Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Bertukar (Season 2)


__ADS_3

pagi ini refan masih mengantuk karena dia bergadang mengerjakan tugas tapi dia harus mengikuti seminar.


aduh gimana ni mana badan gue pegel semua lagi, ntar disana gue malah ketiduran lagi.


tiba tiba refan memikirkan satu ide gila.


dia bergegas ke kamar rafan


"Ra, lo ngampus nggak ini hari?" tanya refan ketika memasuki kamar rafan


"lo kebiasaan ya masuk gak ketuk dulu" kata rafan yang kini sedang bersantai memainkan ponselnya


"iye maaf, ngampus nggak?" tanya refan tidak sabar


"iya, gue nanti ada janji sama adel mau bantu beli bahan sembako untuk baksos" kata refan


"jam berapa ra?" tanya refan


"jam 1, napa sih lo kepo amat" kata rafan kesal


"ra, bantuin gue dong" kata refan


"ngapain?" tanya rafan


"gantiin gue ke seminar kampus" kata refan membuat rafan terbelalak


"apa? gimana gimana? gue nggak salah denger? ogah !!!" kata rafan


"plis ra, badan gue pegel semua tadi malem bergadang. kalo gue nggak dateng nanti nilai gue berkurang. plis lo cuma duduk aja kok. temen temen gue nanti gue kasih tau supaya nggak ads cewek yang gangguin lo" kata refan

__ADS_1


"ah lo nggak asyik nih" kata rafan kesal


"plis ra kali ini aja gue mohon. cuma sampek jam 11 doang kok" kata refan


rafan melihat jam


"jam berapa dimulai?" tanya rafan


refan kegirangan


"Jan 9 ra, jadi lo bisa kan?"


"iya, tapi kali ini aja ya" kata rafan


"oke ayo kita rubah penampilan lo supaya sama kayak gue" kata refan


"senyum dikit dong ra kayak gue" kata refan memperagakan senyumannya


rafan tersenyum walaupun tidak selebar senyuman refan



"nah gini kan cocok" kata refan


"gue lewat dari pintu belakang lo jaga jaga kalo ada mama kasih kode" kata rafan


"oke gue turun. lo pake mobil gue nanti mobil lo gue bawa" kata refan melempar kunci ke. arah rafan dan langsung ditangkapnya


"kalo masalah cewek gue nggak mau ya sampek ada yang nempel" kata rafan

__ADS_1


"iya serah lo deh, buruan" refan dan rafan bergegas turun kebawah dengan arah yang berbeda


saat merasa sudah aman, rafan bergegas pergi lalu disusul refan


dari kejauhan terlihat arka yang kembali kerumah karena ada yang ketinggalan.


dia sempat melihat kedua putranya berpenampilan sama.


" dasar anak anak nakal" arka geleng geleng kepala. untung hanya dia yang mengetahuinya. jika amelia tau tentu masalah akan menjadi runyam


dikampus refan


rafan baru keluar dari mobil.


oke pertama gue harus pasang wajah senyum dan ramah. ah susah banget sih jadi refan. kalo adelia tau pasti gue diketawain.


"woii raaaaa. eh reeeee" kata seseorang dari kejauhan


"angga, pas banget lo dateng. yuk ke lokasi" ajak rafan


"wah lo bener bener mirip refan" kata angga


"ya iyalah kan kita kembaran, gimana sih lo" kata rafan


"iya iya yuk bentar lagi mulai. yang lain juga udah disana" kata angga diikuti anggukan rafan


rafan mengikuti langkah angga. setiap melewati para wanita rafan terpaksa tersenyum karena mereka semua menegurnya.


wah bener bener ribet jadi lo re, dasar playboy gumam rafan

__ADS_1


__ADS_2