
Rafan menatap tajam ke arah Stefani.
"Tante telah menukar Adelia di rumah sakit dengan anak yang dibuang oleh orang tuanya karena menderita kelainan pada jantungnya" Kata Rafan.
"Apa? Jadi Adelia adalah anaknya Elsa?" Amelia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Dari yang dikatakan Rafan dan golongan darah yang sama.
"Iya Ma. Sebenarnya sejak Refan menelpon dan memberitahukan kondisi Adelia, Rafan pergi ke lapas tempat tante Stefani ditahan dulu. Mereka punya semua data lengkap mengenai tahanan termasuk tante Stefani. Setelah itu, Rafan menyewa orang untuk menyelidiki kemana saja dan apa saja yang tante Stefani lakukan sekitar 24 tahun yang lalu dan hasilnya aku menemukan semua faktanya. Refan mana tes DNA nya?" Tanya Rafan kepada Refan.
"Ini" Refan mengeluarkan secarik kertas dan memberikannya kepada Rafan.
"Ini adalah hasil tes DNA Adelia dan tante Elsa dan hasilnya cocok. Karena Refan mencurigai tante Stefani yang tidak peduli dengan Adelia, jadi dia melakukan tes DNA terhadap Adelia dan tante Elsa karena mempunyai golongan darah yang sama" Rafan menunjukkan hasil tes DNA tersebut.
Semua mata memandang Stefani. Dia sudah tidak bisa berkutik lagi. Dia mencoba berlari namun polisi yang dibawa Rafan segera menangkapnya.
Ternyata dua orang berpakaian biasa yang di kira pengawal Rafan, ternyata mereka adalah polisi.
"Awas kalian, aku akan membalas ini semua" Teriak Stefani.
Tak lama kemudian, Elsa datang.
"Amelia, mana Adelia? Dia anakku benar kan? Ini bukan mimpi kan?" Elsa menangis di tengah senyumannya.
"Iya Elsa, dia adalah anakmu. Anakmu masih hidup" Amelia memeluk Elsa dan juga ikut menangis..Refan sebelumnya sudah menelpon Elsa dan memberitahukan perihal Adelia setelah hasil tes DNA keluar pagi ini.
"Mas, Adelia anak kita" Elsa memeluk Roby suaminya.
"Iya sayang" Kata Roby yang juga menangis.
__ADS_1
Semua terharu melihatnya.
"Sekarang kita doakan aja supaya Adelia cepat sadar" Kata Amelia.
"Iya Mel, aku mau liat Adelia dulu boleh kan Re?" Tanya Elsa.
"Boleh tante tapi hanya satu orang aja ya" Jawab Refan tersenyum.
Elsa membuka pintu.
Perlahan dia melangkahkan kakinya ke dalam. Perlahan dia duduk di samping Adelia yang masih terbaring koma.
"Adel, ini Mama sayang. Mama kandungmu. Sadar lah sayang, peluk Mama" Elsa menangis lalu mencium kening Adelia.
Bulir air mata membasahi pelipis mata Adelia.
Sepertinya dia mendengar apa yang di katakan Elsa.
Saat Elsa tengah tertidur di samping Adelia, tiba tiba dia merasakan ada yang menyentuh tangannya.
Elsa mengangkat kepalanya.
"Adelia" Elsa terkejut karena Adelia sadar.
"Mama" Kata Adelia pelan.
"Mama? Kamu mendengar semuanya sayang?" Tanya Elsa.
__ADS_1
"Iya Ma, Adel mendengar apa yang Mama ucapkan setiap hari" Kata Adelia.
"Refaaaaaan" Elsa memanggil Refan
Refan segera datang.
"Adelia" Refan terkejut melihat Adelia yang sudah sadar dari komanya. Dia segera memeriksa Adelia.
"Syukurlah, kondisi Adelia baik baik aja tante" Kata Refan.
"Alhamdulillah" Kata Elsa.
Dia segera menelpon suaminya
Refan mengabari Rafan dan mama papanya.
Tak lama kemudian mereka semua pun datang.
Mereka turut senang dengan sadarnya Adelia.
"Rafan" Kata Adelia.
Rafan tersenyum.
Refan mengajak semuanya keluar.
Dia tau kalau Rafan dan Adelia butuh ruang untuk saling menyatakan perasaannya masing masing.
__ADS_1
ENDINGNYA ADA DI EPISODE BERIKUTNYA YA.
AKAN AUTHOR UP NANTI MALAM SEKALIAN NOVEL MENIKAHI TUAN MUDA YANG KEJAM JUGA AKAN UP NANTI MALAM