADS_1


dalam perjalanan dia tidak bisa berpikir jernih


air matanya terus menetes


di bahkan melaju dengan kecepatan tinggi


saat melintas di jalan lengang tiba tiba ada mobil yang muncul dari arah berlawanan


amel panik langsung membanting stir ke arah kanan dan


....brakkkkk....


mobilnya menabrak pohon besar dan terguling hingga terperosok ke semak semak


amel masih didalam mobil, namun tidak sadarkan diri


ada luka lecet diseluruh lengannya


namun wajah dan kepalanya tidak apa apa


mungkin dia melindungi kepala dan wajahnya dengan tangannya


sementara itu......


"amelia kemana ya, kok belum muncul juga" arka mulai cemas dia merasakan firasat buruk


dia mencoba menelpon istrinya namun tidak diangkat


dia menelpon pegawai dilantai dasar namun mereka tidak melihat amel


arka langsung memeriksa cctv


dia melihat amel keluar kantor dengan tergesa gesa dengan wajah yang sangat kacau


arka kemudian menelponnya lagi


kali ini di angkat namun bukan suara istrinya melainkan suara seorang laki laki


"halo siapa ini, mana istri saya?" kata arka

__ADS_1


"pak, ibu yang punya hp ini mengalami kecelakaan dijalan xxxx dan kini sudah dilarikan kerumah sakit terdekat. ini saya beru menemukan hpnya" kata pria itu


tubuh arka gemetar


wajahnya pucat


"tolong simpankan hp istri saya, saya akan segera kesana" kata arka langsung menutup teleponnya


arka bergegas pergi ke alamat yang dibilang pria tadi


sesampainya disana arka meminta hp istrinya dan memberikannya sejumlah uang


lalu arka pergi ke rumah sakit didekat situ sesuai petunjuk pria tadi


sesampainya dirumah sakit arka segera menuju resepsionis dan menyakan perihal istrinya


"maaf pak, atas nama ibu amelia sedang ditangani diruang UGD"


arka langsung berlari kesana


disana ada beberapa orang menunggu


mereka melihat arka


"apa bapak keluarga ibu ini?" kata salah seorang dari mereka


"iya, saya suaminya. terima kasih sudah mengantar istri saya, ini ada sedikit uang untuk bapak bapak tolong diterima dan doakan semoga istri saya baik baik saja" kata arka menyodorkan beberapa lembar uang


mereka mengucapkan terima kasih lalu pamit pulang


didepan ruangan itu arka mondar mandir


hatinya sangat kacau


beberapa kali dia mengusap wajahnya kasar


mencoba menghapus air matanya yang terus mengalir


ya Allah selamatkan lah istriku

__ADS_1


__ADS_2