Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Ulang Tahun


__ADS_3

Dirumah oma amelia sudah berkumpul semua sudah berkumpul


disebuah meja sudah terletak kue tar besar yang sangat cantik


diatasnya ada lilin angka 31 tahun


semua menyayikan lagu ulang tahun


kemudian amelia meniup lilin lalu memotong kuenya


kue pertama dia berikan pada arka


lalu oma kemudian alex


semua yang ada disana sangat senang


tidak ada tamu undangan


karena ini hanya acara keluarga


"selamat ulang tahun ya sayang" kata oma sambil memeluk amelia


"terima kasih oma" kata amelia


"ini hadiah untukmu" oma memberikan sebuah kotak kado yang panjang dan pipih


amelia kemudian membukanya


didalamnya ada sebuah amplop


"apa ini oma?" tanya amelia melihat isi amplop itu adalah kertas kertas


"itu adalah sertifikat kepemilikan perusahaan alm papamu yang ada di indonesia" kata oma


"tapi bukan kah namaku sudah dicoret oma?" tanya amel


"aku sudah mengurusnya, kamu tenang saja" kata oma


"oma, ini terlalu berlebihan" kata amel

__ADS_1


"tidak, itu memang hakmu" kata alex


"oma, aku tidak mengharapkan ini, aku belum sanggup menerima tanggung jawab ini" kata amel


"kamu punya kemampuan dan juga suami yang berprestasi didunia bisnis. apa lagi yang kamu tunggu?" kata oma tersenyum


"baiklah oma, aku berjanji akan menjaga amanah dari alm papa" kata amel menyerah


"arka, oma tau kamu akan melakukan yang terbaik untuk istrimu" kata oma


"tentu saja oma" kata arka tersenyum


semua orang juga tersenyum


"aku juga punya kabar bahagia" kata amel


semua memandangnya dengan antusias


termasuk kedua anaknya


"sembilan bulan kedepan rafan dan refan akan punya adik" kata amel


rafan dan refan melompat kegirangan


"iya sayang" kata amel


"pah, kita akan punya cucu lagi" kata cintya


adrian tersenyum merangkul bahu cintya


alex dan oma bergantian memeluk amel


"hari ini kamu sudah buat kami semua bahagia sayang" kata oma


"sejak kapan kamu tau kalau kamu hamil sayang?" tanya arka


"dua hari yang lalu aku cek ke dokter keluarga kita. katanya usia kehamilanku sudah 3 minggu" kata amel


"kamu selalu penuh kejutan ya" kata arka merangkul bahu istrinya

__ADS_1


tiba tiba datang lah seorang wanita seusia amelia


amelia tidak mengenalnya


namun oma dan arka sepertinya mengenalnya


alex mendekati wanita itu dan memperkenalkannya


"kenalkan dia bella istriku" kata alex


amelia dan arka terkejut


"tapi bukan kah dia sudah....." amel berhenti bicara


"ya, sebenarnya saat kecelakaan bella sempat lompat dari mobil sebelum mobil itu masuk ke jurang dan meledak. namun untuk mengelabui richard, aku terpaksa mengkalim bahwa dia meninggal. saat itu aku menyembunyikannya di negara lain sampai semua benar benar aman" kata alex


"kenapa tidak jujur pada kami" kata amel


"lihat lah, kamu aman sampai sekarang berkat ketidakjujuran kami pada siapapun termasuk orang terdekat" kata alex


amel mengangguk


lalu dia menghampiri bella dan memeluknya


"terima kasih sudah mencintai kakakku"


"aku hanya mengikuti hatiku" kata bella


"berjanji lah kamu akan membahagiakannya" kata amel


"itulah tujuan hidupku" kata bella


semua orang tersenyum


"terlalu banyak hadiah kejutan hari ini ya" kata oma disambut tawa mereka


setelah acara selesai


mereka semua istirahat karena besok adalah jadwal mereka bertamasya ke salah satu pantai terkenal dinegara itu

__ADS_1


tentu saja hal ini mendapat sorakan hore dari rafan dan refan


ah dasar anak anak :D


__ADS_2