
Rafan dan adelia sedang makan siang disebuah cafe
"del, gimana kabar niko" tanya rafan tiba tiba
"baik kok, rencananya 6 bulan lagi dia balik kesini" kata adelia
"pas wisuda dong ya" kata rafan
"iya, katanya dia mau ngelamar gue ra, romantis banget kan" adelia tersenyum senang.
rafan tersenyum melihat itu.
"selamat ya, emang lo mau buru buru nikah gitu?" tanya rafan
"nggak sih, kalo udah tunangan mungkin jarak 1 atau 2 tahun baru kita nikah" kata adelia
"lo rencana lanjut S2 dimana?" tanya adelia
"rencana di london" kata rafan
"yah kita bakalam jauh deh" kata adelia sedih
__ADS_1
"nggak kok, gue bakal sering sering ngubungi lo, itupun kalo lo belom nikah. kan nggak lucu gue jadi orang ketiga hahahah" rafan tertawa
"hahahah bisa aja lo, emang mama ngasih?" tanya adelia
"sebenernya enggak sih, tapi gue udah komitmen dalam hati kalo cewe yang gue taksir bahagia sama orang lain, gue akan senang hati pergi ke london" kata rafan
"lo nggak usah ngomongin cewe kalo hampir 4 tahun pertanyaan gue gak pernah lo jawab" kata adelia melototi rafan
"gue janji kalo gue jadi berangkat ke london gue akan kasih tau lo siapa cewe itu" kata rafan
"kalo lo nggak jadi berangkat?" tanya adelia
"itu artinya cewe itu akan jadi menantu mama" kata rafan
"huss nggak boleh doain yang jelek jelek" kata rafan mengingatkan
"itu seimbang ra, doa baik dan buruk" adelia kembali tergelak membuat rafan geleng geleng
"udah ah yuk cabut, gue anterin lo" kata rafan
"nggak mau ra, gue mau nonton" rengek adelia
__ADS_1
"udah besok aja, lo kan ada acara sama adek lo" kata rafan mengingatkan
"oh iya ya ntar malem kan kita mau kerumah nenek, aduh kok gue lupa" kata adelia menepuk dahinya
rafan pun mengantar adelia pulang.
lalu pulang kerumah
diperjalanan
wajah rafan menjadi sendu
"andai lo tau del, kalo cewe yang gue cinta itu lo. sejak kita kenal gue udah mulai suka sama lo, perlahan rasa itu semakin dalam. gue mau nyatain perasaan tapi gue takut itu akan merusak persahabatan kita. karena lo temen terbaik gue yang selalu ada saat gue butuh"
rafan mengingat kejadian saat dia baru saja menabrak seseorang dengan teman temannya. semua temannya lari meninggalkannya menghadapi si penuntut.
saat itu pengacara terbaik sekalipun tidak mampu mengatasi, karena korban merupakan saingan bisnis papa rafan. rafan sangat frustasi saat itu karena dia harus mendekam dipenjara. tidak ada satu temannya pun yang datang melihatnya, termasuk para wanita yang menyukainya.
lalu adelia datang menenangkan rafan dan memberinya kekuatan. dengan usaha keras akhirnya adelia mampu mengungkap kebenaran.
korban yang tak lain adalah rendi anak pak ramli seorang pengusaha sukses sengaja menabrakkan dirinya ke mobil rafan. hal itu dilakukan atas perintah papanya yaitu pak ramli demi menghancurkan bisnis arka.
__ADS_1
berita itu tersebar dimana mana. pak ramli dan anaknya ditahan atas tuduhan pencemaran nama baik dan penipuan.
setelah kejadian itu, rafan tidak mau lagi. berteman dekat dengan siapapun kecuali adelia. dan sejak saat itu dia benar benar yakin bahwa dia jatuh cinta pada adelia