
selesai makan siang, refan segera mengantar cantika pulang.
sesampainya dirumah cantika, refan turun dan mengantarnya sampai depan pintu. tanpa sengaja mama cantika juga baru pulang arisan.
"siapa ini ca?" kata mama cantika
"i...ini refan ma kenalin" kata cantika
"saya refan tante" kata refan memperkenalkan diri
"panggil saja tante ranti" kata mama cantika
"iya tante" kata refan gugup
"ayo masuk dulu" kata tante ranti
"maaf tante saya buru buru, lain kali aja ya tante" kata refan tersenyum
"iya kamu hati hati ya" kata tante ranti
"kak, makasih ya" kata cantika
"iya aku pulang dulu ya" refan tersenyum lalu berlalu dengan mobilnya
"siapa ca? pacar kamu ya?" tanya ranti
"iya ma" kata cantika
"bagus mobilnya mahal, pasti orang kaya" kata ranti
__ADS_1
"ma, plis dong kenapa semua harus melihat dengan materi" kata cantika kesal
"kalau kamu hanya melihat cinta kamu akan bernasib seperti adik mama. hidup pas pasan memangnya kamu mau?" tanya ranti
"ma, seenggaknya tante dina bahagia sama om handi karena om handi sangat menyayangi tante dina" bela cantika
"tetap saja hidup pas pasan" kata ranti
"itu lebih baik daripada hidup bergelimangan harta tapi punya suami tukang selingkuh" kata cantika
"cantik!!!!!" bentak ranti
"cantika nggak salah ma, papa memang selingkuh kan?" kata cantika
"diam kamu!!! kamu nggak tau apa apa!!!" bentak ranti lagi
"ma, sadar dong untuk apa mama pertahankan papa, dia hanya bisa menyakiti mama" kata cantika
"maaaaa" rengek cantika
"dia kaya atau tidak?" tanya ranti
"dia adalah putra arka wijaya" kata cantika
"benarkah? dia anak konglomerat rupanya" kata ranti
"mama nggak jodohin cantika sama ray kan?" tanya cantika
"nggak dong, keluarga wijaya lebih kaya, tentu mama lebih memilih dia" kata ranti mulai tersenyum
__ADS_1
"syukur deh, cantika mau kekamar dulu ma" kata cantika
dikamarnya
kasian mama harus menahan sakitnya dihianati demi aku
flashback 3 tahun lalu
"mas doni, tolong jangan usir aku dan cantika dari sini" ranti memohon kepada suaminya yang bernama doni agar tidak meninggalaknnya
"apa yang ku harapkan darimu? kamu cuma bisa melahirkan anak perempuan yang tidak akan berguna untukku!!!!. aku ingin anak laki laki yang bisa mewarisi usahaku!!! dan kamu juga sudah tidak menarik lagi. aku sudah tidak mencintaimu lagi!!!! doni membentak ranti yang masih berlutut di kakinya
"aku mohon mas, aku tidak punya orang tua lagi, kemana aku harus pergi" kata ranti masih menangis
"aku tidak peduli!!!!" teriak doni
cantika hanya bisa mengintip dari balik pintu kamarnya. dia menangis melihat ibunya diperlakukan seperti itu.
"kamu pilih saja, biarkan aku menikah lagi atau kamu pergi dari sini" kata kata doni seperti gemuruh dikepala ranti
"mas jangan begini, baiklah mas kamu boleh menikah lagi tapi aku mohon jangan campakkan kami berdua" kata ranti mengalah
"bagus !!! dengarkan aku. setelah aku menikah, aku akan tinggal dengannya dan apa yang aku berikan untuknya kamu tidak berhak melarang" kata doni
ranti mengangguk lalu berdiri
" aku akan menikah dengannya bulan depan. aku akan kesini setiap ada bisnis dengan rekanku. dan bersikap lah seolah tidak terjadi apa apa. atau kamu akan kehilangan segalanya. aku hanya ingin dipandang sempurna oleh semua rekan bisnisku. mengerti kamu?" kata doni
ranti mengangguk.
__ADS_1
doni pergi kerumah kekasihnya yang umurnya masih 25 tahun.
flashback off