
Hari yang ditunggu tunggu pun tiba. kini saatnya Refan dan Cantika akan melaksanakan ijan qobul.
dengan diwalikan oleh om cantika yaitu om Danu, maka pernikahan tersebut akan dimulai.
penjagaan diperketat,,,
yang menyaksikan ijab qobul adalah keluarga Refan dan Cantika saja.
Refan terlihat sangat tampan dengan balutan jas. dia memegang bunga mawar putih . sangat sempurna
Sedangkan Cantika memakai gaun pengantin berwarna putih yang membuatnya seperti bidadari. dia begitu Indah
Rafan terpukau melihatnya.
Ijab qobul pun dilaksanakan.
dari dalam terdengar suara "SAH"
Akhirnya kedua insan itu sudah sah menjadi suami istri.
Cantika mencium punggung tangan Refan, lalu Refan mencium keningnya.
Semua yang hadir memberi selamat.
Barulah pintu untuk para tamu dibuka.
Semua tamu berdatangan memberi selamat kepada sang pengantin baru.
Wajah Refan berseri seri begitu pun Cantika.
Pesta mewah itu digelar dengan sangat mewah dirumah keluarga Wijaya yang sangat mewah dan luas itu.
__ADS_1
Berbagai souvenir mewah tersedia disana.
Malam pun tiba, Cantika juga sudah berganti gaun
Sungguh cantik sekali. Refan terpana saat melihat istrinya yang begitu indah.
Tamu undangan pun semakin banyak.
Dalam rumah besar itu ada sosok yang amat tampan.
dia adalah Rafan.
Rafan tampak gagah dengan setelan rambut yang dinaikkan dan menggunakan jas warna putih.
Terlihat Rafan celingak celinguk seperti mencari seseorang.
Dia mendengar bunyi pesan dari hpnya.
segera dibukanya ternyata itu pesan dari Adelia.
"mawar putih" begitu isi pesan dari Adelia.
Rafan bingung dengan isi pesan itu, namun dia segera mencari sosok yang menggunakan gaun warna putih atau gaun bermotif bunga mawar putih.
Dia melihat namun tidak menemukan sosok Adelia.
Dia melihat semua wanita yang memakai gaun warna putih. namun nihil, mereka bukan Adelia. karena Adelia tidak mungkin mau memakai gaun warna putih. karena dia tidak suka baju yang gampang kotor. berbeda dengan Rafan yang menyukai warna putih
Cepat Rafan tersadar dengan maksud pesan dari Adelia. dia menatap sekitar mencari Adelia yang dia sadar bahwa Adelia membawa mawar putih, bukan memakai gaun warna putih atau motif mawar putih.
__ADS_1
Dia melangkah menyisir ruangan mencari Adelia, namun langkahnya terhenti ketika melihat sosok wanita yang sangat cantik. memakai dress warna hitam dengan membawa bunga mawar putih.
dia adalah Adelia
Rafan terpukau melihat kecantikan Adelia.
Dia kembali mewarnai rambutnya yang merupakan ciri khasnya.
Rafan menatapnya dari kejauhan. dia tersenyum melihat kedatangan sosok yang ditunggunya sejak tadi
Rafan menghampiri Adelia, mengulurkan tangannya hendak mengajaknya menemui Refan dan Cantika.
Adelia menyambut tangan Rafan.
Mereka bergandengan tangan menuju tempat Refan dan Cantika yang tengah bersanding dipelaminan yang megah itu.
Terlihat beberapa wanita kesal melihatnya. padahal mereka datang kesini agar bisa menemui Rafan.
"selamat ya Re" kata Adelia tersenyum lalu memeluk Refan.
"makasih ya Del, lo cantik banget Del" kata Refan tersenyum sambil melirik Rafan yang kesal mendengar Refan memuji wanitanya.
Adelia tersenyum, lalu memindahkan posisi ke hadapan Cantika.
"selamat ya Cantika, semoga kalian langgeng" kata Adelia lalu memeluk Cantika dan cipika cipiki.
"makasih ya kak" kata Cantika tersenyum
"pantesan Refan buru buru minta nikah, rupanya istrinya sesempurna ini ya" kata Adelia tertawa. Refan terlihat tersenyum malu karena itu memang benar.
"kakak bisa aja, kakak juga cantik banget malem ini" kata Cantika balik memuji
__ADS_1
Adelia dan Rafan pun berfoto bersama dengan kedua pengantin. lalu dia menemui orang tua Rafan yang sedang menyambut para tamu undangannya.