Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Flashback #2


__ADS_3

"apa kamu sangat mencintai amelia?" tanya oma kepada arka yang kini sedang duduk bersamanya di sofa


"aku mencintainya lebih dari hidupku oma" kata arka penuh keyakinan


dari sorot matanya terlihat betapa dia sangat mencintai istrinya


"aku dengar kamu dulu pernah terjebak dengan mantan kekasihmu" kata oma


"dia bukan mantan kekasihku oma, dia hanya orang gila yang mengaku sebagai alexia. kenapa oma menanyakan hal itu?" kata arka heran


"apa kamu masih mencintai mantan kekasihmu itu?" tanya oma lagi


"tidak oma,.aku sudah melupakannya" kata arka yakin


"oh ya? tapi aku tau dimana keberadaan gadis itu sekarang. apa kau mau tau?" tanya oma


arka terdiam, dia baru sadar kalau oma juga berasal dari london tempat alexia tinggal


"sudah lah oma, aku tidak ingin membahasnya itu tidak penting lagi" kata arka


"sekarang dia ada di indonesia" kata oma membuat arka kaget


"oma,.katakan saja hal penting apa yang ingin oma sampaikan" kata arka mencoba menyudahi pembicaraan tentang alexia

__ADS_1


"dia gadis yang sangat baik, berhati tulus, suka menolong, dan sangat cerdas" kata oma


arka semakin bingung melihat oma terus membicarakan alexia


"dia saat ini sudah bersama orang yang sangat mencintainya" tambah oma


"oma, sudah lah" arka semakin bingung


"apa kamu tidak ingin tau siapa laki laki beruntung itu?" tanya oma lagi


"tidak oma,.aku sudah tidak peduli lagi tentang itu" kata arka


"ah sayang sekali padahal kau sangat dekat dengan anak anak mereka" kata oma lagi


"ya, kamu lah laki laki beruntung itu. istrimu adalah ALEXIA" oma tersenyum


sementara arka masih diam membisu


"kenapa? kamu ingin tau apa yang terjadi?" kata oma yang langsung mendapat tatapan antusias dari arka


oma memulai ceritanya


"saat berumur 14 tahun, dia mengalami kecelakaan yang membuatnya harus kehilangan seluruh ingatannya. dia juga tidak boleh sampai mengingat masa lalunya karena itu akan berbahaya pada otaknya dan bisa membuatnya kehilangan nyawa. bukan hanya itu, wajah bagian bawah sempat terluka parah, maka dia pun harus di operasi dan membuat banyak orang tidak mengenalinya. karena itu aku membuang semua foto masa kecilnya sehingga dia tidak ingat wajahnya yang dulu. karena itu akan berbahaya bagi nyawanya. dan aku juga mengganti namanya dan mengklaim bahwa dia meninggal dalam kecelakaan " oma terdiam kemudian melihat arka yang terlihat penasaran

__ADS_1


"lalu kenapa oma dulu mengusirnya bahkan mencoret namanya dari daftar keluarga" tanya arka


"setahun lamanya dia koma, dan setahun setelahnya menantu dan anakku meninggal dalam kecelakaan yang disengaja sama seperti saat alexia kecelakaan. bedanya, mereka tenggelam disungai bersama mobil yang disabotase sedemikian rupa agar terlihat kecelakaan murni. namun aku menyadari ada saingan anakku yang mencoba membunuh keluarga kami. maka dari itu, untuk melindungi alexia, kami memutuskan untuk menjauhkannya dari hidup kami sampai pembunuh orang tuanya tetangkap dan dia akan benar benar aman bersama kami" oma mengakhiri ceritanya


"lalu bagaimana aku bisa bisa sampai dijodohkan dengan dia oma" kata arka


"aku sudah tau tentangmu saat kalian masih berpacaran, aku juga menyelidiki seperti apa dirimu dan keluargamu. tepat setelah alexia sampai di panti asuhan, aku memberitahukan indah agar mencari keberadaanmu. bahkan pertemuan indah dengan cintya adalah rencanaku agar mereka dekat dan menjodohkan alexia denganmu. tapi Tuhan mempermudah jalan kami karena tanpa sengaja cintya bertemu dengan istrimu dan menjadi dekat" oma tersenyum


dulu cintya menjodohkan amelia dan arka karena cintya sudah kenal dengan indah namun amelia tidak mengetahuinya


"oma aku tidak tau lagi harus berkata apa, aku lah laki laki paling beruntung di dunia yang menikahi cinta pertamaku" kata arka yang senyumnya kini merekah


"aku tau kamu memang pantas mendapatkannya. sekarang pulang lah. rahasiakan hal ini darinya" kata oma


"baiklah oma, jagalah dirimu aku akan membawanya padamu dan alex" kata arka


dia kemudian memeluk oma lalu pamit pulang membawa hati yang sedang berbunga bunga


terlihat sepanjang jalan dia tersenyum


"Alexia ternyata dari dulu aku tidak pernah berhenti mencintaimu"


flashback off

__ADS_1


__ADS_2