Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Fitnah (Season 2)


__ADS_3

Seminggu telah berlalu


angel masih terus mendekati refan dengan berbagai trik licik.


terkadang dia pura pura jatuh atau kesakitan demi mendapat perhatian refan.


saat itu cantika sedang duduk ditaman. dia sedang memikirkan sikap refan yang tiba tiba berubah.


saat itu angel datang.


"hai can" sapa angel lalu duduk disamping cantika


"hai angel" kata cantika tersenyum


"kamu lagi apa?" tanya angel


"lagi persiapan untuk kkn semester berikutnya" kata cantika


"kamu kuliah di jurusan apa ?" tanya angel


"aku mau ambil dokter spesialis kulit" kata cantika


"wow 6 tahunan dong kan mesti ambil gelar dokter umum dulu" kata angel


"iya, aku seneng kok kuliah disini" kata cantika

__ADS_1


"iya aku denger refan juga ambil jurusan dokter spesialis penyakit dalam, berarti dia juga bakalan lama disini ya" kata angel


"kenapa?" tanya cantika ragu


"nggak sih aku cuma kagum aja sama refan. dia baik, perhatian, sopan dan menjaga aku banget kayak jadi ratu gitu," kata angel tanpa rasa malu


"oh, dia memang baik kok" kata cantika tersenyum


"iya dia baik, dia sering ajak aku jalan, tapi aku nolak soalnya kan ada kamu. kasian kamu kalo sampe dicuekin sama dia" kata angel


cantika sedikit kesal mendengarnya. tapi dia tetap menanggapinya dengan senyuman.


"itulah kelebihannya" kata cantika


"seorang calon dokter harusnya bisa menjaga diri dan nggak merepotkan orang lain" cantika tersenyum mengejek


"ya mungkin karena ada refan yang selalu siaga aku jadi agak ceroboh" kata angel tertawa kecil


"refan bilang dia suka banget sama cewe alami kayak aku. katanya cewe yang pake make up itu cewe yang nggak bisa jujur sama keadaan wajahnya. aku bersyukur punya wajah yang cantik alami" kata angel


cantika hanya tersenyum sedikit


saat itu angel melihat refan tidak jauh dari mereka. saat refan melihat ke arah mereka, angel memegang tangan cantika lalu mengarahkan tangan cantika kebahunya. lalu angel terjatuh.


cantika kaget.

__ADS_1


refan berlari kearahnya mencoba menolong angel.


"kamu apaan sih ca, kok kasar banget?" kata refan


"apa? aku nggak ngapa ngapain. dia sendiri yang ngarahin tangan aku buat ngedorong dia" kata cantika membela diri


"cantika marah re, karena kamu baik sama aku. cantika bilang kalau aku nggak pantes jadi temen kamu karena aku nggak kayak dia yang pinter make up dan pake baju bagus" kata angel memegangi tangannya yang tidak sakit


"oh ternyata begini kelakuan kamu sebenernya ya. aku paling nggak suka orang yang menghina orang lain, apalagi tentang fisiknya" kata refan


"kak, aku berani sumpah, aku nggak ada ngomong kayak gitu" kata cantika


"apa kamu pikir aku buta? aku lihat sendiri kamu dorong dia. aku jadi illfeel sama kamu" kata refan dengan tatapan jijik


"kak dengerin aku dulu" kata cantika


"stop, kamu memang cewe munafik dan tukang tebar pesona. sampai kapan kamu akan memanfaatkan kecantikanmu untuk menipu orang lain" kata refan


"apa? kak re kok tega ngomong gitu?" kata cantika tidak percaya


"karena itu memang kenyataannya kan?" kata refan


"kak aku berani bersumpah apa yang kak re tuduhkan itu tidak benar" kata cantika


"bohong!!!!" teriak seseorang yang tidak asing bagi cantika. dia adalah DINDA?????????

__ADS_1


__ADS_2