
hari ini cantika memberanikan diri datang ke kampus. dia terpaksa karena sudah mendapat SP 1 dari kampus. mau tidak mau dia harus ke kampus atau impiannya akan hancur.
dikelas dia diam saja. beberapa teman memandangnya dengan tatapan tidak suka. apalagi para gadis yang ada diruangan itu.
sepertinya tidak ada yang ingin berteman dengannya lagi.
cantika hanya pasrah
setelah kelas selesai cantika memilih langsung pulang. dia berjalan ke sebuah lorong menuju parkiran. lorong yang sepi dibagian belakang kampus. namun itu jalur yang tidak banyak orang. cantika memang tidak mau bertemu dengan siapapun.
saat melewati lorong itu, tanpa sengaja cantika mendengar 2 orang sedang berbicara didalam gudang. dia pun mencoba mengintip. ternyata itu angel dan dinda.
apa? kenapa mereka disini?
pelan pelan didengarkannya percakapan antara keduanya.
"gimana rencana selanjutnya?" tanya angel
"kalo lo mau refan sepenuhnya, lo harus buat dia berhutang budi sama lo seumur hidup. karena refan orang baik" kata dinda
"gimana caranya?" tanya angel
"ini obat perangsang. setelah minum ini refan akan gituan sama lo dan dia akan jadi milik lo selamanya" kata dinda
"terus dimana gue harus ngelakuin itu?" tanya angel
"ya lo ajak aja dia ke hotel kek, atau villa, atau terserah lo deh" kata dinda
__ADS_1
"oh ya di kost gue aja, kebetulan lokasi kost gue paling belakang jadi nggak ada yang bakal curiga. biar gue pura pura minta temenin dia ambil sesuatu nanti" kata angel
"nah bagus, itu lo pinter. jangan lupa bayaran gue" kata dinda
"iya nanti gue transfer" kata angel
cantika segera pergi ketika mereka akan keluar. dia menuju mobilnya diparkiran.
"duh gimana ya buat berentiin aksi angel, kasian kak re kalau sampai terjebak sama angel yang jahat" kata cantika
saat itu dia melihat dari kejauhan refan sedang duduk sendiri.
"apa aku samperin aja ya?"
"ah, nggak deh nanti dia semakin illfeel sama aku. tapi gimana caranya ya, pikir dong cantika" cantika masih mondar mandir didepan mobilnya.
tak lama kemudian, angel pergi bersama refan. cantika menatap kepergian mereka dengan tatapan khawatir.
di kost angel
angel sudah masuk kedalam sedangkan refan menunggu diluar.
tiba tiba terdengar teriakan dari dalam.
refan berlari masuk kedalam
"ada apa angel?" tanya refan
__ADS_1
"ada kecoa re" kata angel berbohong
"ya ampun aku kira ada apa" kata refan
"iya aku memang geli liat kecoa" kata angel
"oh ya ini aku udah buatin minum, ayo diminum dulu" kata angel
mau tidak mau refan harus meminumnya karena sudah terlanjur dibuat.
selesai minum, angel terus memperhatikan refan. tapi semakin lama dia semakin heran karena refan tidak bereaksi sedikitpun.
"udah belum?" tanya refan
"u..udah kok" kata angel
"yauda ayo ke kampus lagi" kata refan
"o....oke" kata angel masih bingung.
kok nggak ada reaksi sih, kan gue udah naburin banyak obatnya
mereka pun kembali ke kampus. cantika masih disana menunggu didalam mobilnya dengan perasaan harap harap cemas.
melihat kedatangan mobil refan, cantika lega.
mereka cepat kembali itu artinya tidak terjadi apa apa.
__ADS_1
"syukurlah kak angga berhasil" cantika tersenyum lalu pergi dengan mobilnya