Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Kebohongan (Season 2)


__ADS_3

Seminggu kemudian.....


Refan sedang memeriksa kondisi Adelia.


Karena ini adalah Adelia, Refan ingin agar Adelia di pantau langsung olehnya.


"Adelia" Stefani tiba tiba masuk ke ruangannya.


"Tante, kenapa baru datang?" Tanya Refan.


"Maaf Refan, seminggu ini tante sedang ada urusan jadi hanya bisa menelponmu saja untuk mengetahui kondisi Adelia" Jawab Stefani.


"Jika waktu itu kami nggak menemukan pendonor darah untuknya, mungkin hari ini kita tidak akan melihat Adelia" Kata Refan menatap kesal.


"Maafkan tante, Refan" Kata Stefani dengan raut wajah sedih.


"Ya udah Refan tinggal dulu ya tante" Kata Refan seraya meninggalkan Stefani di ruangan Adelia.


Stefani membelai rambut Adelia.


"Kenapa kamu melakukan ini Adelia. Jika saja kamu tidak mencoba kabur, tentu kamu tidak akan seperti ini" Kata Stefani.


Flashback On


Seminggu yang lalu...


Adelia pergi di antar pengawal menuju Bandara karena Stefani sudah berada di Bandara terlebih dahulu karena suatu urusan.


Mereka akan ke London pagi itu.

__ADS_1


Saat di lampu merah, Adelia keluar mobil dan berlari. Pengawal mengejarnya.


Sangking ketakutannya, Adelia tidak sadar bahwa di depannya sedang melaju mobil dengan kecepatan tinggi dan...


Brakkkkk, Adelia terpental dengan banyak darah yang mengalir dari kepalanya.


Flasback Off


"Adelia sadar lah agar kamu segera menikah sayang dan aku akan menyaksikan tangis kepedihan dari anak itu" Kata Stefani di tengah senyumnya


Sore harinya Amelia dan Arka pergi ke rumah sakit.


"Ma mana Rafan?" Tanya Refan.


"Mama juga nggak tau sayang, udah seminggu Rafan nggak pulang. Dia bilang menginap di apartemen karena pekerjaannya sangat banyak" Jawab Amelia.


"Amelia?" Sapa Stefani yang baru saja keluar dari ruangan Adelia.


Kemana aja dia? kenapa baru sekarang muncul. Ibu macam apa yang membiarkan anaknya kritis di rumah sakit. Gumam Amelia


"Percuma kalian kesini, aku tidak akan merestui Adelia dan Rafan" Kata Stefani sombong.


"Kami hanya ingin menjenguk teman anak kami" Jawab Amelia.


"Kalian tidak boleh menjenguknya" Jawab Stefani.


"Apa? Sombong banget kamu" Kata Amelia mulai terpancing emosi.


"Sudah sayang, jangan terpancing emosi" Kata Arka melerai.

__ADS_1


"Kalian tidak perlu repot repot kemari. Setelah Adelia sadar, aku akan membawanya jauh dari kalian. Aku akan menikahkannya dengan pria kaya pilihanku. Tidak dengan anak kalian" Kata Stefani.


"Kami tidak butuh restumu" Suara seseorang mengejutkan mereka.


"Rafan" Jawab mereka semua.


"Apa maksud kamu sayang?" Tanya Amelia.


"Dia bukan ibu kandung Adelia Ma" Jawab Rafan.


Semua terkejut mendengar pernyataan Rafan.


"Apa? aku ibu kandungnya. Jangan seenaknya kamu berbicara" Jawab Stefani.


"Oh ya? Buktinya saja darah tante nggak sama dengan Adelia" Jawab Rafan.


"Itu karena ayahnya lah yang memiliki golongan darah itu" Jawab Stefani.


"Ayah yang mana ya? Aku sudah mendatangi lembaga tempat tante ditahan dan nggak ada kasus pemerkosaan yang tante alami dan tante tidak pernah hamil dan melahirkan selama di perjara" Jawab Rafan.


Semua terkejut mendengar kata kata Rafan.


Termasuk Stefani yang tidak menyangka bahwa Rafan menyelidiki sampai kesana.


"Kamu bohong, itu sudah puluhan tahun" Kata Stefani.


"Tante lupa siapa kami? Dengan uang, aku bisa mendapatkan informasi apapun termasuk dari mana tante mendapatkan Adelia" Jawab Rafan.


Suasana semakin tegang.

__ADS_1


Semua mata tertuju pada Rafan.


Mereka ingin mendengar kelanjutan dari Cerita Rafan.


__ADS_2