
pagi itu refan sedang duduk ditaman kampus bersama angel.
sekarang angel lebih agresif dari sebelumnya.
angel memang tidak pernah menyatakan cinta, tapi sikapnya melebihi cantika yang dulu.
"re, kelar kuliah kita pergi jalan yuk" ajak angel
"kemana?" tanya refan
"nonton" kata angel
"nggak ah, males" kata refan
"jadi kamu maunya ngapain?" tanya angel
"pulang" kata refan
"aku ikut kerumah kamu dong?" kata angel
refan terkejut dengan keberanian angel.
"boleh ya" kata angel
"jangan sekarang deh, lain kali aja" kata refan
"hmmm" angel cemberut sambil melipat tangannya.
tak lama kemudian, teman teman refan datang kecuali beni.
"hei re" sapa angga
"hmm" sahut refan yang terlihat badmood
"angel lo punya temen nggak selain kita?" tanya angga blak blakan sepertinya dia sangat tidak menyukai angel
"kenapa?" tanya angel
"tanya aja" kata angga
"nggak ada, gue cuma mau temenan sama refan aja" kata angel
"lo nggak risih liat tatapan semua orang?" kata angga
"kenapa?" tanya angel
"sikap lo melebihi cantika tau nggak, lo nempel melulu sih" kata angga
"jangan samain gue sama cewe munafik itu ya, gue beda" kata angel
refan mengepalkan tangan menahan emosi.
__ADS_1
"munafik gimana sih, yang gue tau dia cewe paling cantik yang pernah ada" kata angga
"halah palingan dia oplas atau pake make up tebel" kata angel ketus
"udah udah kok malah bahas cantika sih" kata refan
gue kan jadi kangen
"tuh kan refan aja males denger nama dia" kata angel
"iya gue males denger namanya" kata refan
karena gue mau denger suaranya
"udah ah, gue mau ke toilet dulu" kata refan yang berlalu pergi ke toilet
tak lama kemudian
"eh tu cantika" kata bayu menunjuk parkiran
"seger banget mata gue liat yang bening begitu" kata bayu
"ya Allah cantiknya makhluk ciptaanmu, semoga dia punya sepupu cewe secantik dia" kata angga
agel terlihat sangat kesal mendengar mereka
"yang alami udah langka sekarang, jadi mata cowo semua dibutakan wajah oplas" kata angel menyindir
"dasar lelaki" kata angel
"liat deh bay, kulitnya putih mulus, rambutnya wangi, badannya langsing, pake baju apa aja cocok banget dah" kata angga
"eh iya ngga, jadi seger mata gue liatnya, coba aja tiap hari temen mainnya sama yang bening gitu, pasti betah gue lama lama" kata bayu
"lo bedua matanya jelalatan ya. udah tau cewe munafik gitu masih aja di puji puji" kata angel kesal
"kenapa? emang dia cantik kok, nggak kayak lo" kata bayu
"apa maksud lo? gue cantik alami gak oplas kayak dia" kata angel
"tetap cantika yang paling cantik dan lo? nggak menarik. lo butek nggak enak diliat" kata angga memandang rendah ke arah angel
angel kehabisan kata kata. dia segera menghampiri cantika yang tengah berjalan menuju kelasnya.
angel merogo tasnya dan mengeluarkan botol air dan ....byurrrr....
air itu bersemburan ke wajah cantika.
cantika terkejut dengan apa yang terjadi. demikian angga dan bayu juga beberapa teman kampus yang lain.
"kamu apa apaan angel?" kata cantika kesal
__ADS_1
"maaf cantika, tadinya aku jalan buru buru dan botol minumku renggang jadi airnya kemana mana deh" kata angel
cantika tau angel sengaja, namun dia mengalah saja.
"yaudah, aku mau kedalem" kata cantika hendak pergi
tapi angel menahannya.
"sini aku bersihin muka kamu" kata angel
"nggak perlu aku bisa sendiri" kata cantika
"udah sini" angel mengeluarkan handuk kecil dan dengan cepat dia mulai mengelap wajah cantika dengan paksa.
"angel kamu apa apaan sih?" kata cantika
"aku mau lap wajah kamu" kata angel meneruskan aksinya
"angel, stop lo keterlaluan" kata angga memegang tangan angel.
kenapa sih aku mau bersihin wajah dia" kata angel
"tapi nggak gitu juga caranya" kata angga
"udah kak, nggak apa apa" kata cantika
kini terlihat wajah asli cantika. semua memandangnya dengan perasaan takjub. karena selama ini mereka tidak tau bahwa wajah cantika memang benar benar alami.
"make up kamu kok tebel banget sih nggak ilang ilang" kata angel kesal
"apa??" kata cantika
"lo mau liat wajah asli cantika ya angel?" tanya bayu
"nggak kok, apaan sih lo" kata angel gugup
cantika mengeluarkan tisu dan menumpahkan beberapa tetes cairan pembersih make up lalu menghapus semua wajahnya dengan itu juga lipstiknya. kini terlihat lah wajah yang benar benar alami itu.
wajah mulus, bibir merah alami, kulit wajah yang halus.
semua terkesima melihat pemandangan itu.
"puas kamu?" kata cantika
"oh jadi begini ya kelakuan kamu suka tebar pesona sama semua orang dikampus ini" kata angel
"udah ya aku nggak punya waktu ladenin kamu, aku buru buru" kata cantika yang langsung berlalu pergi meninggalkan angel yang terlihat seperti orang bodoh.
dari jauh refan melihat itu dan geleng geleng kepala.
"aku semakin yakin, kamu benar benar iri terhadap cantika"
__ADS_1